Puasa Mengajarkan Kita Untuk Menahan diri, Begitu Pun Penerapannya dalam Bisnis

Puasa Mengajarkan Kita Untuk Menahan diri, Begitu Pun Penerapannya dalam Bisnis

mental pebisnis sukses
Image dari Inc.com

Puasa di bulan Ramadhan memang tidak hanya sekedar tidak makan dan minum dan menghindari hal-hal yang membatalkan puasa yang lain dari subuh hingga bedug maghrib. Namun lebih dari itu puasa bulan Ramadhan ternyata mengandung nilai-nilai yang luhur untuk kita ambil.

Nilai-nilai ini tentu saja tidak hanya berlaku bagi umat muslim saja, tapi nilai-nilai yang ada pada puasa di bulan Ramadhan ini juga sangat berkaitan dengan kehidupan antar sesama umat manusia di seluruh dunia. Puasa Ramadhan memang akan selalu mengajarkan kita banyak hal. Dari kesabaran, berbagi hingga menahan diri dari hawa nafsu, dan lain sebagainya.

Nah seharusnya kita yang menjalankan ibadah ini mempunyai kekuatan dan daya untuk hal-hal tadi. Dan akhirnya setelah berpuasa penuh selama satu bulan maka Anda seharusnya sudah menjadi orang yang berbeda dan lebih baik dari sebelum berpuasa Ramadhan.

Hikmah Menahan Diri dalam Puasa Ramadhan

Jika memang Anda adalah orang yang konsisten melakukan puasa Ramadhan atau mungkin puasa-puasa yang lainnya maka sudah selayaknyalah Anda akan menjadi orang yang mampu menahan diri dari apapun, terutama nafsu. Ya, puasa memang menjadi sebuah metode atau cara yang diajarkan oleh agama untuk penganutnya agar bisa mengontrol dan mengendalikan diri dan nafsunya. Nafsu memang akan selalu ada pada setiap manusia.

Apapun bentuk nafsunya, manusia memang diharuskan mampu mengendalikan supaya tidak terjerumus pada nafsu yang menyesatkan atau merugikan. Meski juga bisa membawa manusia pada sebuah perjuangan yang positif ternyata nafsu juga bisa membawa manusia pada keterpurukan. Nah dari sinilah pengelolaan dan pengendalian akan nafsu ini sangat penting dimiliki seseorang agar ia bisa selamat dan sukses dalam menjalankan hidupnya.

Artikel lain: Seorang Entrepreneur Wajib Memiliki Mental Bisnis yang Kuat, Inilah Cirinya!

Pengendalian dalam Bisnis

Pentingnya pengendalian diri dan nafsu ini tidak hanya berlaku pada seseorang dalam bulan puasa Ramadhan saja, sebab pasalnya pada seorang pebisnis mereka juga membutuhkan hal ini. Memang sebelumnya juga sudah dijelaskan bahwa pengendalian diri dan nafsu dalam wujud puasa ini akan berguna bagi mereka dalam hidupnya secara umum.

Nah dari sinilah bagi mereka pebisnis yang menjalankan ibadah puasa atau tidak seharusnya bisa mengambil hikmah dari bulan suci Ramadhan ini. Sebuah hikmah yang berupa pengendalian diri dan nafsu dari bulan puasa Ramadhan ini yang akan sangat membantu mereka para pebisnis untuk bisa mensukseskan usaha yang dijalankannya.

Untuk Apa Pengendalian Diri dan Nafsu dalam Bisnis?

Saat para pebisnis bisa mengambil hikmah pengendalian diri dan nafsu dari bulan Ramadhan ini maka akan sangat menguntungkan untuknya. Ya, bisnis memang tak melulu soal bagaimana caranya untuk terus bisa meningkatkan omset dan menumbuhkan perusahaan. Namun lebih dari itu bisnis atau pengusaha juga harus bisa menahan diri dari godaan-godaan yang malah bisa membalikkan keadaan.

Ya, memang keadaan dan situasi yang ada di sekitar kita memang seringkali tidak seperti apa yang kita perkirakan atau kita sangka. Bisa saja situasi yang sepertinya terlihat sebuah peluang atau kesempatan besar justru sebuah jebakan yang bisa membuat kita dan usaha kita jatuh terpuruk.

Dan juga sebaliknya, keadaan yang kita sangka seperti sebuah keadaan yang tidak menguntungkan bisa jadi hal tersebut adalah sebuah hal yang sangat baik dan sangat menguntungkan. Maka dari itu sikap menahan diri ini adalah sebuah sikap yang akan sangat berguna dan bermanfaat bagi setiap pengusaha bila mau menerapkannya.

Baca juga: Sering Mendapatkan Penolakan Dalam Bisnis? Pelajari Ini Dulu

Jangan Jalankan Bisnis Anda dengan Penuh Keserakahan

Sekali lagi berbisnis dengan penuh target dan harapan terus berkembang dan bertumbuh memang baik, tapi pertanyaan yang perlu Anda camkan adalah apakah ambisi Anda ini sudah berada di jalan yang benar dan tidak merugikan orang lain.

Jika memang Anda menjalankan bisnis ini dengan penuh ambisi dengan tanpa melihat akibat kerugian pada pihak lain yang bisa ditimbulkan bisa jadi ini bukalah ambisi namun keserakahan. Tentu saja keserakahan ini adalah hal yang tidak baik dalam hal apapun termasuk bisnis. Mungkin saja pebisnis bisa mencapai apa yang diharapkan, namun dari jalan keserakahan yang dijalankan bisa jadi bisnis Anda tidak akan berjalan dengan stabil dan langgeng.

Jadi selain harus mewaspadai dari hal yang menjebak, sikap menahan diri ini juga akan mampu menghindarkan para pebisnis dari hal-hal yang bisa merugikan orang lain akibat keserakahan yang dilakukan seorang pebisnis.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan