ShapeKit ~ Aplikasi Pembuat Pola Animasi Pengembang Kreatifitas Anak

ShapeKit

Dunia #teknologi terus memperlihatkan tren positif, bahkan teknologi untuk pendidikan juga terus bermunculan. Hal tersebut tentu akan sangat membantu anak – anak di berbagai dunia untuk mendapatkan ilmu secara mudah dan menyenangkan.

#Pendidikan adalah suatu hak yang wajib didapatkan oleh setiap anak di dunia tanpa harus memandang status sosial dan kemampuan finansial. Menjadi anak yang pintar tentu sangat didambakan oleh setiap anak, bermain dan belajar hal yang menyenangkan akan membuat mereka lebih hidup dengan harapan hidup mereka akan berubah.

Menjadi seorang anak selalu menyenangkan, penuh dengan petualangan dan kesenangan. Bermain dan belajar selalu menjadi hal yang penuh dengan rasa ingin tahu. Menggambar di atas kertas, membuat perahu dari kertas dan lainnya. Lantas bagaimana jadinya jika anak Anda tidak hanya diajarkan menggambar di atas kertas? Bagaimana jika anak Anda mulai belajar untuk menciptakan sesuatu yang mengesankan dan menarik berbentuk digital?



Kidkit hadir di tengah kita dengan sebuah aplikasi yang mampu membuat anak Anda belajar bagaimana caranya membuat animasi menarik berbentuk digital, bergerak dan menarik tidak hanya gambar di atas selembar kertas yang diam tidak bergerak, Shapekit nama aplikasi tersebut. Shapekit sendiri sampai saat ini disajikan dalam bentuk aplikasi khusus untuk Ipad.

Artikel lain: Vine Kids, Aplikasi Pembuat Video Untuk Anak Dari Twitter

Awal Mula ShapeKit

Berbasis di Seoul dan New York City dan dikembangkan oleh Taesang Cho, Caroline Oh serta Young Sang Cho, ShapeKit adalah produk rilisan pertama dari KidKit, sebuah studio baru yang berfokus pada #aplikasi dan produk anak-anak. Shapekit sendiri saat ini sudah dijual di appstore dengan harga $2.99. Aplikasi Shapekit ini cukup layak untuk Anda gunakan, aplikasi ini mengajarkan bentuk, warna, menggabungkan bentuk dan sudut. Dibuat menarik karena penuh dengan warna sangat cocok untuk anak-anak.

Tujuan dibuatnya Shapekit

Di desain untuk anak usia 6 sampai 12 tahun, Shapekit ditujukan untuk anak-anak dengan tahap pengembangan yang berbeda-beda. Ada mode pembelajaran dasar, yang mengajarkan bentuk dan warna. Setelah mereka memahami dasar-dasar, anak-anak dapat menggunakan alat yang memungkinkan mereka menggabungkan bentuk, menghubungkan bentuk bentuk lainnya dan menambahkan dekorasi lainnya .

Pada tahap akhir pembelajarannya, mereka dapat membuat animasi frame-by -frame. Dengan menggunakan tool sederhana, ShapeKit memungkinkan imajinasi dan kreativitas untuk berkembang. Sungguh menakjubkan bagaimana beberapa lingkaran, kotak dan segitiga dapat dirakit menjadi berbagai bentuk tak terbatas seperti makhluk unik dan mesin. ShapeKit terinspirasi dengan membangun blok dan Colorforms vintage, tapi penciptanya tidak hanya mengandalkan skeumorphism untuk membuat ShapeKit menarik.

Oh dan Young Sang Cho mengatakan mereka memilih fitur yang membiarkan anak-anak memiliki pengalaman yang lebih taktis bukan hanya menyeret dan menjatuhkan hal-hal di layar iPad mereka.

“Fitur mekanik, seperti bentuk penggabungan bersama-sama bertujuan untuk menekankan fisik penciptaan. Kami ingin anak-anak merasa seperti mereka sedang membangun sebuah benda yang dapat bergerak dan hidup, bukan hanya menggambar di layar atau di kertas, ” Oh dan Young mengatakan dalam sebuah wawancara.

Darimana Inspirasi Terciptanya Shapekit?

Kedua orang ini,  Oh dan Young Sang Cho menarik inspirasi untuk tampilan ShapeKit dan palet warna cerah dari Paul Klee dan Ladislav Sutnar, keduanya sangat  dipengaruhi Bauhaus aesthetics. Sementara ilmu dari sekolah seni yang terbaik menyumbangkan dampaknya pada desain grafis dan arsitektur Shapekit, Oh dan Cho mencatat bahwa banyak seniman abad kedua puluh awal membuat permainan dan mainan untuk anak-anak.

Bahkan, produk anak-anak yang merupakan media yang ideal untuk prinsip-prinsip desain modernis , yang memungkinkan fungsi suatu objek mendikte penampilannya. “Sebagai desainer, kami telah menyadari bahwa kreatifitas merupakan hasil dari seperangkat aturan sederhana dan kendala yang seringkali paling menarik perhatian, ” kata Oh dan Cho.

Baca juga: Serunya Mengajak Anak SD Belajar Lewat Aplikasi Android Ini

Kami berharap untuk melihat hasil yang sama dengan pengguna ShapeKit, yang mungkin awalnya ditarik ke grafis 3D melalui karakter favorit dan kemudian menemukan eksplorasi ini menjadi lebih kreatif dan merangsang imajinatif anak.”

Bagaimana? menarik bukan, aplikasi ini akan sangat membantu putra dan putri Anda untuk membuat animasi dengan cara yang menyenangkan. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan inspirasi untuk para pelaku startup di Indonesia untuk menghadirkan aplikasi semacam ini guna membantu mencerdaskan bangsa.






Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud