Nabil Ice Cream ~ Sukses Bisnis Kuliner Berkah Getol Bereksperimen Varian Rasa

Nabil Ice Cream

Sepertinya tagline, produk yang sukses tidak lahir dalam sekejap adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan. Hal inilah yang juga berlaku pada Nabil Ice Cream, sebuah produk kuliner yang sukses dari serangkaian uji coba dan eksperimen.

Pemiliknya sendiri, Sulwan Noor mengalami banyak kejatuhan usaha sebelum akhirnya sukses dengan Nabil Ice Cream yang dirintisanya dengan penuh perjuangan dan kerja keras. Seperti apakah kisah perjalanan Sulwan untuk menjadikan es krim Nabil menjadi sukses? Berikut ulasannya.

Inspirasi Bisnis Nabil Ice Cream

Inspirasi usaha bisnis ice cream didapat Sulwan dari pengamatannya pada potensi pasar es krim handmade yang masih terbuka lebar. Menurutnya lagi, ice cream yang merupakan #bisnis kuliner merupakan peluang bisnis yang modalnya relatif kecil, tahan krisis dan perputaran uangnya cepat.

Dari sini maka keuntungan besar pun akan bisa didapat dengan proses balik modalnya yang relatif singkat. Lebih lanjut Sulwan menambahkan bahwa dirinya membuka usaha Ice Cream Nabil ini karena terinspirasi kisah sukses para pebisnis kuliner yang memulai usahanya dengan modal minim namun punya omzet  hingga ratusan juta atau lebih.

Artikel lain: Radja Cendol, Bisnis Waralaba Minuman Tradisional Indonesia

Usaha yang Tidak Langsung Berhasil

Pada awalnya, Sulwan sendiri tak memiliki keahlian di bidang kuliner. Namun dengan semangat dan inspirasinya, Sulwan menyetakan keseriusan untuk belajar dengan cara ikut kursus es krim di D’raos ice cream Probolinggo, Jawa Timur. Disana pada bulan April 2013, Sulwan belajar mengenai seluk beluk proses produksi ataua pembuatan es krim.

Setelah selesai dengan kursusnya, Sulwan langung mencoba mempraktekkan materi yang didapat. Namun sayang diawal-awal uji cobanya, Sulwan mengalami kegagalan. Es krim produksi perdananya keras sekali seperti es batu. Dari sini, Sulwan terus menguji coba dan bereksperimen dengan es krimnya, salah satunya merubah takaran air yang ada pada tutorial proses produksi.

Eksperimen yang Berbuah Hasil

Pada saat Sulwan melakukan ekperimen ini, hambatan dan permasalahan pun datang mengampiri. Ini dikarenakan order bahan baku es krim ke Probolinggo yang kosong hingga menimbulkan hambatan yang serius.  Dari sini Sulwan tak kehabisan akal, ia kemudian tetap melanjutkan eksperimen es krimnya dengan menggunakan  bahan baku racikan sendiri.

Pada tahap awal ekperimen dengan bahan baku sendiri ini, Sulwan banyak mengalami  kesalahan. Namun setelah eksperimen berjalan beberapa kali, akhirnya Sulwan mendapat testimoni yang baik dengan pernyataan bahwa es krim ciptaanya lebih enak bahkan menurut testimoni konsumennya lebih bagus dari es krim branded dari dalam negeri, bahkan bisa disetarakan dengan es krim import dari Amerika.

Pemasaran dan Kemitraan

Produk es krim dari hasil ekperimen Sulwan ini kemudian diberi anam Nabil Ice Cream. Brand yang kini telah dipasarkan di beberapa daerah ini hadir dalam kemasan mini paper cup dengan harga Rp 2.000, kemasan cup plastik 300 ml seharga Rp10.000, kemasan mika 800 ml dijual dengan harga Rp 23.000,- serta juga melayani pesanan es krim curah dengan harga Rp25.000,-/liter.

Untuk pemasaran luar daerah (di luar Tanjung Redeb, Berau), Sulwan hanya menjual tepung premix (instant) es krim formula rahasia hasil racikannya. Pemasaran tepung premix ini sendiri sudah mencapai daerah Samarinda, Jakarta, dan Medan. Setelah bahan baku dikirim, proses kemitraan ini selanjutnya akan masuk tahap pengiriman tutorial proses produksi es krim via e-mail atau BBM.




Jika mitra masih saja menemui kesulitan, maka pihak pusat akan terus memandunya hingga berhasil. Harga bahan inti es krim Nabil sendiri dipatok dengan harga Rp 200.000,- per kilogram termasuk ongkos kirim via pos kilat khusus, ke seluruh Indonesia, kecuali untuk Papua dan Maluku
tambah Rp50.000,-/ kg.

Baca juga: Pasco ~ Lezatnya Bisnis Waralaba Minuman Coklat Aneka Variasi

Permasalahan Usaha dan Cara Mengatasinya

Permasalahan usaha yang kini dialami Sulwan dalam menjalankan Nabil Ice Cream adalah terkait pemasaran dan faktor cuaca. Pemasaran Nabil Ice Cream yang masih belum bisa menjangkau lebih luas diperparah dengan konsisi cuaca Indonesia yang memiliki 2 musim. Pada saat cuaca panas produksi dan penjualan memang meningkat, namun ketika musim hujan penjualan menurun.

Untuk cara mengatasinya, Sulwan mengaku gencar aktif promosi di grup bisnis facebook dalam dan luar daerah, serta promosi via #website kami www.nabil-icecream.com dan yang terakhir saya mengikuti program coaching class dari para pengusaha yang telah sukses di bisnis kuliner.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud