Pahami 5 Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis Bersama Sahabat

Image dari Opposingviews.com

Image dari Opposingviews.com

Memiliki sahabat sejati memang menjadi salah satu anugerah terbesar dalam hidup. Sebab tidak semua orang bisa menjaga persahabatan dengan baik selama bertahun-tahun. Ada toleransi dan pemikiran yang matang agar dua orang bisa menjalin hubungan persahabatan dalam jangka waktu yang lama.

Berdasarkan kecocokan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun, ada banyak pasangan sahabat yang memutuskan untuk memulai bisnis bersama-sama. Berbisnis dengan sahabat memang terdengar menyenangkan. Tetapi sesungguhnya ada tantangan besar yang akan ditemukan bila menjalani bisnis bersama sahabat. Sebelum memulai bisnis bersama sahabat, alangkah baiknya bila kita sudah memahami 5 hal ini terlebih dahulu.

1. Tetaplah Berada Di Jalur yang Kita Pilih

Semua pihak yang terlibat dalam bisnis pasti memiliki perannya masing-masing. Meskipun kita dan sahabat sudah menjalin hubungan sejak lama, namun penentuan dalam menjalani bisnis harus tetap disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Misalnya saja bila kita memiliki keahlian di bidang pemasaran, maka kita bisa memilih untuk memimpin tim pemasaran pada bisnis yang sudah kita rintis bersama sahabat. Kita bisa membiarkan sahabat kita untuk menentukan bagian mana yang paling cocok dengan keahliannya. Sehingga kita maupun sahabat kita bisa memilih jalur yang paling sesuai dengan kemampuan dan bakat masing-masing.

Artikel lain: Tips Sederhana Membangun Bisnis Bersama Pasangan




2. Buat Kesepakatan Sebelum Menjalankan Bisnis Bersama Sahabat

Dalam sebuah bisnis hanya ada 1 CEO, 1 kepala penjualan, 1 pemimpin tim pemasaran, dan 1 orang pemimpin pada masing-masing divisi. Walaupun hanya terdiri dari 1 orang untuk masing-masing divisi, harus selalu ada percakapan yang dibangun secara intensif sejak awal bisnis.

Percakapan antar para pemimpin divisi dalam suatu bisnis bertujuan untuk menjalin komunikasi yang interaktif sekaligus mencari solusi bagi permasalahan yang sedang dihadapi oleh bisnis tersebut. Luangkan waktu bersama sahabat untuk membicarakan bisnis bersama dengan pimpinan divisi bisnis lainnya. Butuh sikap profesional untuk memisahkan urusan bisnis dengan urusan pribadi.

3. Demokrasi Bukanlah Hal yang Dibutuhkan Dalam Berbisnis

Ketika berteman atau menjalani kehidupan sosial, ada kalanya hubungan tersebut membutuhkan sisi demokratis supaya kepentingan banyak orang bisa berjalan secara seimbang. Tak jarang kita dituntut untuk mendahulukan kepentingan kelompok daripada kepentingan pribadi. Pemahaman akan sikap demokrasi tersebut ternyata tidak bisa diterakan dalam menjalankan bisnis.

Selain mementingkan kepentingan bisnis di atas kepentingan individu, pengambilan keputusan secara tegas dan disiplin juga dibutuhkan oleh suatu bisnis agar bisa berkembang maju. Jadi, tanamkanlah pemahaman ini pada diri kita maupun sahabat kita sebelum mulai merintis bisnis bersama-sama.

4. Perspektif Baru Dalam Berbisnis Itu Penting

Saat kita bersahabat dengan orang lain sejak kecil, maka besar kemungkinan kita dan sahabat kita tumbuh dalam latar belakang dan lingkungan yang relatif sama. Kesamaan latar belakang ini yang menyebabkan kesamaan visi dan kecocokan semakin terjalin erat diantara kita dan sahabat.




Menjalankan bisnis ternyata butuh banyak perspektif baru agar bisnis tersebut bisa berkembang secara pesat mengikuti kemajuan zaman. Ketika kita dan sahabat kita tidak memiliki banyak ide kreatif yang bisa menciptakan perspektif baru, maka kita pasti butuh anggota tim baru demi memperkaya ide dan perspektif bisnis. Pastikan bahwa anggota baru dalam tim bisnis bisa memberikan sumbangan ide-ide segar yang membuat bisnis kita jadi lebih berwarna.

Baca juga: Jangan Biarkan Depresi Merusak Bisnis Anda, Atasi Dengan Cara Ini

5. Merintis Bisnis Berarti Membayar untuk Semuanya

Memutuskan untuk merintis bisnis bersama sahabat membutuhkan pertimbangan yang matang. Ketika berbisnis, maka secara profesional akan ada porsi untuk membayar semua jerih payah yang sudah kita maupun anggota tim lainnya.

Kita tidak bisa mengabaikan remuneras yang harus kita atau sahabat kita terima di awal bisnis. Walaupun bisnis yang kita jalankan baru saja dirintis, tetap harus ada porsi yang seimbang untuk menghargari dedikasi yang sudah diberikan terhadap bisnis tersebut. Tidak perlu nominal remunerasi yang besar untuk menghargai kinerja kita maupun sahabat kita, sebab pendapatan tersebut pasti akan meningkat seiring dengan perkembangan bisnis.

Usai menyimak dan memahami 5 hal tersebut niscaya kita akan semakin bijak dan profesional saat merencanakan bisnis bersama sahabat kita. Tentu sangat menyenangkan bila bisa menjalin hubungan persahabatan sambil merintis bisnis bersama sahabat yang kita cintai.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Namun berbisnis dengan sahabat juga ada sisi buruknya. Ketika terjadi konflik yang tak tertangani, persahabatan juga bisa hancur. Dan sangat sulit untuk menjaga semuanya profesional.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud