Puaskah Konsumen Anda? Ukur Dengan Cara Ini

Puaskah Konsumen Anda? Ukur Dengan Cara Ini

kepuasan konsumen

Kepuasan pelanggan atau konsumen adalah salah satu tolak yang bisa kita jadikan patokan dalam mendapatkan kesuksesan berbisnis. Bagaimana bisnis Anda bisa berkembang dan maju kalau pelanggan Anda tidak puas dengan produk yang Anda tawarkan. Dari tingkat kepuasan pelanggan ini, kita bisa melakukan evaluasi terhadap kinerja kita dalam menjalankan roda bisnis.

Dengan mengukur tingkat kepuasan konsumen, kita bisa mengetahui posisi produk kita dalam persaingan di pasar. Sedikit sulit memang bagaimana mengetahui cara mengukur kepuasan konsumen, namun ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk mengetahui kepuasan mereka.

Di bawah ini ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda gunakan untuk sedikit mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Anda.

1. Maksimalkan Kotak Saran dan Keluhan

Apapun bisnis yang Anda kelola, hendaknya Anda menyediakan kotak saran khusus untuk para konsumen. Ini diperlukan untuk membuka kesempatan seluas – luas nya kepada konsumen dalam menyampaikan kritik maupun saran pada produk yang Anda tawarkan. Dari sini banyak informasi yang kita peroleh terkait kepuasan konsumen, produk apa saja yang banyak mengalami keluhan misalnya, atau mungkin pelayanan yang tidak maksimal dari bisnis Anda.

Selain itu, saran dari konsumen atau pelanggan juga sangat membantu kita dalam menemukan masalah yang mungkin sedang terjadi pada produk kita. Dari situ kita bisa langsung melakukan penanganan yang sesuai agar produk tetap bisa diterima dengan baik.

Untuk bentuk dari kotak saran ini bisa bermacam – macam, bisa berbentuk kotak yang diletakkan di tempat strategis, atau mungkin, jika Anda bergelut dalam #bisnis online bisa menyediakan ruang khusus pada website atau toko online Anda untuk keluhan dan saran dari konsumen.

Artikel lain: Hindari 6 Kalimat Ini Demi Mempertahankan Kepuasan Pelanggan

2. Melakukan Survey Kepuasan Konsumen

Cara mengukur kepuasan konsumen tentu tidak bisa hanya dilakukan dengan mendengarkan keluhan maupun saran dari konsumen. Meskipun itu sangat membantu untuk mendapatkan informasi langsung dari konsumen, namun cara tersebut dipandang kurang begitu maksimal karena sifatnya yang pasif.

Belum tentu semua konsumen yang kurang puas berkenan memberikan saran langsung, bisa saja mereka langsung meninggalkan produk bisnis Anda begitu saja. Cara aktif dalam mengukur kepuasan konsumen bisa Anda lakukan dengan melakukan survey langsung pada konsumen Anda.

Caranya misalnya Anda membuat beberapa pertanyaan yang kemudian disampaikan langsung kepada konsumen, bisa melalui telepon secara acak maupun juga dengan #email. Pertanyaan yang diajukan bisa sekitar produk yang Anda jual ataupun pelayanan dari perusahaan Anda. Pertanyaan yang disampaikan misalnya seperti “seberapa puas anda terhadap produk kami?” atau bisa juga pertanyaan terkait harapan dari konsumen terhadap bisnis Anda.

3. Dengan Mempekerjakan Konsumen Bayangan

Cara ini dirasa sangat efektif untuk mendapatkan banyak informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari pesaing bisnis Anda. Anda bisa menyewa seseorang untuk menjadi pelanggan bisnis pesaing Anda, cara kerjanya adalah, orang yang Anda sewa ini nantinya benar – benar menjadi pelanggan dan membeli produk dari pesaing Anda.

Nah, dari semua produk yang dibeli, bisa dijadikan acuan untuk mendapatkan informasi kelebihan dan kekurangan dari pesaing Anda. Dengan ini Anda bisa membandingkan seberapa besar kualitas produk Anda dengan produk pesaing Anda.

Informasi tersebut sangat berguna untuk mengukur seberapa besar tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Anda. Konsumen bayangan juga bisa Anda maksimalkan sebagai sarana pembanding antara produk bisnis Anda dengan produk pesaing Anda. Tanyakan juga bagaimana perbedaannya, kelebihan serta kekurangan yang ada pada produk Anda.

Baca juga: 7 Teknik Sederhana Untuk Pebisnis Taklukkan Hati Pelanggan

4. Melakukan Analisa Terhadap Konsumen yang Berhenti Berlangganan

Cara ini dilakukan dengan menghubungi beberapa pelanggan yang berhenti berlangganan dengan produk bisnis Anda. Caranya adalah perusahaan secara langsung menghubungi baik melalui email maupun telepon kepada pelanggan yang berhenti tersebut.

Setelah tersambung, kemudian perusahaan mencari informasi mengenai alasan mereka kenapa berhenti berlangganan dengan bisnis Anda. Tidak harus Anda yang berhubungan langsung, orang lain yang Anda percayai juga bisa melakukan ini. Nah, dari sini Anda bisa mengumpulkan informasi yang sangat berharga terkait tentang kepuasan dari konsumen Anda.

Anda bisa mendapatkan informasi yang bisa Anda gunakan sebagai masukan untuk meningkatkan pelayanan maupun kualitas produk sehingga bisa meningkatkan kepuasan konsumen Anda.

2 KOMENTAR

  1. Betul mas, kepuasan konsumen memang selalu menjadi hal utama. Ibaratkan blog yang saya kembangkan adalah produk, maka para pembaca adalah konsumen penikmat artikel yang kita buat.

    • Tasbihul Mamnun

      yup, betul sekali mas

Tinggalkan Balasan