Mengenal Manusia Generasi Y dan Cara Memaksimalkan Potensinya

Manusia-Generasi-Y

Manusia adalah makhluk yang unik. Beragam karakter manusia bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari kita. Manusia generasi Y adalah salah satu jenis manusia yang telah menampakkan dirinya di abad ke 21 ini.

Manusia generasi Y, siapa itu? Manusia generasi Y adalah manusia yang lahir antara tahun 1980 – 1990-an. Banyak pemimpin perusahaan yang kini mulai kebinggungan menghadapi mereka. Sebagai pemimpin perusahaan dan Anda yang berada pada posisi HR (Human Resources) yang hidup dan beraktivitas pada era millenium kedua kini memang dituntut faham betul bagaimana karakter manusia generasi Y ini.

Manusia generasi Y yang ada sekarang mungkin saja memiliki latar belakang kehidupan yang bisa saja berbeda 180 dejarat dengan anda yang lahir sebelum tahun 1980. Lalu seperti apakah karakter manusia generasi Y ini dan bagaimana cara memaksimalkan potensinya? Berikut penjelasannya.

1. Manja dan Suka Dengan Kenyamanan

Beberapa latar belakang yang umumnya ada pada manusia generasi Y adalah mereka hidup dengan pola pengasuhan yang amat intens dan nyaman. Dengan jumlah anak yang sedikit, wajar saja bila orang tua generasi Y ini memberikan perhatian yang lebih pada anak – anaknya.



Perhatian yang lebih ini tentu saja akan menjadikan anak lebih manja dan lebih suka dengan kenyamanan. Banyak kasus yang terjadi bahwa mereka manusia generasi Y ini tak suka dengan banyak aturan dan tantangan yang terlalu berat. Apalagi kehidupan mereka yang kini didukung dengan beragam layanan komunikasi dan teknologi.

Perkembangan teknologi dan komunikasi ini membuat kehidupan menjadi serba instan dan segala pekerjaan menjadi semakin dimudahkan. Efeknya jelas manusia generasi Y semakin hidup dalam kemanjaan keluarga dan teknologi.

Artikel lain: Ini 7 Tanda Karyawan Teladan, Pebisnis Wajib Baca!

2. Mereka Penuh Kreativitas

Meski banyak pandangan yang miring tentang manusia generasi Y, sebenarnya ada banyak potensi yang bisa kita lihat dari mereka. Salah satu potensi yang kini menjadi andalan bagi beberapa perusahaan dari manusia generasi Y adalah kreativitas. Kreativitas pada manusia generasi Y bisa menghasilkan sesuatu yang menguntungkan jika bisa dimaksimalkan.

Mereka bisa menciptakan hal – hal yang tak terduga yang tak terpikirkan sebelumnya. Dengan kreativitas yang dimilikinya, manusia generasi Y telah mampu membuktikan bagaimana sebuah bisnis dan perusahaan bisa berkembang dengan pesat.

3. Mereka Berpikir Kritis

Beberapa penelitian dan riset menyatakan bahwa sebuah kepemimpinan menjadi hal yang krusial bagi seorang manusia generasi Y. Mereka manusia generasi Y memang sering kali melancarkan kritik dan protes apabila ada kebijakan dari perusahaan yang menurutnya tidak sehat. Sasarannya jelas tidak lain tidak bukan adalah pemimpin dan jajaran manajemen dalam perusahaan.

4. Tempatkan Pekerjaan Sesuai Dengan Passion

Setelah Anda paham betul dengan karakter manusia generasi Y ini, Anda harus mampu memanfaatkan potensinya dengan maksimal. Kebanyakan mereka manusia generasi Y mencari kerja adalah karena passion dan rasa nyaman dalam perusahaan. Nah, dari sini Anda bisa mulai dengan menanyakan apa passion dan hobi mereka. Setelah Anda mengetahui passion mereka, Anda akan lebih mudah untuk menempatkan posisi dan pekerjaan mereka.

Jangan paksa mereka bekerja diposisi yang salah atau tak sesuai dengan passionnya. Ini sama saja anda menabur garam pada air teh anda sendiri. Maka posisikan mereka sesuai dengan passionnya dan berikan keleluasaan saat mereka bekerja. Pancing ide – ide dari mereka saat rapat dan jangan kekang pendapat mereka, maka anda akan segera mendapatkan hasil maksimal dari potensi kreativitas mereka.

Baca juga: Jangan Biarkan Orang ‘Mencuri’ Mimpi Anda, To Be or Not To Be!

5. Hadapi Dengan Lebih Fleksibel

Untuk menghadapi manusia generasi Y anda lebih flexibel dan bersahabat. Jangan menghadapi mereka dengan kepemimpinan yang konvensional dan kolot, namun hadapi mereka dengan tenang dan hangat. Jika anda menghadapi mereka dengan cara marah-marah, maka hal ini akan menjadi hal yang sia-sia. Anda sendiri capek karena marah-marah dan anda tidak akan mendapatkan hasil apapun dari kemarahan anda.

Ingat, perusahaan anda adalah andalan mereka untuk mencapai kesuksesan dimasa depan. Maka anda sebagai pemimpin seharusnya bisa memahami hal ini. Jika anda bisa memimpin mereka dengan baik, maka mereka akan giat bekerja dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk perusahaan anda.





1 comment on this postSubmit yours
  1. Tulisan anda subjektif sekali. jelas anda adalah seorang dari generasi X atau baby boomers, yang menemukan kesulitan menghadapi “junior” anda karena pola pikir berbeda. tapi anda tetap membutuhkan mereka sebagai pegawai anda kan?

    Please be open minded.

    sebentar lagi yang akan anda hadapi dalam dunia kerja adalah generasi Z. menghadapi generasi Y saja sudah bikin anda kesal, gimana nanti menghadapi generasi Y yang mindsetnya lebih suka yang instan2 dan notabene (seperti pendapat anda mengenai generasi Y) lebih manja?

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud