Mencermati 5 Kata Yang Kerap Salah Tulis Dalam Konten Blog

konten blog

Dalam sebuah konten blog pasti terdiri dari beberapa kalimat yang tersusun dari beberapa kata. Kata adalah rangkaian huruf yang memiliki makna dan arti tertentu pada bahasa sebuah wilayah atau negara tertentu. Sebuah kata yang selalu berkembang sesuai zaman dan karena masuknya kata serapan bahasa lain memang akan menyulitkan bagi beberapa penulis dan blogger dalam menyesuaikan tulisannya dalam kriteria Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Akibatnya jika ada kekeliruan penulisan dan terbaca oleh pembaca yang mengerti penulisan, akan menjadikan blog tersebut menurun kredibitasnya.

Sebuah blog yang memiliki konten blog atau artikel dengan tata bahasa yang sesuai dengan EYD memang akan semakin menambah kredibilitas blog tersebut. Namun sayang tak semua blog dengan penulisnya yang ada bisa membuat kata yang benar-benar sesuai dengan tata bahasa yang baik dan benar. Ada banyak penyebab yang bisa menjadikannya demikian, salah satunya adalah karena ketidaktahuan atau pengetahuan blogger terhadap hal ini.

Penggunaan bahasa yang baku dan sesuai EYD ini tak bisa dianggap enteng oleh para blogger, sebab dengan konten blog yang baik akan membuat enak dibaca dan akhirnya mendapat banyak kunjungan. Lalu kata seperti apakah penulisan yang seringkali mengalami kekeliruan dalam konten blog? Berikut beberapa diantara penulisan kata tersebut.

Artikel lain: Blogging Tanpa “Nyawa” ~ Kesalahan Dlm Pemasaran Online

1. Analisa yang Seharusnya Analisis

Kata pertama yang sering salah ditulis blogger adalah kata analisa yang seharusnya adalah analisis. Analisis sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Inggris yaitu analysis. Saat diserap kedalam bahasa Indonesia, akhiran -ysis berubah menjadi -isis. Maka jadilah sebuah kata analisis, bukan kata analisa.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri analisis berarti penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkara, dan sebagainya).




Dalam arti lain analisis memiliki makna penjabaran sesudah dikaji dengan sebaik-baiknya atau pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan akan kebenarannya. Analisis juga bisa berarti penguraian suatu pokok atas berbagai bagian dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman dalam arti keseluruhan.

2. Sekedar yang Seharusnya Sekadar

Kata kedua yang juga sering ditulis salah adalah kata sekedar yang seharusnya adalah sekadar. Kata sekedar salah dan tidak sesuai EYD karena kata dasar kedar tidak ada tidak terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dan kata dasar yang benar ialah kata dasar kadar. Sehingga kata sekadar yang berasal dari kata dasar kadar yang mendapat imbuhan se- merupakan kata yang tepat dan sesuai dengan EYD. Sekadar sendiri menurut KBBI memiliki arti sesuai, seimbang dan sepadan dengan keadaan (kemungkinan, keperluan dan sebagainya).

3. Silahkan yang Seharusnya Silakan

Kata silahkan merupakan kata berikutnya yang acapkali ditulis salah oleh para blogger. Kata ini harusnya ditulis dengan kata silakan. Mengapa kata silahkan bisa salah? Ini disebabkan kata silahkan yang berasal dari kata dasar silah tidak ada dalam KBBI. Sedangkan kata silakan tanpa huruf “h” berasal dari kata dasar sila yang terdapat dalam KBBI dan memiliki makna sudilah kiranya (kata perintah yangg halus).

4. Praktek yang Seharusnya Praktik

Kata berikutnya yang seringkali ditulis salah oleh blogger adalah kata praktek. Kata baku yang seharusnya ditulis adalah praktik. Kata praktik sendiri berasal dari serapan bahasa Inggris yaitu practice yang memiliki arti dalam KBBI yaitu pelaksanaan secara nyata dari apa yang disebut teori.

Baca juga: Tips Cara Menulis Artikel Yang Baik




5. Merubah yang Seharusnya Mengubah

Kata terakhir yang juga sering ditulis salah oleh para blogger adalah kata merubah yang seharusnya kata yang benar adalah kata mengubah. Kata merubah yang berasal dari kata dasar rubah ini tidak pas karena memiliki definisi seekor hewan atau binatang. Sehingga jika disambungkan dengan kata lain dalam sebuah kalimat akan menjadi rancu dan kacau.

Kata yang benar sendiri adalah kata mengubah karena imbuhan awal meng- pada kata mengubah berarti mempunyai kata dasar ubah yang sangat pas dan cocok untuk menjadikan kalimat menjadi baik dan benar. Menurut KBBI sendiri mengubah memiliki makna menjadikan lain dari semula, menukar bentuk (warna, rupa, dsb) dan juga makna mengatur kembali.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. Saya sering mengalaminya.. Dalam bahasa inggrispun, blog saya juga masih amburadul baik kosatakanya maupun tata bahasanya.

  2. Wah iya tuh, Gue biasanya yang salah itu kata ‘Analisa’

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud