Sayfudin Zuhri ~ Mendulang Sukses Dari Bisnis Sapi Perah

Sayfudin Zuhri ~ Mendulang Sukses Dari Bisnis Sapi Perah

Sayfudin Zuhri pebisnis sapi perah
Image dari kanalsatu.com

Memang kesuksesan dalam berbisnis bisa diraih dengan menjalankan bisnis apa saja. Tidak melulu menjalankan bisnis modern bisa menghasilkan kesuksesan. Bisnis tradisional seperti ternak sapi perah saat ini juga masih menjadi bisnis yang menggiurkan. Salah satu contoh nyata pebisnis sapi perah sukses adalah Sayfudin Zuhri.

Pria asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ini berhasil mengelola bisnisnya sehingga berkembang menjadi bisnis yang besar. Sayfudin Zuhri sendiri menjalani bisnis ternak sapi perah terhitung sudah lama, yaitu sekitar tiga belas tahun.

Ia belajar beternak sapi perah langsung dari orang tuanya, yang juga peternak sapi perah. Berbekal kesuksesan yang ia dapatkan dengan bisnis ternak sapi perah, Sayfudin Zuhri kini menjadi panutan bagi peternak lain di Pasuruan. Pria supel ini tak segan membagi ilmu dan pengalamannya dalam berternak pada peternak yang masih baru. Bagaimana kisah selengkapnya, simak ulasannya di bawah ini.

Bermula Dari Minat Terhadap Dunia Ternak

Perjalanan bisnis Sayfudin Zuhri sendiri dimulai ketika ia masih berusia 22 tahun saat itu. Orang tuanya sendiri yang juga seorang peternak sapi perah cukup membuatnya terinspirasi untuk mengikuti jejaknya sebagai peternak sapi perah.

Keinginan mengikuti jejak orang tua tersebut juga karena dorongan minatnya yang begitu menggebu dengan dunia peternakan. Totalitasnya dalam belajar menjadi seorang peternak sapi perah benar-benar tinggi. Semua hal ia pelajarinya dengan seksama, mulai dari pakan, kebersihan kandang, cara memerah susu yang baik, perawatan sapi dan lain-lain.

Saat itu, ketika masih menjadi murid orang tua, Sayfudin memiliki dua ekor sapi sebagai modal awal. Kemudian pada tahun ke tujuh masa “pendidikannya”, Sayfudin telah memiliki tujuh ekor sapi. Artinya ada perkembangan dari usaha sapi perahnya dari modal awal yang hanya dua ekor sapi.

Artikel lain: Bambang Setiawan ~ Sarjana Teknik Sukses Kembangkan Budidaya Jangkrik

Dari tujuh ekor sapi perah yang ia miliki, ia menyebutkan sudah cukup untuk menghidupi keluarganya. Namun ia tidak ingin berhenti di situ saja. Ia terus ingin berkembang dan semakin maju.

Ulet dan Motivasi Tinggi Membuat Bisnis Semakin Berkembang

Keinginan dan motivasi Sayfudin untuk maju dan berkembang tidak pernah padam. Ia terus belajar dan belajar bagaimana caranya agar bisnis ternak sapi perah yang ia kembangkan bisa terus maju. Dari dua ekor kemudian berkembang menjadi tujuh ekor, kini sapi perah yang dimiliki oleh Sayfudin mencapai lima puluh ekor.

Dari ke lima puluh sapi yang ia pelihara tersebut, tidak semuanya ia pelihara sendiri. Ini dikarenakan lahan tempat ia memelihara yang hanya empat hektare dirasa terlalu sempit untuk semua sapi tersebut. Sehingga beberapa sapi perah ia titipkan pada orang lain di beberapa tempat dengan sistem bagi hasil.

Selain karena sempit, Sayfudin juga beranggapan bahwa dengan pola kemitraan seperti itu, ia bisa lebih bahagia karena bisa berbagi dengan orang lain. Nah, untuk penghasilan yang ia peroleh dari lima puluh ekor sapi tersebut juga cukup lumayan. Setiap sapi rata-rata mampu menghasilkan 10 liter susu segar setiap hari. Dengan kisaran harga terendah saja Rp. 3000, maka tiap hari ia mampu meraih penghasilan Rp. 360.000 atau berkisar Rp. 10.800.000 per bulan.

Baca juga: Rangga Umara, Pengusaha Kuliner Sukses Rumah Makan Lele Lela

Prospek Bisnis Ternak Sapi Perah Ke Depan

Meskipun terbilang sebagai seorang pebisnis sapi perah yang sukses, Sayfudin bertekad akan terus membesarkan bisnis yang tengah ia geluti ini. Cita-cita besarnya adalah terus menambah jumlah sapi perah agar usahanya terus berkembang.

Ini dikarenakan karena menurutnya, bisnis ini ke depan akan semakin tumbuh dan prospektif. Kebutuhan susu murni nasional ke depan akan semakin besar. Ini didasari karena saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya meminum susu semakin tinggi.

”Kesadaran masyarakat kita meminum susu semakin hari semakin baik, itu berdampak bagus bagi peternak seperti kami,” begitu tuturnya. Jadi, jika melihat kebutuhan susu nasional yang masih tinggi, maka bisnis ternak sapi perah ini adalah #peluang bisnis yang masih sangat potensial untuk dikerjakan.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan