Menilik Peluang Bisnis Cold Storage Mobile (Lemari Penyimpanan Berpendingin), Bagaimana Prospeknya?

Menilik Peluang Bisnis Cold Storage Mobile (Lemari Penyimpanan Berpendingin), Bagaimana Prospeknya?

Bisnis Cold Storage Mobile
Image dari Tribunenews.com

Setiap ada kesulitan atau masalah di sanalah #peluang bisnis muncul. Inilah hal yang memang selalu menjadi keunggulan dari sebuah bisnis. Hal inilah yang saat ini juga berlaku pada bisnis cold storage mobile atau lemari penyimpanan berpendingin yang mobile. Karena semakin banyaknya produk yang membutuhkan  kesegaran dalam distribusi maka lemari ini makin banyak dibutuhkan orang atau para pengusaha.

Terutama bila kita menyebut produk perikanan yang merupakan salah satu produk dominan di Indonesia, maka hal ini makin membuat cold storage mobile laris manis. Lalu seperti apakah bisnis cold storage mobile ini sebenarnya? Berikut ulasannya.

Konsep Bisnis Cold Storage Mobile

Konsep cold storage mobile sendiri adalah lemari berpendingin yang bisa dibawa ke mana-mana dengan motor roda tiga atau mobil. Dengan kemudahan dibawa ke mana-mana ini maka cold storage mobile bisa digunakan untuk mendistribusikan beragam jenis makanan agar selalu awet dan terjaga kesegarannya.

Cold storage mobile memang memiliki fungsi utama untuk menyimpan produk perikanan agar lebih tahan lama. Hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas dan menjaga harga jual dari nelayan. Para pelaku bisnis cold storage mobile sendiri telah memproduksi lemarinya dengan berbagai ukuran dan kapasitas. Bentuk cold storage mobile sendiri telah dimodifikasi dengan berbagai bentuk untuk kebutuhan nelayan dan industri.

Artikel lain: Mau Bisnis PPOB (Online Payment) Anda Sukses? Perhatikan dan Terapkan 4 Hal Berikut Ini

Selain karoseri mobil, ada juga pendingin ruangan yang diangkut dengan motor roda tiga dan ukurannya tidak terlalu besar dengan menggunakan tenaga surya. Hal ini tentu akan sangat cocok untuk wilayah yang sulit mendapat akses listrik maupun genset.

Peluang Bisnis Cold Storage Mobile

Peluang dan potensi bisnis lemari penyimpanan berpendingin (cold storage mobile) sendiri sangat baik. Mengapa demikian? Sebab, selain pelakunya yang masih sedikit, cold storage mobile juga akan menarik banyak permintaan dari para pengusaha ikan yang membutuhkan kesegaran untuk ikan-ikannya. Produk olahan ikan sendiri saat ini juga semakin banyak dan makin membesar tiap tahunnya.

Indonesia memang dikenal sebagai salah satu negara penghasil ikan terbesar di dunia. Maka dari itu cold storage mobile ini akan semakin menguntungkan terutama bagi para pebisnis yang memiliki produk atau bahan baku yang membutuhkan kesegaran yang terus menerus.

Harga jual motor roda tiga maupun mobil pendingin berkisar antara Rp 60 juta hingga Rp 800 juta per unit. Meski terbilang mahal, tapi pembuatan lemari pendingin ini dipercaya dan diyakini akan mampu membantu UKM dalam menjalankan usaha. Selain membatu UKM dalam menjalankan usaha, dengan adanya cold storage mobile ini pengusaha juga akan mampu disadarkan untuk menghindari penggunaan bahan kimia yang biasanya digunakan sebagai pengawet makanan.

Proses Pembuatan Cold Storage Mobile

Cold storage mobile sendiri terdiri dari tiga bagian yaitu penentuan desain, pembuatan kotak pendingin dan finishing yang terkait penambahan logo usaha. Pembuatan kotak pendingin sendiri membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

Lapisan luar lemari pendingin ini sendiri terbuat dari aluminium anti karat dan bagian dalam terdiri dari fiberglass dan bagian tengah diberikan gabus (styrofoam) yang berfungsi untuk menahan suhu agar tetap stabil. Sedangkan untuk bagian kerangka kotak pendingin dibuat dari besi yang dibentuk sesuai dengan pesanan desain. Lapisan aluminium akan dicat agar terlihat lebih menarik.

Baca juga: Peluang Bisnis Penyewaan Drone Bagi Yang Doyan Selfie

Modifikasi Kendaraan Roda Tiga untuk Cold Storage Mobile

Salah satu pengusaha cold storage mobile adalah Rocky dari Surabaya yang membawahi Kingtama Indonesia. Kingtama Indonesia sendiri fokus menjual dan memproduksi cold storage mobile motor roda tiga. Selain memproduksi sendiri, Kingtama Indonesia juga menerima desain serta modifikasi cold storage mobile sesuai pesanan pelanggan.

Menurut Rocky, ia memilih cold storage mobile motor roda tiga  ketimbang roda dua supaya ia bisa menciptakan lemari penyimpanan dengan kapasitas yang lebih besar. Selain bisa menciptakan penyimpanan dengan kapasitas yang lebih besar, motor roda tiga juga memiliki keistimewaan yaitu bisa dibongkar pasang untuk memudahkan proses modifikasi kendaraan.

Dalam proses modifikasi motor roda tiga untuk cold storage mobile ini Rocky degan 15 karyawannya membutuhkan tempo satu hingga dua minggu. Dengan pengerjaan 50 hingga 100 motor cold storage mobile, Kingtama Indonesia mampu meraih omzet di atas Rp 100 juta per bulan. Pemasaran terbesar Kingtama Indonesia sendiri berasal dari wilayah Indonesia Timur.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan