Serius Garap Layanan Cloud, Google Perkenalkan Nama Brand Baru Google Cloud

google-cloud

Image dari Averesystems.com

Sebagai salah satu perusahaan besar di bidang teknologi, #Google dikenal mampu melahirkan beragam layanan yang sangat bermanfaat bagi para pengguna. Selain mesin pencari yang menjadi layanan inti dari perusahaan ini, kita mengenal banyak sekali layanan lain seperti penyedia email, peta online, aplikasi chatting hingga layanan berbasis cloud yang lain.

Dan baru-baru ini, disampaikan langsung oleh Senior Vice President Google’s cloud businesses, Diane Greene memperkenalkan nama brand baru yakni Google Cloud. Nantinya, Google akan merangkum semua layanan berbasis penyimpanan awan di bawah brand Google Cloud tersebut.

Wujud Keseriusan Google

Sebelumnya kita mengenal bahwa perusahaan Google mempunyai sejumlah layanan yang menggunakan penyimpanan data berbasis #cloud. Seperti contohnya Google for work, layanan ini dapat dimanfaatkan oleh para pengguna utamanya untuk berbagai keperluan bisnis baik pengiriman, penyimpanan serta pengolahan data. Namun, saat ini semua layanan berbasis cloud tersebut akan memiliki nama baru yakni Google Cloud.

Lewat pengumuman yang disampaikan oleh Diane Greene, salah satu petinggi divisi layanan platform cloud milik Google, perubahan nama ini menjadi langkah besar bagi pihaknya untuk semakin memantapkan posisi Google sebagai penyedia layanan berbasis komputasi awan.

Artikel lain: Google Photos ~ Cloud Service Khas Google, Bantu “Rampingnya” Memori Smartphone Anda

Pengumuman ini disampaikan, dalam sebuah acara tertutup yang dihadiri oleh sejumlah undangan, di markas Google. Dalam acara tersebut, secara detil dipaparkan pengubahan nama yang akan mulai diterapkan sejak bulan ini. Pengubahan tersebut juga akan menjadi identitas baru bagi perusahaan Google secara umum.

Diane menyebut bahwa, Google Apps for Work nantinya akan di branding ulang dengan nama Google Cloud. Sedangkan beberapa layanan lain yang juga berbasis cloud, seperti Gmail, Docs, Drive, Calendar, Hangouts dan sebagainya, akan dirangkum dalam sebuah layanan baru yang diberi nama G Suite.

Selain itu, perubahan juga akan berlaku untuk beberapa layanan lain seperti Google Maps for work serta Google Search for work yang juga akan diterapkan dalam nama brand yang sama. Tidak ketinggalan pula layanan Platform cloud computing, Chromebooks dan Google enterprise mobility services, juga termasuk di dalamnya.

Harapan Besar Google

Dalam keterangan yang telah dirilis lewat blog official Google cloud, disebut bahwa perubahan nama yang diterapkan akan mempengaruhi perusahaan secara internal maupun eksternal. Ketika pertama kali dikembangkan, banyak pihak mengira bahwa Google tidak menaruh perhatian tinggi terhadap layanan berbasis cloud yang ditawarkannya.

Ini menjadi salah satu tantangan bagi para pengembang Google Cloud untuk menunjukkan keseriusan. Disamping semakin pekat persaingan antara penyedia layanan serupa, Google akan memanfaatkan semua resource yang dimiliki untuk memberikan yang terbaik bagi para pengguna.




Beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh Google Cloud nantinya, yang pertama tentang biaya. Meskipun, belum mempunyai pasar yang cukup luas, layanan berbasis cloud diramalkan akan memiliki masa depan yang cerah. Hal inilah yang kemudian membuat banyak perusahaan teknologi yang mencoba untuk terjun ke ranah tersebut. Dan harga yang ditawarkan, tentu menjadi salah satu pertimbangan utama pengguna dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Mengintip Fungsi 4 Fitur Google Drive yang Tak Banyak Diketahui Penggunanya

Google memahami hal tersebut, dan berupaya untuk memberikan rentan harga sesuai dengan kebutuhan ataupun skala bisnis para customernya. Dengan tetap mengutamakan kualitas layanan daun juga dukungan teknologi, tak lupa Google telah menyiapkan serangkaian sistem pengamanan yang akan menjamin semua data milik customer terjaga dengan baik.

Sebagai bukti pencapaian Google cloud, layanan ini telah dipercaya oleh sejumlah klien besar untuk menangani operasional data. Beberapa klien tersebut di antaranya Airbus, Home Depot, Snap Inc (aplikasi SnapChat), Evernote, Niantic Labs (pengembang aplikasi game Pokemon Go), Telus, Accenture hingga perusahaan software open source, Pivotal.




1 comment on this postSubmit yours
  1. Google masih yang terbaik,dan semakin banyak pula produk-produk terbaru yang di luncurkan.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud