Meneropong Warung Mbah Google, Kantin Menarik di Kantor Google Indonesia

Image dari Tempo.co

Image dari Tempo.co

Bicara tentang Google memang selalu menarik. Apalagi jika menilik budaya kerjanya. Tal ayal bila kemudian banyak orang mendambakan untuk bekerja di perusahaan raksasa digital tersebut. Memang bekerja di Google sangat menyenangkan, bagaimana tidak beragam fasilitas  didalam dan diluar kantor yang sangat memanjakan bisa dinikmati oleh seluruh karyawan #Google.

Pihak Google sendiri memang sengaja menyediakan fasilitas ini untuk para karyawannya agar mereka mampu bekerja maksimal dan efektif. Salah satu fasilitas yang ada di Google yang memanjakan itu adalah layanan makan dan minum gratis sepuasnya di sebuah kantin Google.

Disemua kantor Google termasuk di kantor perwakilan Google yang ada dibeberapa negera memang semua mengusung tema yang sama termasuk dalam penyediaan kantin gratis. Jika di kantor Google Singapura ada Goopitiam, maka di kantor Google Indonesia yang berada di bilangan kawasan Senayan Jakarta, tepatnya di gedung Sentral Senayan II, lantai 28, ada juga kantin gratis yang dinamakan Warung Mbah Google. Lalu seperti apakah sisi menarik dari warung mbah Google ini? Berikut ulasannya.

Nama Warung Mbah Google

Nama Warung Mbah Google sendiri memang sangat menarik perhatian. Nama ini ternyata sengaja dipilih karena mencerminkan kebiasaan netizen atau pengguna Google Indonesia. Seperti kita tahu bahwa masyarakat Indonesia memang telah familiar dengan kata “mbah Google” saat menjawab pertanyaan untuk sebuah informasi yang merujuk pada pencarian di searh engine.

Nah dari sinilah kemudian lahir nama “Warung Mbah Google” untuk kantin di Google Indonesia, seperti layaknya “Goopitiam” di Google Singapura yang mengacu pada warung kopi khas negara tersebut.




Artikel lain: Asyik! Tahun Depan Balon Google Loon Mulai Sambangi Indonesia

Bukan Sekedar Warung Biasa

Meski memiliki embel-embel nama Warung, namun jika Anda masuk dan melihatnya secara lebih dekat, maka tampaklah bahwa “Warung Mbah Google” ini jauh dari kesan yang dibayangkan dari nama “Warung” itu sendiri. Hal ini terbukti dengan hadirnya beberapa alat dapur canggih seperti coffee maker dan microwave serta beberapa peralatan makan berupa piring, pisau, garpu, dan sendok.

Seperti umumnya kantor Google yang ada, maka di Warung Mbah Google sendiri Anda juga akan mendapatkan wajah atau tampilan yang ceria dan segar. Dengan ubin atau bata tembok yang beraneka bentuk dan beraneka warna cerah serta dilengkapi pula dengan furniture modern, kita bisa melihat sebuah tempat makan atau kantin yang modern dan menyenangkan. Ditambah lagi dengan view pemandangan kota Jakarta di balik kaca-kaca jendela berukuran besar maka bisa dipastikan siapapun yang berada disana akan betah dan merasa nyaman.

Bagaimana Dengan Menu Makanannya?

Meski namanya Warung, namun jangan tanyakan menu makanan yang ada disini. Makanan di Warung Mbah Google sendiri dibuat oleh koki profesional yang pastinya sudah terjamin kelezatannya. Menu makan yang disiapkan pun selalu diganti setiap harinya agar karyawan tidak bosan.

Beberapa menu seperti sayur bayam bening, bihun goreng, rolade daging, ikan bakar, tumis sayur, dan asinan Jakarta dan masih banyak yang lainnya merupakan contoh dari menu makanan disana. Tak ketinggalan pula disana juga ada jajanan pasar tradisional dengan pelengkap parutan kelapa, berikut irisan berbagai macam buah sebagai pencuci mulut.




Baca juga: Google Membuka Lowongan Posisi Country Director Indonesia, Berminat?

Dalam hal penyajian sendiri, di Warung Mbah Google Anda akan mendapati sajian makanan yang terhampar di sebuah meja besar di bagian tengah. Dan ini yang paling menarik yatu sajian ini bisa dinikmati oleh karyawan yang bekerja disana secara cuma-cuma alias gratis. Bukan hanya makanan, aneka macam minuman dari lemari pendingin yang terletak berdekatan dengan meja juga bisa meraka nikmati tanpa harus membayar uang sepeser pun.

Untuk pengambilan menu, sesuai dengan filosofi Google, hal ini akan dilakukan oleh karyawan sendiri. Di Google budaya self service memang sudah menjadi tradisi. Maka mengambil menu makanan disini memang harus dilakukan sendiri, begitu pula saat mereka harus mengembalikan  piring kotor ke tempat yang sudah disediakan. Karena semua hal dilakukan sendiri, maka jangan heran jika di Warung Mbah Google Anda tidak akan menjumpai satu pun office boy yang membantu Anda.




1 comment on this postSubmit yours
  1. wih keren nama juga nama warung nya mas (Warung Mbah Google)

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud