Sering Mendapatkan Penolakan Dalam Bisnis? Pelajari Ini Dulu

Image dari About.com

Image dari About.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam menjalankan bisnis, seringkali kita mendapatkan penolakan-penolakan. Penolakan dalam sebuah negosiasi terjadi karena berbagai hal. Bisa karena memang produk yang Anda tawarkan tidak menarik, tidak cukup menjual, atau mungkin sebenarnya cukup menarik namun karena negosiasi yang salah malah membuat bisnis Anda tertolak.

Wajar jika sekali waktu kita mendapat penolakan, namun jika itu terus-menerus terjadi lama-kelamaan pasti akan membuat bisnis yang Anda kelola mati pelan-pelan. Dan efek buruknya tentu akan merambah ke banyak hal lain dalam hidup Anda.

Ada beberapa cara yang bisa dipelajari untuk merubah keadaan terkait seringnya penolakan dalam bisnis yang Anda alami. Dengan mempelajari beberapa hal di bawah ini diharapkan Anda bisa meminimalisir penolakan yang sering terjadi, dan dimungkinkan bisa juga membuat penolakan justru menjadi kesepakatan yang menguntungkan. Perhatikan beberapa cara di bawah ini.

1. Kata “Tidak” Tidak Selalu Berarti Penolakan, Telusuri Lebih Dalam Dulu

Jangan terlalu cepat mengambil keputusan bahwa kata “tidak” selalu berarti sebuah penolakan. Itu sama saja Anda mudah menyerah dan putus asa dengan kata tersebut. Sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu tentang informasi yang Anda dapatkan. Caranya bagaimana, ya tanyakan lagi kepada siapa saja yang sedang bernegosiasi dengan Anda.

Tentu saja dengan cara yang sopan dan jangan sampai membuat mereka tersinggung. Cara seperti ini biasanya bisa membuat orang lain bisa sedikit menrubah jawaban mereka. Dari semula menggunakan kata “tidak” bisa jadi mereka merubahnya dengan kata “nanti dulu ya”, atau “saya pikir-pikir dulu”.




Artikel lain: 6 Langkah Untuk Membangun Mental Pebisnis Yang Kuat

Nah, jawaban seperti ini sebenarnya adalah peluang bisnis bagi Anda untuk lebih diterima. Artinya sebenarnya mereka setuju dengan Anda, namun masih memerlukan sedikit waktu untuk memikirkannya. Lalu kenapa mereka mengatakan “tidak” sebelumnya, mungkin saja mereka sedang sibuk saat itu, atau bisa juga mereka sedang lelah dan banyak pikiran. Jadi bersabarlah dalam bernegosiasi.

2. Mungkin Ada Sesuatu yang Salah

Sangat mungkin ada kesalahan dari produk maupun cara menawarkan produk bisnis Anda. Bisa mungkin terlalu mahal dengan imbal manfaat yang tidak seimbang, bisa jadi cara yang Anda lakukan dalam menawarkan produk terlalu over, sehingga malah membuat mereka muak.

Cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui keadaan ini adalah dengan melakukan survey kecil-kecilan. Tanyakan kepada teman Anda, atau mungkin orang lain yang tidak Anda kenal mengenai produk bisnis yang Anda tawarkan. Semuanya bisa Anda tanyakan, mulai dari harga, fasilitas atau layanan jika produk Anda berupa jasa. Ambil informasi sebanyak-banyaknya untuk memperbaiki keadaan agar bisa meminimalisir penolakan.

3. Penolakan Dalam Bisnis Itu Bukan Akhir Segalanya

Ini yang perlu Anda tanamkan dalam hati, bahwasannya satu penolakan bukanlah akhir dari segalanya. Justru manfaatkan penolakan itu sebagai media untuk melakukan evaluasi terhadap bisnis Anda. Jadikan penolakan sebagai pelajaran berharga untuk meingkatkan kualitas produk bisnis yang Anda tawarkan.




Jangan sampai penolakan membuat Anda menjadi lemah dan putus asa. Penolakan itu bukan hanya terjadi pada Anda saja, percayalah semua pengusaha sukses pada awalnya juga sering mengalami penolakan-penolakan yang sangat menyakitkan. Namun mereka tidak pernah lelah untuk terus mencoba memperbaiki semuanya di segala lini. Keyakinan Anda pasti akan membawa hasil suatu saat nanti.

Baca juga: Renungan Pengangguran, Tingkatkan Kualitas Diri Meski Belum Mendapat Pekerjaan

4. Tetap Percaya Diri Meski Sering Ditolak

Kepercayaan diri seseorang dalam menjalankan strategi bisnis sangat mungkin bisa mengubah keadaan buruk. Tak sedikit orang yang mengalami penolakan berkali-kali namun kemudian ia berhasil dengan bermodalkan kepercayaan diri.

Alasan seseorang atau perusahaan tidak bisa kita tebak, mungkin saja mereka menolak Anda karena mereka sedang melakukan ujian kepada Anda. Investor atau perusahaan mungkin saja sedang melihat seberapa besar keyakinan Anda terhadap apa yang sedang Anda kerjakan.

Jika Anda berhenti begitu saja hanya karena sekali mendapat penolakan, sama halnya Anda tidak yakin terhadap apa yang Anda tawarkan. Namun sebaliknya, jika Anda tetap memiliki keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat terhadap bisnis Anda, sangat mungkin keadaan ini membuat tertarik perusahaan atau konsumen atau bahkan investor sekalipun.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Tapi kalau kata Mario Teguh yang dicari justru penolakan, agar kita tidak kecewa saat kita ditolak. Tapi dalam kehidupan berlaku hukum keseimbangan saat kita ditolak tapi nanti ada saatnya kita diterima.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud