Tips Agar Karyawan Tetap Fokus Bekerja Sambil Menggunakan Sosmed

Bekerja-Sambil-Menggunakan-Sosmed

Kehadiran #media sosial di zaman modern ini tentu tak bisa dilepaskan dari gaya hidup masyarakat. Siapapun dan dimanapun kita, jaringan internet selalu bisa menghubungkan kita dengan dunia luar. Kita jadi mampu mengakses dan menjalin relasi dengan orang-orang yang berada di belahan dunia lainnya. Bahkan menurut studi yang dilakukan oleh The Pew Center Point Out pada periode Januari 2014, 74 % orang Amerika pada kelompok umur dewasa menjadi pengguna aktif media sosial.

Hal ini sebenarnya merupakan hal yang biasa saja, tidak fenomenal dan tidak mencengangkan. Yang dikhawatirkan adalah orang-orang pada kelompok umur dewasa kemudian bisa kehilangan fokus pada pekerjaan ketika mereka bekerja sambil menggunakan media sosial. Padahal sebenarnya tak sulit lho mengelola hubungan dan fokus antara pekerjaan dengan penggunaan media sosial. Beberapa trik mudah berikut ini tentu bisa membantu para karyawan untuk fokus terhadap pekerjaan saat sedang menggunakan media sosial:

1. Mengedukasi Pengetahuan Media Sosial Kepada Karyawan

Menggunakan media sosial secara bebas tentu menjadi salah satu hak asasi yang dimiliki seorang karyawan. Namun tentunya, hak-hak tersebut harus diimbangi dengan pelaksanaan kewajiban semaksimal mungkin. Kita mungkin bisa mempertimbangkan untuk membuat eminar atau talkshow seputar media sosial. Cobalah untuk menghadirkan topik media sosial yang ringan namun mampu mengedukasi karyawan untuk tetap membagi waktu secara efektif antara pekerjaan dan aktivitas seru di media sosial.

Artikel lain: Memposting Konten Media Sosial, Bukan Hanya Teks Lho!

2. Mari ‘Merangkul’ Karyawan

Karyawan yang merasa puas terhadap fasilitas dan reward yang diberikan oleh perusahaan tentu tak akan merasa keberatan bila harus menjalin hubungan dengan akun media sosial perusahaan di dunia maya. Oleh sebab itu, penting untuk merangkul karyawan melalui akun media sosial.

Tentu tak sulit kan membuat grup chat bersama para karyawan. Buatlah grup chat yang sifatnya santai, informatif dan bisa digunakan untuk membentuk kesan profesional bagi seluruh karyawan.




3. Ajak Karyawan Untuk Belajar Lebih Banyak

Mungkin banyak karyawan yang bingung harus melakukan apa saat mengisi waktu senggangnya di kantor. Ketika semua pekerjaan sudah diselesaikan dengan baik, mereka mungkin merasa bahwa menggunakan media sosial bukanlah hal yang salah dan merugikan perusahaan. Tugas kita sebagai leader adalah mengajak dan membimbing karyawan untuk menggunakan media sosial secara cerdik.

Kita bisa mengajak karyawan belajar mengenai strategi-strategi yang diterapkan pada akun media sosial para kompetitor. Dengan demikian, secara tak langsung karyawan akan belajar lebih banyak mengenai cara-cara memenangkan persaingan antar perusahaan.

4. Buat Aturan Yang Jelas

Peraturan perusahaan mengenai penggunaan media sosial saat bekerja bisa membuat para karyawan jadi lebih aware dengan hak-hak dan kewajiban mereka. Peraturan tersebut juga bisa menghapus stigma dan anggapan bahwa menggunakan media sosial saat bekerja adalah hal yang tabu.

Jadi, mulailah memberitahukan para karyawan kita untuk lebih fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya sebelum bersantai di media sosial. Terapkan pula sanksi yang sifatnya mendidik kedisiplinan bagi para karyawan yang melanggar peraturan.

5. Libatkan Karyawan Pada Pengembangan Perusahaan

Banyak sekali orang yang bersifat media sosial addicted. Mereka akan merasa sangat ketinggalan zaman bila 1 jam saja tidak update status atau tidak melihat timeline di media sosial mereka. Bila sudah begini, sebaiknya kita mencoba untuk mengajak karyawan seperti ini untuk mengembangkan perusahaan melalui divisi media sosial.




Kita dapat mengarahkan mereka untuk menjadi pengguna media sosial yang santun dan beretika. Urusan akun media sosial resmi milik perusahaan tentu bisa diserahkan pada si media sosial addicted yang sudah banyak belajar mengenai tanggung jawab pekerjaan.

Baca juga: Memperkuat Jaringan Bisnis Online Dgn Skema SFS Instagram

Pada intinya, menggunakan media sosial tak selalu identik dengan sifat pemalas atau suka berleha-leha. Karena jika karyawan kita bisa menggunakan media sosial secara bijak dan efektif, maka mereka dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi perkembangan perusahaan. Orang bijak pasti lebih cermat dalam menggunakan media sosial.



1 comment on this postSubmit yours
  1. iya nih mas sosial media memang tidak bisa lepas dari keseharian. namun dengan tips diatas sangat membantu sekali bagi seorang manager.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud