Tahukah Anda, Windows 10 Lahir Karena Microsoft yang Salah Duga

Image dari Tekrevue.com

Image dari Tekrevue.com

Akhirnya, Windows 10 benar-benar resmi dirilis oleh #Microsoft pada Rabu, 29 Juli 2015 kemarin. Sistem Operasi (OS) yang sudah memilki nama populer di dunia ini tentu akan menjadikan perangkat PC semakin terbarukan dengan fitur-fitur modern yang diusungnya.

Dengan adanya sistem operasi komputer terbaru ini juga menjadi tanda bahwa perusahaan Microsoft kembali serius untuk terus melakukan inovasi. Namun tahukah Anda bahwa ada sesuatu yang menarik dari peluncuran Windows 10 ini?

Ada sebuah cerita yang menyatakan bahwa #Windows 10 ini lahir karena Microsoft yang salah duga. Salah duga? Kenapa bisa demikian? Berikut ulasannya.

Berawal Dari Start Screen Windows 8

Seperti kita ketahui bersama bahwa sebelum muncul Windows 10, ada Windows 8 yang telah dirilis Microsoft dua tahun yang lalu dengan menghadirkan banyak perubahan dari generasi windows sebelumnya yaitu Windows 7.

Dalam sistem operasi Windows 8, Microsoft memang benar-benar merombak keseluruhan tampilan demi mengoptimalkan PC layar sentuh atau tablet. Bahkan raksasa software dari Amerika itu dengan “berani” menghilangkan tombol Start yang mengisi bagian kiri bawah layar di interface Windows yang sudah digunakan selama 17 tahun.

Alasan dihilangkannya tombol start ini dinyatakan Kepala Manajer Program Microsoft, Chaitanya Sareen karena menurutnya pengguna sudah jarang memakai Start Menu dan lebih suka menaruh icon program di bagian taskbar yang terletak di samping tombol Start. Untuk mengganti tombol start tersebut, Microsoft membuat Start Screen yang bisa diakses dengan menekan logo Windows di keyboard atau dengan menggerakkan kursor ke sisi kanan layar sampai muncul Charms Bar lalu membukanya dari sana.

Artikel lain: 7 Fakta Seputar Windows 10 Yang Akan Segera Rilis 29 Juli 2015

Sebenarnya Start Screen pada Windows 8 ini tidaklah terlalu buruk, bahkan bisa dikatakan menarik. Dengan tampilan yang elegan dan interface Metro yang mendukung pengguanaan layar sentuh membuat setiap #aplikasi yang berbentuk kotak warna-warni tampil pada Windows 8 dengan sangat atraktif.

Bermula dari Salah Duga

Sayang beribu sayang, ternyata aksi pihak Microsoft dengan menghilangkan tombol start pada Windows 8 tidak sesuai harapan. Pengguna Windows masih menganggap tombol Start sebagai sesuatu yang berarti dan tidak mudah untuk begitu saja digantikan dengan fitur baru. Tombol ini sepertinya sudah melekat pada konsumen Windows karena sudah belasan tahun memakainya. Pada perkembangannya, pihak Microsoft pun mengakui kesalahan ini dan berjanji berusaha mengoreksi kesalahan tersebut.

Sesuai janjinya, Microsoft kembali bekerja untuk memperbaiki OS Windows 8 dengan menghadirkan  update Windows 8.1 setahun kemudian. Pada Windows 8.1 ini akhirnya Microsoft mengembalikan tombol Start ke tempat semula. Selain itu mereka juga mengubah mekanisme booting Windows supaya bisa diatur agar langsung masuk ke tampilan desktop, bukan Start Screen seperti yang terjadi secara default pada Windows 8.




Dengan perubahan tersebut,  banyak respon positif mengalir dari para penggunanya, terutama dari kalangan korporat. Kalangan ini memang cenderung sensitif terhadap perubahan yang ribet seperti yang terjadi pada pengoperasian Windows 8. Namun akhirnya saat muncul Windows 8.1 dengan penggunaan tombol Start yang lama maka mereka pun kembali senang.

Bahkan Dikalahkan Produk “Gagal”

Windows 8 dengan segala perubahan yang ditawarkan memang pada kenyataannya gagal di pasaran. Karena telaknya kegagalan, sistem operasi Windows 8 ini menjadi kalah laris dari saudara-saudara tuanya yaitu Windows 7 dan Windows XP. Bahkan saking tak lakunya, Windows 8 masih kalah laris dari Windows Vista yang dikatakan sebagai produk “gagal”. Windows Vista sendiri mencatatkan pangsa pasar 5,02 persen, dan nyatanya lebih besar dari Windows 8 yang hanya mendapatkan pangsa pasar 3,47 persen.

Baca juga: Ini Fitur Andalan Windows 10, Sayang Untuk Dilewatkan

Pangsa pasar Windows 8 pun terpaut jauh bila dijajarkan dengan Windows 7 yang mencaplok pangsa pasar 45,01 persen serta Windows XP yang masih bercokol angka 35,82 persen, meski sudah berusia uzur. Dari kisah inilah yang kemudian melatarbelakangi munculnya Windows 10 yang baru saja resmi diluncurkan.

Pada Windows 10 pengguna kembali akan menjumpai tombol Start yang dihilangkan pada Windows 8. Windows 10 pun menjadi harapan baru Microsoft untuk kembali bisa sukses dalam penjualan dan pemasaran.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud