6 Langkah Membuat Website WordPress Self Hosted Dengan Mudah

Membuat website wordpress

WordPress adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk membuat website. Platform ini dapat diandalkan untuk membuat berbagai jenis website dengan tampilan profesional dan menarik.

Dan kabar baiknya adalah, WordPress sangat mudah digunakan oleh semua kalangan, baik itu pemula ataupun mereka yang sudah mahir membuat website.

Selain menawarkan platform yang user friendly, WordPress juga didukung oleh banyak pengembang dari seluruh dunia yang membangun berbagai fitur tambahan pada WordPress, baik itu plugins maupun template-nya.

Bagi teman-teman yang belum tahu, WordPress itu sebenarnya ada dua, yaitu WordPress.org dan WordPress.com, tapi pengembangnya sama yaitu Matt Mullenweg dan koleganya di WordPress.

Nah, yang akan saya bahas pada artikel ini adalah cara membuat website WordPress Self Hosted. Jadi, kita harus punya domain dan hosting sendiri, lalu menginstal script dari WordPress.org ke dalam hosting tersebut.

Untuk membuat website di WordPress Self Hosting, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Beberapa Langkah Membuat Website Berbasis WordPress

Sebenarnya ada banyak tutorial di internet yang membahas tentang cara bikin website sendiri dengan mudah. Dan langkah-langkahnya pun sebenarnya cukup mudah. Sebagai acuan dasar, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Menyiapkan Nama Domain Untuk Website

Jika kita ingin membuat sebuah website / blog yang unik maka kita harus punya nama domain sendiri. Saya sangat menyarankan untuk membeli domain dari registrar yang sudah terkenal, baik itu registrar dari luar negeri maupun dalam negeri.

Sebenarnya ada beberapa penyedia domain gratis di internet, misalnya domain gratis berekstensi co.cc, cz.cc, dan lain-lain. Tapi bila ingin membangun website untuk website bisnis, sebaiknya beli domain TLD saja (top level domain) agar kita punya akses penuh atas domain tersebut, dan tentunya akan terlihat lebih baik.

Lagi pula harga untuk satu domain terbilang cukup murah, sekitar Rp 120.000 – Rp 160.000,- per tahun.

Domain dan hosting harus terhubung agar website kita dapat dibuka. Jika kita membeli domain dan hosting dari layanan yang berbeda maka kita harus menambahkan DNS (Domain Name System) hosting ke domain kita.

Bagi para pemula saya sarankan untuk membeli nama domain dan hosting dari satu provider saja agar tidak perlu setting DNS lagi. Misalnya Anda membeli domain dari Dapurhosting, maka sebaiknya Anda juga beli hostingnya dari mereka.

2. Menyewa Hosting Untuk Website

Ketika kita membuat sebuah blog atau website, kita pasti akan membutuhkan script atau file-file pendukung agar website tersebut terlihat baik di browser internet. Misalnya script WordPress, file gambar, file video, file teks, dan file-file lainnya.

Nah, fungsi dari hosting ini adalah sebagai tempat untuk menyimpan data base file website yang akan kita bangun. Kita harus teliti dalam memilih hosting yang akan digunakan agar website yang dibuat dapat dibuka dengan baik dan proses load-nya cepat.

Setelah kita membeli paket hosting, biasanya penyedia layanan hosting akan mengirimkan beberapa data terkait hosting yang kita beli. Diantaranya adalah data user name dan password cPanel hosting (Control Panel), DNS, dan lainnya.

Simpan data ini dengan baik karena akan dibutuhkan sewaktu-waktu. Jika Anda membeli domain dan hosting di layanan yang berbeda maka Anda wajib menambahkan DNS hosting Anda ke domain yang Anda beli.

Bagi Anda yang berencana membuat website, saya merekomendasikan penyedia hosting murah, misalnya Qwords.com. Selain memiliki produk berkualitas, tim Qwords juga dapat membantu proses instalasi website pertama kali hingga berhasil.

Berikut ini adalah dua jenis hosting yang bisa Anda gunakan, pertimbangkan mana yang dibutuhkan sebelum Anda membeli/ menyewa layanan hosting:

2.1. Shared Hosting

Shared hosting adalah sebuah server yang di dalamnya terdapat beberapa account hosting website dan menggunakan layanan server tersebut secara bersama-sama. Shared hosting biayanya lebih murah, tapi privacy dan performa website di dalam shared hosting cenderung kurang baik, apalagi bila trafik website cukup besar. Namun, jika file data website Anda kecil dan belum banyak trafik, Anda bisa menggunakan shared hosting.

 2.2. Dedicated Hosting

Dedicated Hosting adalah sebuah server yang digunakan oleh satu klien saja. Keuntungan menggunakan dedicated hosting adalah privasi klien terjaga karena tidak digunakan oleh pihak lain. Selain itu, performa website jauh lebih baik dibandingkan dengan shared hosting. Namun biaya untuk dedicated hosting ini lebih mahal dibandingkan shared hosting.

3. Menginstal WordPress di Hosting

Ada dua cara untuk menginstal script WordPress ke hosting Anda, yaitu dengan meng-upload script WordPress secara manual atau bisa juga dengan menggunakan software Softaculous. Untuk proses instalasi yang lebih mudah dan cepat, kita bisa menggunakan Softaculous, software ini biasanya sudah ada di cPanel hosting Anda.

Saat pertamakali menginstal WordPress, theme default dan plugin default akan otomatis terinstal ke WordPress kita. Artinya, kita sudah memiliki sebuah website dan bisa langsung mulai mengisi konten pada website tersebut.

Namun, jika kita membiarkan settingan default dengan theme default maka kemungkinan besar website tersebut tidak terlihat bagus. Kita membutuhkan sedikit ‘sentuhan’ untuk membuatnya lebih menarik, misalnya menginstal theme khusus, menginstal plugins, dan pengaturan lainnya.

4. Menginstal Theme yang Sesuai

Setelah berhasil menginstal WordPress di hosting, Anda bisa melakukan beberapa pengaturan untuk membuat website Anda menjadi lebih baik sesuai peruntukannya. Mengatur theme atau template WordPress sangat besar pengaruhnya pada tampilan layout website Anda secara keseluruhan.

Saat menginstal WordPress, biasanya template default akan ikut ter-instal ke dalam hosting kita. Tampilan template ini standar dan tidak semua orang menyukai tampilan standar theme WordPress. Nah jika Anda ingin memiliki website dengan tampilan yang unik dan menarik, maka Anda perlu menginstal theme tertentu.

Theme WordPress ini tersedia banyak sekali, baik itu yang gratis ataupun yang berbayar. Jika Anda ingin menggunakan theme yang gratis, Anda bisa mencarinya langsung dari halaman dashboard WordPress Anda, yaitu di bagian Appearance > Theme > Add New. Anda bisa mencari theme yang sesuai dengan keinginan Anda.

Theme-WordPress

Jika ternyata theme gratis yang tersedia tidak sesuai dengan harapan, maka Anda bisa menggunakan theme premium yang dijual di beberapa marketplace yang menjual theme WordPress. Beberapa website yang saya rekomendasikan untuk membeli Theme WordPress yaitu:

5. Menginstal Plugins dan Membuat Pengaturan

Untuk membuat WordPress Anda bekerja lebih maksimal, maka diperlukan beberapa pengaturan dan juga menginstal beberapa plugins penting. Beberapa pengaturan sederhana ini bisa memberikan dampak yang besar bagi website Anda, misalnya;

  • Membuat page baru untuk halaman About, Kontak, Privacy Policy, dan lainnya
  • Mengatur widget
  • Mengatur menu dan kategori
  • Menambahkan logo dan banner
  • Dan lain-lain.

Menginstal plugins WordPress adalah hal yang sangat sangat penting untuk meningkatkan kemampuan blog/ website WordPress Anda. Beberapa plugins penting yang harus Anda instal di blog / website WordPress Anda diantaranya;

  • WordPress SEO by Yoast
  • Google XML Sitemaps
  • SEO Friendly Images
  • Wordfence Security
  • Dan lain-lain

6. Mulai Membuat Konten

Setelah selesai melakukan semua pengaturan yang dibutuhkan, sekarang saatnya Anda membangun konten untuk website baru Anda. Sebelum membangun konten, pastikan Anda sudah melakukan riset keywords. Melakukan langkah ini akan sangat membantu kita dalam membangun konten yang banyak dicari oleh para pengguna Google, tentunya keywords yang sesuai dengan ceruk bisnis Anda.

Membangun konten yang berhubungan dengan niche Anda tentunya bukan sesuatu yang sulit karena Anda memang menguasainya. Pastikan konten yang Anda buat di website akan memberikan nilai manfaat kepada audiens.

Hal ini akan sangat membantu membangun brand website bisnis Anda nantinya untuk jangka panjang. Selain itu, membangun konten yang berkualitas secara terus menerus akan meningkatkan authority website Anda untuk ceruk yang Anda bidik, dan ini sangat baik untuk SEO (Search Engine Optimization).

Baca juga: Cara Membuat Artikel yang Menarik

Nah demikianlah penjelasan singkat langkah-langkah membuat website WordPress self hosted dengan mudah. Sejauh ini Saya sudah membangun beberapa jenis website (toko online, blog, portal, dan company profile) dengan menggunakan platform WordPress, dan saya melihat tidak ada cara lain semudah menggunakan WordPress.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Maxmanroe

Seorang blogger, YouTuber, trader, dan pemilik blog Maxmanroe.com. Mulai mengenal bisnis online sejak tahun 2012 dan terus belajar tentang bisnis internet hingga sekarang. Saat ini aktif sebagai trader dan penulis konten di Maxmanroe.com.

80 thoughts on “6 Langkah Membuat Website WordPress Self Hosted Dengan Mudah”

  1. Kalo semisal mas, wordpress itu bisa di alihkan ke ip yang di beli dari semisal upcload, apa kah bisa ? jika bisa apa saja yang harus di perhatikan.

    Reply
  2. Halo pak admin, saya ingin menanyakan tentang perpindahan blogger ke wp. Apakah itu dapat meningkatkan segi seo dari situs saya sebelumnya yang blogger ? terimakasih

    Reply
    • Tergantung pengaturannya juga mas bro. Pindah platform dari blogger ke wordpress ngga berarti SEO nya jadi lebih bagus.

      Yang pasti setelah pindah, kamu harus redirect URL lama yg di blogger ke URL baru. Kalau ini ga dilakukan maka trafik URL lama akan hilang dari Google.

      Reply
  3. Artikelnya singkat dan padat! Informatif banget bro, cocok nih buat yang mau buat blog pemula sendiri dan baru pertama kali. Kalau serius buat web udah bukan jamannya di blogger tapi self hosted wordpress hehe

    Btw, itu ada tulisan “Baca Juga” yang interlinknya ga aktif bro (contoh: “Tips Memilih Hosting Untuk Website Anda”, apa artikelnya belum dibuat? Kalau belum, segera dibuat bro biar makin lengkap :)

    Thank you!

    Reply
  4. memang bener-bener ciamik nih wordpress, saya lebih senang wordpress dibandingkan lainnya, soalnya url nya cantik banget, kayak web-web bikinan sendiri
    makasih tutornya

    Reply
  5. Gan, wordpress self hosting yang saya miliki kok tiba tiba tidak bisa digunakan untuk menambah postingan ini kenapa ya? Sebelumnya pernah juga terjadi saya menguninstall nya kemudian saya install ulang dan bisa digunakan untuk mnambah postingan tp selang beberapa hari kmudian kembali tidak bisa digunakan untuk menambah postingan. Ini kenapa ya gan? Kira kira apa sebabnya dan bagaimana solusinya?

    Reply
    • Bisa karena beberapa penyebab, mas Roby sendiri yang harus cari tahu. Tapi berdasarkan pengalaman saya, hal itu bisa terjadi karena:
      1. Disk space hosting sudah penuh, atau hampir penuh
      2. Koneksi internet jelek
      3. Kualitas hosting kurang bagus

      Reply
  6. Informasi yang sangat bermanfaat. Terima kasih informasinya dan salam kenal dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut),-

    Reply
  7. belajar lagi sampai tuntas..terima kasih buat maxmanroe artikel artikelnya sangat menginspirasi.jempol…

    Reply
  8. pak max, saya mau tanya dong klo seperti web rumah.com itu bikin label harga dsb di bawah judul postingan gimana yah di blogspot dan wordpress? thanks :)

    Reply
  9. Mas mau nanya dong, saya udah punya domain .com veli di wp. Kalo misalnya saya migrasi ke self hosting tapi domainnya tetep. Gimana caranya ya? Bingungnya cuma disitu aja sih wkwkwk

    Reply
  10. salam pak maxmanroe, mau tanya kalau blog download itu bagus di blogger atau wordpress ya? mau pakai wordpress tapi khawatir lonjakan trafik pengunjung akan membebankan resource hosting.

    terimakasih

    Reply
  11. saya baru buat wp selfhosted ikut tutorial ini hehe dibuat keder juga dgn tools WP masih awam banget, thanks tutornya

    Reply
  12. salam pak Marikxon
    Saya baru belajar WordPress, kendalanya adalah saat masuk di address bar. muncul seperti ini. saya contohkan sperti ini:

    maxmanroe.com/cara-membuat-website-blog-wordpress-self-hosted-dengan-mudah.html

    kendalanaya:
    maxmanroe.com/wp/cara-membuat-website-blog-wordpress-self-hosted-dengan-mudah.html

    Nah, bagaimana cara menghilangkan “wp” tersebut?
    saya kepinginnya tanpa “wp”.

    Seandainya saya ganti wp tersebut menjadi maxmanroe
    hasilnya seperti ini

    maxmanroe.com/maxmanroe/cara-membuat-website-blog-wordpress-self-hosted-dengan-mudah.html.
    Mohon pencerahnya, karena saya baru belajar wp

    terima kasih

    Reply
  13. Tambah satu lagi Om, yaitu optimize performance blog dengan cara penggunaan semacam optimalisasi database, CloudFlare atau image smushing. Menurut saya tahapan ini juga menjadi tahapan wajib Blog WordPress Self Hosted karena kecepatan dan performance blog menjadi penentu juga untuk kesuksesan blog kita. CMIIW ya Om…

    Reply
  14. Dari dulu saya sering mondar mandir kesini. tapi baru berani koment sekarang hehehe.. sukses ya om.. tutorial adsense nya dilengkapin dong

    Reply
  15. Terimakasih ulasannya sangat bermanfaat.

    Mau tanya, bagusan mana ya mas host di blogger dengan custom domain dari pada self-host dan menggunakan platform wordpress?

    Karena gini, kalau blog saya di blogger saya custom dengan domain, saya gak mikirin kuota sama gangguan host seperti server down atau server time out seperti yang pernah saya alami ketika pake wordpress dan host sendiri.

    Tapi problemnya kalau ganti nama domain atau domain expired agak ribet naik page rank nya. Apa lagi ganti template blog katanya ngaruh, bisa menurunkan page view.

    Mohon pencerahannya
    Terimakasih

    Reply
    • Setau saya sekarang ini udah ga ada page rank pak Indra. Atau mungkin maksudnya ranking di Google?

      Pada prinsipnya, gunakanlah fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Pertanyaan “bagusan mana” ini ga bisa dijawab dengan pasti dan tidak akan sama jawaban masing-masing orang. Tapi kalau bapak tanya pendapat pribadi saya, untuk web utama saya lebih prefer menggunakan WordPress self hosted. Kenapa?

      1. Kita bisa mengatur database website lebih bebas.
      2. Punya banyak plugin untuk optimasi website dan keperluan lainnya
      3. Mudah dioptimasi dan tampilannya cenderung lebih bagus
      4. Dan lain-lain

      Bisa juga baca artikel ini https://www.maxmanroe.com/kelebihan-wordpress-dibanding-platform-lain.html

      Reply
      • mas mau nanya ,sebenarnya yang mesti dilakukan untuk membuat website wordpress dengan hosting yang kita beli apa dulu ? dari awal sampai jadi ,,
        masukdnya pengaturan yang wajib dilakukan di hosting pada cPanel kita ,
        apakah begitu di instal temanya bisa langsung jadi atau kita aktifkan pengaturan yg lainnya {misanya database ,dll } ?

        Reply
        • Yang pertama tentu beli domain dan hosting dulu, lalu instal WordPress dari cPanel, lalu instal theme. Ketika kita install WordPress, folder database akan otomatis muncul di cPanel. Bagi yang masih awam memang agak bingung di awal mas. Agak sulit juga menjelaskan via komentar ini.

          Reply
  16. info bagus mas, saya juga pengen nyoba wordpress self hosting. namun kendalanya duitnya ga ada. huuh sedihhh

    Reply
  17. sebelumnya saya mengucapkan terimakasih sama mas atas postingan blog ini yang cukup membantu saya.

    kebetulan saya ada rencana pengen nyobain wordpress, rasanya pake blogspot itu bose jga cmn kurang tau apa alasan bosen nya, mungkin pengen nyoba hal baru aja mass,

    terus saya ada pertanyaan, bagaimana misalnya cara pindahin postingan blogspot ke wordpress yg org itu, ada tutor nya yg step by step gk, soalnya saya mau belajar, btw makasih atas share nya, dan salam kenal buat yg udah komentar.

    Reply
  18. Terimakasih ya, tutorialnya sampai saya print. saya memang nol besar masalah website dan internet. sejauh ini tutorial ini paling jelas.

    Reply
  19. kalau instal wordpress dengan cara offline gimana mas? saya belum bisa dengan cara offline. mohon bantuannya

    Reply
  20. Waah saya menjadi lebih termotivasi membuat blog wordpress dan maxmanroe.com menjelaskan dengan sangat lengkap cara membuat blog di wordpress. Makasih maxmanroe.com

    Reply
  21. saya ingin sekali memiliki sebuah situs website pribadi dengan menggunakan wordpress self hosted. namun saya masih perlu banyak belajar untuk bisa mengelola nya dengan baik tentunya. :D

    Reply
  22. Saya mau tanya kan saya sudah punya situs website.Untuk agar website saya terhubung ke wordpress dan blog saya gimana ya?

    Reply
  23. mau minta rekomendasi dong, saya ingin tetap memakai hosting wordpress melalui perantara.
    karna saya tidak mempunyai kartu kredit atau paypal untuk membeli (membayar) secara langsung,

    Reply
  24. assalamualaikum

    Artikel dan ulasannya sangat menarik,boleh di praktekan tuch hasil resep dari team maxmanroe.com,dengan berbekal dari beberapa artikel maxmanroe.com saya akan mencoba membangun website sendiri,bismillah…trims

    wasaallam wr wb

    Reply
  25. Terima kasih untuk artikel yang sangat bermanfaat, saya sangat tertarik sekali dengan website yang tentunya menggunakan WordPress.
    Tapi tetap saja saya harus masih banyak belajar mengenai wordpress terutama plugin yang tepat untuk di gunakan didalam sebuah website.
    Mudah mudahan dengan website maxmanroe ini saya akan mendapatkan jawabannya.
    Terima kasih, semoga web nya semakin ramai dikunjungi

    Reply
  26. info yg bermanfaat ..jika sudah paham bisa menghasilkan uang dengan membuat jasa website ya di kota kita tinggal, kan lumayan tu nambah nambah penghasilan

    Reply
  27. Salam Pak Marikxon,

    Saya numpang share ya pak, mohon di review dan masukannya. Bagi teman-teman yang sedang mencari ebook tutorial WordPress, lengkap dengan video dan gambar, silakan download ebook gratis kami di
    https://www.niagahoster.co.id/ebook/tutorial-wordpress-untuk-pemula-part2
    https://www.niagahoster.co.id/ebook/tutorial-wordpress-untuk-pemula-part1
    Silakan jika ebook kami juga ingin di share kembali di blog maxmanroe.com, semoga bermanfaat kepada para pembaca.

    Reply
  28. Halo mas salam kenal ya, saya mau nanyain nih kalo Dr wp gratisan mau pindah ke wp.org itu caranya bgm ya? Trus kalo udah , apa msh perlu host kaya bl****st gitu ? Atau pake org udah cukup ? Tq

    Reply
  29. mas mau tanya, seberapa besar sih pengaruh self hosting terhadap blog?, kan seumpama saya punya blog ingin migrasi ke self hosting pengaruh terhadap reputasi webnya gak?terimakasih

    Reply
  30. Sungguh sangat mulia hati yang memunyai web ini karena sudah mau berbagi Tips dan triknya, terima kasih ya..

    Reply
  31. Kalau di wordpress.com dan wordpress.org dari segi fitur sama gak mas marikxon, soalnya saya pemula dan masih jrang berurusan sama hosting?

    Reply
    • WordPress.org punya kelebihan mas, kita bisa edit coding website sesuai keinginan, bisa tambahkan software/ plugins, dan lain-lain

      Reply
  32. maaf ya,lebih enak saya menggunakan blogger,kalo sudah profesional mungkin sya akan menggunakan self hosted wordpress

    Reply
  33. WP Self hosted emang gak ada duanya mas :D engine wordpressnya sedikit saya utak atik biar powerfull :D udh jatuh hati saya sama WP Self hosted

    Reply
  34. Thanks udah berbagi ilmu yang sangat bermanfaat. Salam ngeblog dan sukses selalu buat maxmanroe!

    Reply
  35. gan ane dah punya blog gratisan ubiaod.wordpress.com, bisa kah di upgrade ke self hosted caranya gimana apa beli domain .com dulu apa bagaimana,maklum masih pemula, mohon saranya gan?

    Reply
  36. Gimana blog punya saya kak max? hehe
    Saya gunakan server singapura biar bisa diakses dari dalam dan luar negeri sama baiknya. Oh ya saya mau nanya kak, apa keuntungan dengan kita menyewa nama domain dalam waktu panjang, misalnya > 5 tahun?

    Reply
  37. bagusan mana gan, wordpress org atau com . saya ada niatan mau ada blog di wordpress . kalau untuk migrasi kayaknya belum.

    Reply
  38. Untuk theme saya dulu suka banget sama default WordPress, yang 21 kalau tidak salah, simple dan bersih. Nah, sejak itu, saya coba pake framework. Pilihan saya thesis.

    Alhamdulillah, semenjak pake thesis, banyak plugun yang di buang dan blog jadi cepet banget. Sejak pake thesis, belum pernah pindah ke yang lain.

    Reply
  39. Sejak mengenal WordPress tahun 2011 saya langsung jatuh hati mas sama platform WordPress. Entah kenapa sayapun sampai saat ini belum tahu jawaban pastinya. Pernah juga main di blogspot, tapi setelah beberapa bulan saya tinggalkan dan kembali menggeluti dunia WordPress. Saat itu saya hanya main di WordPress.com. Sekarang tepatnya bulan Oktober 2014 baru migrasi ke Self Hosted.

    Reply
  40. kelihatannya bagus wordpess self hosted, saya jadi penasaran ingin memakainya, kalau boleh tau gan dimana web untuk penyedia membeli domain?

    Reply
  41. sudah instal tp masih bingung mengatur tema agar seo dan responsive ,contoh seperti punya agan ini sangat bagus tampilannya

    Reply
  42. Saya berminat untuk belajar wordpress, cuma saya mau nanya mas apakah tema di blogspot bisa diterapkan di wordpress self hosting ini ?

    Reply
  43. Terima kasih untuk sharenya, saya sudah sering main-main ke sini dan baru kali ini komentar, terima kasih artikelnya sangat inspiratif dan berguna bagi banyak orang. Terima kasih sudah berbagi. Salam dari rwpbsd

    Reply
  44. Terus terang saat ini saya semakin penasaran sekali mau coba ke WP, entah kenapa, saya kalau sudah penasaran, pasti ndak akan hilang tu penyakitnya kalau ndak di coba, namun saya sudah ndak sanggup lagi karena harus mengurus 20 Blog yang baru saja saya custom domain semuanya, saya sudah terlanjur bayar banyak dengan menggunakan hosting gratis dari blogger, seandainya saja rasa penasaran itu datang sebelum saya buat blog yang 20 itu, tentu saat ini saya sudah punya blog WP, Kalau menurut mas gimana ya, apakah saya harus kelola denagn serius blog saya yang sudah di custom domain itu, atau gimana, salam kenal mas

    Reply
    • Itu 20 blog harus dimaintain terus atau bisa ditinggal ya bang Lubis? Soalnya kalau memaintain sendiri 20 blog menurut saya pasti sangat melelahkan. Menurut saya, kalau memang mau serius pada satu blog ya lakukan sekarang. Untuk yg 20 lagi bisa diserahkan pada orang lain untuk dikerjakan, misalnya hire orang lain.

      Reply
  45. Saya sebenernya pengin banget pakai wordpress tapi domain udah kadung dikoneksikan sama blogger,, ngomong2 katanya lebih seo wordpress kah?

    Reply
    • Website WordPress self hosted punya kelebihan tersendiri dibandingkan website yg host nya di blogger. Namun kalau soal SEO menurut saya sama saja, keduanya sama-sama bagus dari sisi SEO. Ini pengalaman saya.

      Reply
  46. kalau mau beli themes premium tanpa pakai paypal/kartu kredit bisa tidak ya? bagaimana caranya?

    Reply
    • Bisa, Paypal balance nya harus diisi dulu, ada banyak yang jual Paypal balance. Misalnya group-group di Facebook Tapi hati-hati ya kalau mau beli Paypal balance, pastikan beli dari penjual yang punya reputasi baik.

      Reply

Leave a Comment