Menilik Keunikan Fitur Collections Dari Google Plus

Menilik Keunikan Fitur Collections Dari Google Plus

google plus collections

Jejaring sosial milik Google, Google Plus rupanya masih tak mau menyerah untuk bersaing dengan Facebook dan #media sosial lainya. Setelah diketahui sepi dari aktivitas pengguna, Google Plus terus berusaha menyempurnakan fitur dan layanannya agar dapat menarik pengguna untuk berlama-lama aktif menggunakan akun Goole Plusnya.

Google Plus memang bukan tak punya pengguna besar, tercatat sampai saat ini Google Plus telah memiliki 2,2 miliar pengguna. Namun sayangnya hanya 9 persen dari total penggunanya yang aktif mempublikasikan konten publik. Dan sejak awal tahun 2015 ini, tercatat hanya sekitar 0,3 persen pengguna yang mem-posting untuk publik.

Maka dari itu pada tanggal Selasa malam, 5 Mei 2015 kemarin, Google plus meluncurkan fitur Collections untuk bisa meningkatkan keaktifan para penggunanya. Lalu seperti apakah fitur yang terinspirasi dari media sosial #Pinterest ini sebenarnya? Berikut ulasannya.

Artikel lain: Trik Manfaatkan Fitur +Post Ads Google Plus Secara Efektif

Kegunaan Fitur Collections

Dengan fitur Collections, pengguna akan dimudahkan untuk membuat kumpulan posting yang nantinya juga bisa terus diperbarui (diupdate). Tidak hanya membuat kumpulan post, dengan fitur Collections ini pengguna lain juga dapat mengikuti koleksi yang sudah dibuat.

Cara menggunakan fitur ini terbilang sangat mudah yaitu ketika Anda membagikan sebuah post atau membuatnya dari halaman yang sudah disediakan oleh Google Plus maka sebuah opsi penempatan post menarik ke Collections ini akan muncul dan siap digunakan.

Fitur yang di dalamnya bisa berisi konten foto dan video ini juga bisa dibagi (share) untuk orang tertentu, publik atau hanya tertutup bagi si pengguna saja.

Fitur teranyar ini rupanya sangat penting bagi perkembangan #Google Plus. Ini terbukti dari sambutan Kepala Arsitek Google Plus, Yonatan Zunger yang sangat antusias . Fitur yang telah lama digunakan oleh pihak internal Google Plus ini akan memungkinkan para penggunanya untuk mengikuti posting dengan tema tertentu yang dibuat oleh sebuah akun, tutur Zunger.

Akan Terus Dikembangkan

Collections merupakan upaya terbaru dari #Google untuk mengaktifkan layanan jejaring sosial Google Plus. Sampai saat ini aktivitas pengguna di Google Plus memang teridentifikasi lebih banyak terkait pada aktivitas di layanan Google lainnya seperti komentar di YouTube dan posting blog di Blogger yang terkoneksi dengan Google Plus.

Ini artinya, posting yang dibuat bukanlah langsung dilakukan di situs Google Plus itu sendiri. Maka Google Plus sekarang nasibnya hanya seperti tempat penampungan saja dari situs layanan Google lainnya.

Karena hal-hal inilah Google Plus terus melakukan usaha dan upaya. Pada tahun 2012 yang lalu, Google Plus telah meluncurkan fitur Communities, sebuah layanan yang mirip dengan online forum atau message boards. Fitur Communities ini telah melayani para anggotanya untuk membicarakan berbagai hal tertentu sesuai tema dari komunitas.

Kini keseriusan Google Plus untuk menarik netizen semakin nampak saat fitus Collections ini diluncurkan. Peluncuran fitur Collections ini jelas merupakan jurus terbaru Google Plus untuk bisa menjadi salah satu media sosial yang populer.

Baca juga: Memanfaatkan Google Plus (g+) untuk Mendukung Kelancaran Bisnis

Pengguna Bebas Melakukan Pengaturan

Untuk lebih memeriahkan dan menyemarakkan fitur Collections ini, Google sendiri telah menyiapkan halaman khusus, dimana penggunanya bisa membuat koleksi baru yang berisikan post-post menarik. Dari halaman tersebutlah pengguna bisa memberikan nama yang sesuai dan relevan serta mencerminkan isi dari koleksi pengguna. Penamaan koleksi ini sendiri dapat diubah nantinya jika dirasakan kurang tepat dan tidak relevan.

Seperti pada postingan Google Plus umumnya, pada halaman fitur Collections ini pengguna juga diberikan keleluasaan untuk mengatur privasi koleksi dengan menjadikanya terlihat hanya oleh Circle atau oleh publik. Namun, sayangnya setelah dipublikasikan pilihan pengaturan ini tidak bisa lagi diubah di kemudian hari.

Saat ini fitur Collections masih hanya bisa diakses dari peramban web desktop dan versi terbaru aplikasi dari #Android yaitu Lollipop. Sedagkan untuk platform iOS, penggunanya masih belum dapat mengakses fitur baru ini karena Google sedang mematangkan persiapannya hingga benar-benar sempurna sebelum diboyong ke App Store. Google sendiri berjanji akan sesegera mungkin untuk meluncurkan fitur Collection ini untuk platform iOS.

3 KOMENTAR

  1. Info yg sangat bagus! Izin copy link ke laman g+ saya ya… :)

  2. Widodo Groho Triatmojo

    Semakin menarik saja neh fitur google+ dan semakin memanjakan penggunanya

  3. afrid fransisco

    mirip kayak layanan community ya mas. tapi yg ini versi 1 orang yg membuatnya ;-)

Tinggalkan Balasan