Sagoo Kitchen, Bernostalgia Menikmati Masakan, Jajanan dan Mainan Tempo Dulu

Sagoo Kitchen, Bernostalgia Menikmati Masakan, Jajanan dan Mainan Tempo Dulu

Sagoo-Kitchen

Apa yang terbersit dibenak Anda jika membayangkan makanan dan jajanan seperti permen telur cicak, permen Davos, kue semprong, rengginang, opak singkong, coklat ayam jago hingga permen Yosan? Tentu dengan menyebut dan mengingat aneka makanan dan jajanan tersebut kita akan seolah diajak kembali ke masa lalu.

Masa kecil memang selalu terasa menyenang  bagi siapapun orangnya. Dengan mengingat-ingatnya saja kita sudah tersenyum-senyum merasakan kebahagiaannya. Namun sayang makanan dan jajanan tahun 1990-an tersebut saat ini sudah tidak bisa kita jumpai karena tidak adanya toko dan produsen yang menjualnya lagi. Pada akhirnya kerinduan akan makanan dan jajanan.

Kini kerinduan Anda pada makanan dan jajanan tempo dulu ini akan bisa sedikit terobati dengan  munculnya Sagoo Kitchen. Dengan konsep rumah makan tempo dulu ini akan membawa Anda pada suasana tahun 1990-an. Lalu seperti apakah Sagoo Kitcen ini sebenarnya? Berikut Ulasannya.

Artikel lain: Dapur Solo, Bisnis Kuliner Khas Solo yang Berawal dari Usaha Rumahan

Konsep Tempo Dulu

Saat Anda baru saja memasuki rumah Sagoo Kitchen, Anda akan langsung dibawa ke masa lalu. Hal ini disebabkan oleh susana Sagoo Kitchen dengan dekorasi interior dan pernak-pernik bertema tempo dulu ini akan semakin membawa nostalgia kita pada masa lalu.

Sambil menunggu pesanan makanan Anda datang, Anda bisa bernostalgia melihat aneka pernak-pernik jadoel seperti di Sagoo Kitchen ini seperti kemoceng, piring seng, termos tua, celengan dari tanah liat berbentuk ayam jago, kaleng krupuk mungil serta mainan anak-anak tempo doeloe seperti yoyo kayu, gangsing bambu yang diletakan pada keranjang bambu, di depan Sagoo Kitchen.

Dan akhirnya setelah itu Anda pun bisa menikmati sajian menu makanan dan jajanan tempo dulu di meja makan Anda. Beberapa sajian jajanan tempo dulu yang bisa Anda pesan disini seperti  kue semprong, rengginang, opak singkong, aneka krupuk warna-warni,  cokelat cap jago, permen cicak, permen karet Fusan dan  cemilan tempo doeloe lainnya. Sedangkan untuk jenis makanan dan minuman tempo dulu yang bisa Anda nikmati antara lain:

  • Nasi goreng teri, yaitu nasi goreng yang dilengkapi dengan teri, krupuk udang dan acar.
  • Tahu pong gimbal khas Semarang yaitu jajanan dengan gimbal (rempeyek udang) yang disajikan dengan kuah petis.
  • Rujak cakwe yaitu rujak dengan aneka buah-buahan tropis seperti mangga, jambu air, bangkuang,  nanas, kedongdong, ketimun dengan cakwe yang digoreng begitu kering dan ditambah dengan bumbu rujak dengan taburan kacang goreng.
  • Roti bakar Goela Malaka, yaitu roti tebal yang khas, dibakar dengan mentega, lalu ditaburi gula semut.
  • Krupuk Banjoer, yaitu krupuk mlarat alias krupuk krismon yang disiram pake kuah kacang khas pedas-asem.
  • Es Tjampoer Malaka yaitu minuman dengan campuran kacang merah, buah atap dan cincau hitam dengan gula Jawa cair, dan merupakan salah satu minuman favorit.
  • Es Fosco yaitu minuman dengan susu kental manis coklat dicapur soda. Rasanya yang pahit akan membuat Anda makin kenyang.

Harga Yang Cukup Terjangkau

Harga aneka makanan dan minuman tempo dulu di Sagoo Kitchen ini terbilang terjangkau. Aneka menu makanan di kedai makan yang berlokasi di beberapa kawasan Jabotetabek ini ditawarkan mulai Rp 15.000 hingga tak lebih dari Rp 50.000.

Sedangkan untuk berbagai perkakas dapur tempo dulu seperti piring dan ceret yang terbuat dari seng, juga bisa anda dapatkan dengan harga sebesar Rp 25.000 per pasang atau dua piring. Dan untuk jajanan tempo dulu di Sagoo Kitchen ini dijual dengan harga Rp 10.000 per tiga bungkus jajanan. Untuk mainan tempo dulu, harga yang ditawarkan mulai Rp 10.000 hingga Rp 40.000.

Artikel lain: 4 Konsep Bisnis Restoran Unik Yang Bisa Memikat Calon Pelanggan, Atau Tidak

Ide Bisnis Sagoo Kitchen

Sang pemilik Sagoo Kitchen sendiri adalah Mulyadi Widjaja, dan sang istri, Marisa Imelda. Mereka berdua ini memang memiliki hobi traveling ke luar negeri untuk mengunjungi restoran unik dengan konsep tempo dulu. Hal inilah yang kemudian menjadi inspirasi dan mendorong mereka untuk membuka bisnis restoran dengan nuansa ‘jadul’ Sagoo Kitchen pada tahun 2007 di kota Bandung. Nama Sagoo sendiri mengandung arti tepung sagu yang berfungsi untuk mengentalkan makanan. Dengan nama ini diharapkan konsumen semakin lengket dengan Sagoo Kitchen.

Untuk mendapatkan produk-produk tempo dulu ini, pihak Sagoo Kithen menyatakan bahwa bahwa ada beberapa produsen dari Jawa yang menawarkannya. Meski begitu ada beberapa produk yang membuat pihak Sagoo Kicthen pusing karena sulitnya mencari produsen atau supplier khusus dari produk tersebut.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan