Mendirikan Startup Teknologi Ala Silicon Valley

startup teknologi

Perkembangan ekosistem #startup teknologi di Indonesia meningkat dengan sangat pesat. Bisa dibilang hampir setiap bulan ada startup lokal yang mendapat pendanaan dari para investor. Bagaimanapun, di saat bersamaan, banyak juga startup teknologi yang gagal di tengah perjalanan mereka karena beberapa alasan seperti tidak memiliki tim yang kuat, tidak mempunyai model bisnis yang jelas, tidak memahami pengguna mereka dan alasan lainnya.

Hal inilah yang menggerakkan seorang pengamat startup bernama Anis Uzzaman untuk menulis sebuah buku tentang dunia startup. Anis adalah seorang CEO dan General Partner dari Fenox Venture Capital yang telah meluncurkan sebuah buka berjudul Startupedia : Panduan Membangun Startup Ala Silicon Valley.




Anis sudah malang melintang di industri startup teknologi di Amerika Serikat. Selain itu Anis adalah orang yang sudah berinvestasi di banyak startup lebih dari 50 startup di seluruh dunia. Anis juga sudah memiliki pengalaman merasakan asam garam dunia startup Silicon Valley, Amerika Serikat.

Dalam buku yang ia luncurkan itu, Anis mencoba berbagi ilmu dan pengalaman yang sudah ia alami selama ia menjadi seorang VC yang tidak hanya bertugas memberikan dana kepada startup teknologi namun mengarahkan mereka untuk membangun startupnya dengan benar. Startupedia adalah buku yang baik buat Anda yang ingin mendirikan startup teknologi. Lalu apa sebenarnya isi dari buku ini? simak baik – baik informasi berikut.

Artikel lain: Sebenarnya Apa Kunci Sukses Dari Silicon Valley?

1. Bangun Tim Solid dan Berkualitas

Startup teknologi yang sukses sudah tentu harus memiliki sebuah tim yang solid dan tentunya berkualitas. Karena tim merupakan inti utama yang dimiliki startup yang baru dibentuk, dan sangat menentukan apakah startup tersebut bisa sukses atau tidak. Jika Tim yang ada pada startup tersebut tidak kompeten sudah tentu startup itu pasti akan stuck atau kemungkinan terburuknya akan tenggelam.




2. Buat Produk yang Memecahkan Masalah

Buatlah sebuah produk yang menarik dan sudah tentu menyelesaikan permasalahan yang ada. Hal tersebut akan menarik banyak konsumen untuk startup teknologi Anda. Dalam bukunya, Anis merekomendasikan sebuah metode untuk membangun sebuah startup, yaitu  dengan menggunakan metode “The Lean Startup” dari Eric Ries yang telah terbukti banyak digunakan oleh startup – startup yang telah besar.

3. Memiliki Paten Itu Penting

Sebagian besar startup #teknologi yang berada di kawasan Asia Tenggara tidak memiliki paten untuk semua produk yang mereka ciptakan. Hal tersebut tentu sangat bertolak belakang dengan iklim startup yang ada di Silicon Valley. Dengan tidak memiliki paten, sudah tentu akan membuat kompetitor dapat menggunakan ide startup mereka dengan gampangnya. Bahkan dapat dijiplak atau ditiru.

Dengan memiliki paten, sebuah startup sudah tentu akan dengan sangat mudah melindungi produk mereka dari para peniru diluar sana yang baru akan terjun. Dengan adanya paten produk yang mereka buat sudah tentu terjamin secara hukum.

Jarangnya startup yang memiliki paten di Asia Tenggara disebabkan oleh birokrasi dalam pembuatan paten yang berbelit belit dan membutuhkan waktu lama. Jadi para startup itu enggan memikirkan pembuatan paten.

4. Sistem Pemasaran yang Tepat

Salah satu kunci keberhasilan sebuah startup teknologi adalah bagaimana mereka memasarkan produk dari startup mereka. Dengan pemasaran yang tepat, sebuah startup sudah tentu akan mendapatkan sebuah umpan balik dari pengguna secara maksimal. Dari umpan balik tersebut startup Anda dapat melakukan inovasi yang lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan para pengguna secara maksimal.

Baca juga: Pelajaran Penting dari Kevin Rose Untuk Founder Startup

5. Mencari Pendanaan

Mencari sebuah pendanaan bagi startup teknologi bukanlah perkara mudah. Pasalnya jika startup anda tidak memiliki kriteria yang baik darI segi bisnis sudah tentu pendanaan akan sulit didapat. Dalam buku ini pun dipaparkan bagaimana startup Anda memperoleh pendanaan, bagaimana cara mengelola dana tersebut hingga pendanaan yang diperoleh itu menghasilkan suatu novasi yang dapat diharapkan untuk startup Anda terus melangkah maju.

Pendanaan yang didapat bukan hanya sebagai dana operasional, namun dapat digunakan sebagai dana startup anda berekspansi untuk mengembangkan startup Anda. Jadi jangan sampai salah dalam menggunaan pendanaan.

Startup di Silicon Valley memiliki kebiasaan dimana mereka akan merencanakan langkah – langkah dengan baik startup mereka mulai dari awal berjalan sampai dengan mereka mendapatkan tujuan mereka.  Hal ini sangat bertolak belakang dengan kondisi startup di tanah air.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud