Tahukah Anda, Bill Gates Jadi Dermawan Karena Sosok Ibunda

Image dari cnbc.com

Image dari cnbc.com

Siapa yang tak kenal sosok Bill Gates. Salah satu orang terkaya di dunia dengan perusahaan #Microsoft yang dimilikinya ini adalah sosok populer yang tak bisa dilewatkan di dunia sains dan teknologi. Mungkin Anda dan saya adalah orang-orang yang telah atau pernah menggunakan produk dari Microsoft tersebut.

Dengan beragam penemuan yang telah diciptakan ini menjadi saksi dan bukti bahwa Bill Gates pantas mendapatkan semua pencapaian yang kini diperolehnya. Selain dikenal sebagai seorang hartawan, Bill Gates kini juga dijuluki sebagai seorang yang dermawan.

Dengan kekayaan yang telah mencapai 78,7 miliar dollar AS atau Rp 1.000 triliun, tentu bukanlah hal yang sulit bagi Gates untuk mendonasikan uang guna keperluan sosial. Tetapi yang menjadi hal yang mengagumkan dan patut diapresiasi adalah jumlah uang yang diketahui disumbangkan Gates ini telah mencapai 1,5 miliar dollar AS atau Rp 19 triliun. Ini tentu angka yang fantastis bukan.

Artikel lain: 8 Ramalan Bill Gates Tentang Industri Teknologi Yang Kini Menjadi Kenyataan

Di balik segala kekayaan dan kedermawanan Gates, tahukah Anda bahwa ada sosok yang menjadi pendorong dan motivasi Gates untuk berjiwa dermawan? Dalam penuturan dan pengakuan Gates, ia menyatakan bahwa motivasinya berbuat dermawan dilatarbelakangi oleh ibunya yaitu Marry. Lalu sejauh apakah pengaruh Marry, sang ibunda dalam menjadikan Gates seorang milyuner yang dermawan? Berikut ulasannya.




Diajari Hingga Dipaksa Oleh Ibunda

Awal mula kisah Bill Gates menjadi sosok dermawan tak serta merta berjalan mulus. Sang ibunda Marry yang diungkap Gates sebagai sosok yang mempengaruhi dirinya untuk dermawan dengan tekun memberikan ajaran, pembelajaran hingga paksaan kepada Gates untuk mau berbuat kebajikan sosial.

Melihat perusahaan Gates yang mulai tumbuh, Sang Ibunda marry mulai mengajarkan Gates untuk berbuat baik dengan sesama melalui cara mendonasikan sebagian keuntungan perusahaan. Namun pada awalnya Gates terang-terangan menolak perintah sang Ibunda, karena ia masih membutuhkan uangnya untuk mengembangkan perusahaan. “Saya hanya ingin menjalankan perusahaan saya,” kata Gates ke ibunya, yang ditulis oleh jurnalis Wall Street, Robert A. Guth. Tulisan ini dibuat saat Microsoft IPO di 1986.

Meski demikian Ibunda Merry yang telah meninggal tahun 1994 karean kanker ini terus membujuk, merayu dan memaksa Gates untuk mau saling berbagi dengan orang-orang yang tidak mampu. Dengan segala usaha dan perjuangan sang Ibunda Merry untuk meyakinkan Gates tentang kebaikan ini, akhirnya pria 59 tahun ini mulai membuka hatinya dan mau menuruti perkataan sang ibu. Perlahan demi perlahan sang ibu mendampingi Gates dalam membangun sifat dermawannya. Hingga kemudian saat ini kita kenal Bill Gates sebagai seorang hartawan yang juga seorang dermawan.

Mendirikan Yayasan Bill & Melinda Gates

Ketika Bill Gates mencapai kesuksesannya bersama Microsoft, sang Ibunda Marry menyarankan Gates untuk tidak terlalu aktif di Microsoft. Lebih lanjut ibunya menyarankan Gates untuk bergerak di lingkungan sosial dengan mendirikan yayasan sosial dan mendonasikan sebagian dari laba perusahaan untuk orang-orang yang masih belum beruntung. Maka dari saran sang ibunda itulah kemudian Gates bersama sang istri yaitu Melinda Gates mendirikan yayasan yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

Yayasan yang bergerak untuk misi kemanusiaan ini hingga tahun 2014 kemarin telah mencatat sumbangan atau donasi dari Bill Gates yang mencapai lebih dari US$ 1,5 miliar atau setara dengan Rp 19 Triliun. Dari angka sumbangan sebesar itu, kebanyakan donasi tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang melainkan untuk membangun sebuah fasilitas umum guna meningkatkan kesehatan dan pendidikan.




Mengajak Milyuner Lainnya Untuk Dermawan

Dari kegiatan sosial Bill Gates yang saat ini telah mendarah daging, Pria kelahiran Seattle, Washington, Amerika ini terus bergerak untuk menjadikan kegiatan menyumbang untuk kepentingan sosial ini sebagai bagian dari kehidupan para milyader. Maka dari itu Gates pun kini tercatat aktif untuk mengajak beberapa orang kaya lainnya seperti Mark Zuckerberg, Gordon Moore (pendiri Intel) dan Omirdyar sebagai bos eBay untuk ikut bersikap dermawan.

Baca juga: Bill Gates ~ Pendiri Microsoft, Perusahaan Perangkat Lunak Terbesar di Dunia

Mendapatkan Kesuksesan yang Lebih Besar

Lalu apa yang didapat oleh Gates dari ativitas kedermawanannya? Tentu saja seperti yang diajarkan sang Ibunda Marry tentang kebaikan dan keutaamaan berbagi, Gates telah menjadi jauh lebih sukses. Menurut catatan Forbes, harta Gates memang hanya naik 4,2 persen pada 2015.

Namun dengan jumlah US$ 79,2 miliar dibandingkan torehan tahun sebelumnya sebesar US$ 76 miliar, harta Gates belum bisa ditandingi oleh Carlos Slim Helu, miliuner penguasa bisnis telekomunikasi asal Meksiko di peringkat kedua dengan kekayaan US$ 77,1 miliar. Selain itu semua, Gates juga telah tercatat sebagai orang terkaya di dunia selama 16 tahun terakhir ini. Sangat inspiratif!



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud