Mengintip Perilaku Penggunaan Gadget Online di Indonesia

Mengintip Perilaku Penggunaan Gadget Online di Indonesia

Perilaku-Penggunaan-Gadget-Online-di-Indonesia

Awal tahun 2000-an bisa dibilang merupakan awal perkembangan perangkat mobile modern di Indonesia. Namun belum sampai 2 dasawarsa peningkatan dari sisi kualitas maupun kuantitas penggunaan perangkat mobile sungguh luar biasa. Jika dulu hanya segelintir orang yang terlihat mempunyai ponsel, kini mulai dari kalangan atas hingga pedagang kecil sudah fasih dengan alat telekomunikasi yang satu ini.

Lalu kini di tahun 2014 dimana tren gadget online kian menguat, bagaimanakah perilaku penggunanya dalam memanfaatkan perangkat mobile? Serta jika dihubungkan dengan mulai tumbuhnya ekonomi digital di Indonesia, bagaimanakah efek penggunaan gadget online tersebut?

Nah, berikut ini kami ingin mengulas sedikit tentang perilaku penggunaan gadget online di Indonesia.

Gadget Online – Antara Keinginan, Kebutuhan dan Kewajiban

Jika dikelompokkan kembali, ada tiga alasan utama kian berkembangnya penggunaan gadget online yakni keinginan, kebutuhan, dan kewajiban. Ketiganya terdapat pada masyarakat Indonesia secara umum dan dalam berbagai strata ekonomi baik ekonomi bawah, menengah maupun tinggi. Yang menarik adalah tingkat ekonomi seseorang juga memberi pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku penggunaan perangkat mobile nya.

Menurut sebuah data penelitian tentang perilaku pengguna perangkat online di Indonesia, menyebutkan bahwa kalangan ekonomi menengah lah yang menjadi suksesor utama menjamurnya penggunaan gadget online. Sebanyak 60 persen dari total konsumsi perangkat online datang dari kalangan menengah. Jika dibandingkan dengan kalangan ekonomi bawah dan atas, kalangan menengah lebih dapat merepresentasikan 3 alasan utama yakni keinginan, kebutuhan dan kewajiban tersebut. Bagaimana penjelasan rincinya?

Artikel lain: Mengapa Smartphone Untuk Bisnis Sangat Dibutuhkan Saat ini?

1. Keinginan Akan Gadget

Membahas tentang keinginan tentu sudah sangat jelas bahwa hal ini merupakan sesuatu yang sebenarnya tidak selalu dibutuhkan. Kalangan menengah yang masuk dalam kategori ini adalah umumnya anak muda. Alasan gengsi atau ikut ikutan menjadikan mereka membeli gadget online. Dalam hal kefungsian, penggunaan gadget online oleh kelompok ini hanya sebatas “fun” alias kesenangan.

Mengakses #media sosial, aplikasi chating atau browsing ringan merupakan kegiatan terbanyak yang dilakukan oleh kelompok ini dengan gadget yang mereka miliki. Jika dibandingkan dengan alasan kebutuhan dan kewajiban, kelompok ini merupakan konsumen gadget online yang terbesar.

2. Kebutuhan Akan Gadget

Kalangan menengah dalam hal ini adalah masyarakat yang mempunyai kemampuan finansial yang cukup atau bisa dikatakan kebutuhan utamanya sudah dapat dipenuhi.  Dengan begitu dalam pemenuhan kebutuhan lain, kalangan menengah akan mencari layanan yang tidak hanya mengutamakan harga yang terjangkau namun juga membutuhkan sisi kenyamanan. Dengan menggunakan gadget online, kelompok ini merasa lebih nyaman dalam berkomunikasi. Salah satu faktor pendukung meningkatkan kelompok kebutuhan adalah kian mudahnya akses internet di Indonesia.

Kelompok ini secara umum lebih banyak didominasi kaum dewasa utamanya pekerja dengan penghasilan mencukupi. Mengenai kefungsian perangkat, kelompok ini termasuk lebih produktif dibanding dengan kelompok keinginan sehingga penggunaan fungsi perangkat online seperti #smartphone atau tablet pun lebih maksimal.

Selain fungsi “fun”, kelompok kebutuhan juga menggunakan perangkat onlinenya untuk mengirim email, mengecek dokumen saat diperjalanan, kebutuhan mobile banking dan fungsi-fungsi lain yang menunjang pekerjaan. Dan sehubungan dengan ekonomi digital, kelompok kebutuhan umumnya menempatkan diri sebagai konsumen. Mereka menggunakan gadgetnya untuk mencari segala keperluan di Internet hingga membeli secara online.

3. Kewajiban Memiliki Gadget

Dalam peta kuantitas, kelompok ini merupakan yang terkecil dibanding 2 kelompok sebelumnya. Namun sebenarnya kelompok ini mempunyai dampak yang lebih signifikan dalam perkembangan penggunaan gadget online di Indonesia. Siapa kah mereka yang masuk dalam kelompok ini? mereka adalah orang yang berkerja dalam bidang online. Kelompok ini menjadikan gadget online tidak hanya sebagai alat komunikasi namun juga sebagai cangkul dalam ladang bisnis mereka.

Sebagai ilustrasi, jika kelompok “keinginan” mengakses media sosial untuk mendapatkan kesenangan, kelompok kewajiban mengakses media sosial untuk berhubungan dengan pelanggan atau mengecek perkembagan marketing media sosial mereka. Oleh karena itu memilik gadget online merupakan keharusan bagi kelompok tersebut.

Dari sisi fungsi, kelompok ini justru bisa sangat beragam dalam menggunakan perangkatnya tergantung profesi atau tipe usaha online yang sedang digeluti. Sehubungan dengan ekonomi digital, kelompok ini umumnya berperan sebagai penyedia atau penjual. Meskipun jumlahnya terkecil, kelompok kewajiban mempunyai peranan penting kian berkembangnya penggunaan gadget online dari waktu ke waktu.

Baca juga: Jangan Berlebihan Menggunakan Smartphone

Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi yang bermanfaat untuk rekan-rekan semua. So, dari penjelasan di atas rekan-rekan masuk pada kelompok yang mana kah?

1 KOMENTAR

  1. Yups betul sekali. Saat melihat smartphone saya ingin memilikinya , kemudian saya juga membutuhkannya, dan saya juga dituntut untuk memilikinya.

    dan yang terakhir ” GENGSI”

Tinggalkan Balasan