Kenapa Anda Terlalu Lama Menganggur, Mungkin Ini Alasannya

Terlalu Lama Menganggur

“Kamu jangan terlalu lama menganggur ya”, mungkin Anda pernah menerima ucapan seperti ini. Menganggur adalah keadaan yang paling tidak kita senangi. Bagaimanapun juga, sebagai manusia yang normal, kita pasti ada kebutuhan untuk hidup dan itu perlu biaya. Kalau kita tidak bekerja, dari mana kita bisa mencukupi kebutuhan hidup tersebut.

Mungkin kita sudah lelah dengan keadaan menganggur. Lalu apa sebenarnya yang membuat kita menganggur terlalu lama, apa yang salah dengan diri kita sehingga kita sulit mendapatkan pekerjaan. Ada beberapa kesalahan dasar yang sebenarnya jika kita telaah lebih dalam lagi ternyata bisa membuat kita lebih sulit diterima bekerja.

Kesalahan apa sajakah itu, Anda bisa perhatikan beberapa masalah yang sering menjadi penghalang mendapatkan pekerjaan di bawah ini.

  1. Terlalu Lama Menganggur karena Tidak Memiliki Informasi yang Cukup

Di era seperti saat ini, informasi memiliki peran yang sangat krusial dalam proses mencari kerja. Jika Anda tidak memiliki informasi yang cukup, tentu Anda akan tertinggal dengan para pesaing Anda.

Dan pada akhirnya Anda pun akan kesulitan mencari pekerjaan. Dunia informasi semakin berkembang dengan pesat, apalagi dengan adanya internet. Semakin banyak perusahaan yang membuka lowongan kerja melalui media internet.




Anda pun sudah seharusnya menyesuaikan diri dengan menggunakan internet sebagai media untuk mencari pekerjaan. Jika tidak, Anda akan kehilangan banyak kesempatan kerja yang bertebaran di internet, dan akhirnya Anda pun tetap menganggur.

Artikel lain: 20 Situs Lowongan Kerja Terpercaya di Indonesia

  1. Lama Menganggur karena Menyepelekan Lowongan Pekerjaan

Mungkin bagi para pemula, atau yang belum pernah bekerja, hal ini jarang terjadi. Namun bagi beberapa yang sudah berpengalaman, ini sering terjadi.

Ya, menyepelekan lowongan kerja bisa berakibat Anda sulit mendapatkan pekerjaan alias menganggur. Kenapa ini bisa terjadi, karena bagi orang yang sudah berpengalaman, mereka cenderung merasa diri mereka sudah berpengalaman sehingga sering menyepelekan terhadap lowongan pekerjaan yang ada.

Bisa terjadi pada berbagai lini, misalnya menyepelekan dalam membuat CV, wawancara, atau hal lainnya. Sehingga tentu saja ini membuat Anda tampak buruk dihadapan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

  1. Menganggur karena Terlalu Pemilih dalam Pekerjaan

Memilih pekerjaan yang disukai atau yang memiliki passion di dalamnya tentu sangat baik. Tetapi menjadi terlalu pemilih bukanlah tindakan yang bijak, apalagi dalam keadaan yang masih menganggur.




Jangan menjadi orang yang terlalu pemilih, kerjakan saja apa yang ada terlebih dulu. Baru jika ada pilihan pekerjaan lain, Anda bisa mencobanya kemudian. Karena lebih baik bekerja apapun yang halal daripada Anda menganggur sama sekali tanpa penghasilan.

Selamatkan terlebih dahulu ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda, baru kemudian Anda bisa memikirkan pekerjaan lain yang lebih cocok.

  1. Terlalu Lama Menganggur karena Meminta Gaji Terlalu Tinggi

Masalah gaji ini juga sering menjadi penghalang seseorang mendapatkan pekerjaan. Ketika wawancara misalnya, Anda meminta gaji yang terlalu tinggi jauh di atas harga pasaran pada posisi Anda.

Ini sangat tidak dianjurkan, karena Anda belum juga bekerja namun sudah meminta gaji terlalu tinggi. Jadi, Anda harus pandai-pandai melakukan negosiasi gaji pada perusahaan. Mungkin ketika Anda sudah bekerja dan bisa menunjukkan prestasi yang pantas, Anda bisa saja meminta kenaikan gaji pada perusahaan.

Jika masih pada tahap awal melamar pekerjaan, sebaiknya mintalah gaji yang sewajarnya agar Anda bisa diterima kerja. Jika Anda memaksakan angka besaran gaji Anda pada perusahaan ketika wawancara, dan perusahaan tidak menerimanya, maka Anda akan menganggur lagi.

  1. Tidak Bijak Menggunakan Media Sosial

Di era digital seperti saat ini, hampir semua orang memiliki media sosial. Dan, seringkali rekruter memantau calon karyawan melalui media sosialnya. Ketika Anda tidak bijak menggunakan media sosial, maka itu akan mengurangi nilai Anda di mata perusahaan.

Mulai dari apa yang Anda share, yang Anda like, dan mungkin status Anda di media sosial akan sangat berpengaruh terhadap cara pandang perusahaan terhadap Anda. Jika Anda menggunakan media sosial untuk hal-hal negatif, tentu saja perusahaan akan berpikir ulang untuk menerima Anda menjadi karyawannya.

Baca juga: 3 Strategi Terbaik Menggunakan LinkedIn utk Mendukung Kemajuan Karir

Maka dari itu, sebaiknya Anda tetap menjadi orang yang bijak dalam menggunakan media sosial. Anda tetap harus memiliki kontrol dalam menggunakan media sosial.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud