Sukses Pasarkan Produk Baru Dengan Tips Marketing Plan Berikut Ini

Sukses Pasarkan Produk Baru Dengan Tips Marketing Plan Berikut Ini

Marketing Plan
Image dari Luz.vc

Para pemilik usaha seringkali dihadapkan dengan kondisi pasar yang tidak selalu menentu. Adakalanya dinamika bisnis sesuai dengan prediksi dan rencana yang telah kita buat. Namun ada waktunya pula, planning yang kita lakukan harus berakhir gagal karena tidak sesuai dengan kenyataan.

Dalam hal ini membuat sebuah marketing plan yang baik dapat menjadi menolong kita dalam mengatasi masalah di atas. Sebuah marketing plan yang baik dapat memastikan bisnis Anda untuk tetap berjalan meski dalam kondisi terburuk. Pun demikian untuk urusan memperkenalkan sebuah produk baru, marketing plan tetap sangat dibutuhkan untuk mensukseskan upaya tersebut.

Membuat marketing plan untuk produk baru pada dasarnya tidak terlampau jauh ketika menyusun perencanaan di awal bisnis. Yang perlu dimodifikasi adalah beberapa hal terkait positioning bisnis Anda saat ini, serta kejelian melihat peluang yang ada. Selengkapnya, berikut ini ulasan tentang tips membuat marketing plan untuk pasarkan produk baru.

1. Pahami Konsep Dasar Perencanaan Pemasaran

Dalam banyak literatur bisnis disebutkan salah satu teori yang mengacu pada pemasaran dapat dibedakan dengan istilah 4P, yakni product (produk), price (harga), place (tempat) dan promotion (promosi). Empat hal ini mempengaruhi seperti apa marketing plan yang akan kita buat nantinya. Pahami keempat faktor ini secara mendalam, dan hubungkan dengan kondisi bisnis Anda saat ini.

Artikel lain: 7 Tips Sederhana Jalankan Strategi Marketing Bagi Pemula

2. Mematok Target Pasar yang Jelas

Setelah memahami 4P, langkah selanjutnya untuk membuat marketing plan sebuah produk baru yakni memetakan target pasar yang ingin dituju. Target pasar ini dapat meliputi cukup banyak variabel seperti diantaranya usia, jenis, kelamin, pekerjaan, tingkat pendapatan dan lokasi tempat tinggal. Lagi-lagi variabel ini juga masih mengacu pada 4P yang telah dijelaskan sebelumnya.

Sebuah produk yang baru saja masuk ke pasar, harus diperkenalkan dengan cara yang tepat agar bisa diterima dengan baik oleh konsumen. Dalam hal ini, untuk bisa memahami target pasar kita harus berpikir layaknya konsumen itu sendiri. Kita wajib mencari tahu, seperti apa produk yang diharapkan oleh konsumen atau yang bisa menjadi solusi dari masalah mereka.

3. Tentukan Kompetitor Produk Baru Anda

Meskipun menghadirkan produk yang baru, bukan tidak mungkin sudah ada pesaing lain yang menawarkan konsep sejenis dengan produk baru yang kita usung. Inilah mengapa menganalisa adanya kompetitor juga sangat penting dalam merancang marketing plan untuk produk baru.

Riset yang diperlukan bisa menitikberatkan pada apa saja kekurangan dari kompetitor, persamaan dan juga perbedaan dengan produk kita, serta yang juga paling penting masalah harga yang ditawarkan. Dengan memasukkan beberapa informasi tersebut ke dalam marketing plan, kita bisa paling tidak mengantisipasi atau bahkan memperbaiki kekurangan dari produk baru kita sebelum dirilis ke pasar.

4. Gunakan Anggaran Pemasaran yang Efektif

Dalam sebuah proses marketing, salah satu hal yang tidak bisa dihindari adalah keperluan promosi. Keperluan promosi ini tentunya membutuhkan dana yang juga harus dihitung dengan teliti penggunaannya. Pastikan dana tersebut diambil dari anggaran operasional sebagai bagian dari biaya produksi.

Yang menarik adalah, untuk sebuah produk baru pada dasarnya membutuhkan upaya yang lebih keras dalam memperkenalkan kepada konsumen dibandingkan sebuah produk yang sudah mempunyai nama. Upaya untuk menciptakan image dan branding dari produk baru tersebut, sudah pasti akan menyedot anggaran promosi yang tidak sedikit. Oleh karena itu pastikan marketing plan kita mencakup semua perhitungan pembiayaan tersebut.

Baca juga: Pentingnya Konten Online dalam Strategi Pemasaran Merangkul Pelanggan

5. Buatlah Strategi Penetapan Harga

Harga sebuah produk masih menjadi pertimbangan utama bagi para konsumen untuk memilih sebuah produk. Oleh karena itu kita harus memperhatikan tentang harga yang kita tawarkan dari produk baru. Untuk sebuah pendatang baru, pada umumnya akan lebih tepat jika kita tidak langsung mematok harga tinggi pada produk tersebut.

Sebagai ukuran, kita bisa melirik strategi penetapan harga yang dilakukan oleh kompetitor bisnis kita. Terutama untuk kompetitor yang sudah cukup mapan, strategi harga yang mereka terapkan bisa memberikan informasi berharga. Karena dari situ kita bisa menjalankan penetapan harga seperti apa yang akan dilakukan. Akankah mengambil harga yang lebih rendah, atau bersaing dengan harga yang sama tapi menawarkan kualitas yang lebih.

Beberapa tips di atas, sudah cukup untuk menjadi pertimbangan dalam menyusun marketing plan untuk produk baru. Meskipun hadir di tengah persaingan yang sudah ketat, kita tidak boleh minder dan harus yakin bahwa produk baru kita mampu bersaing di hati konsumen.

2 KOMENTAR

  1. web bapak sangat hebat ya SEO nya..utk keywor2 bagus seperti bisnis online bisa di hal 1… ajarin dong pak supaya web saya juga bisa bagus

  2. Tipsnya sangat membantu, saya sedang melakukan riset produk untuk bisnis baru saya. Menentukan target market itu hal yang sangat penting, apa yg pasar butuhkan, itulah produk yg harus dikeluarkan

Tinggalkan Balasan