6 Cara Membedakan Antara Orang Kaya dan Orang Sok Kaya

Mebedakan orang kaya dan sok kaya

Apa sih bedanya orang yang kaya beneran dengan orang sok kaya? Sebelum membahasnya, mari kita definisikan dulu apa itu kaya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kaya adalah mempunyai banyak harta (uang dan sebagainya). Namun, tentu saja arti kaya tidak sesederhana itu.

Menurut banyak perencana keuangan seseorang bisa dikatakan kaya bila memenuhi beberapa kriteria berikut ini:

  1. Kita memiliki keuangan tidak hanya untuk bertahan hidup tetapi juga menikmati hidup.
  2. Dapat menggunakan uang untuk nilai-nilai hidup yang dianggap penting.
  3. Dapat mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan soal uang.
  4. Bisa berhenti bekerja dan tetap bisa memiliki gaya hidup yang sama.
  5. Memiliki kebebasan waktu.

Kekayaan materiil memang seringkali “menyilaukan” manusia. Banyak orang beranggapan dengan kekayaan tersebut mereka akan otomatis menjadi terpandang di mata masyarakat. Bahkan ada orang yang melakukan apa saja agar terlihat kaya dan memamerkannya di media sosial.

Apakah salah menjadi orang kaya? Tentu tidak. Namun, tentu saja kekayaan tersebut harus didapatkan dengan cara yang halal ya. Tidak salah juga bila seseorang bekerja keras demi mendapatkan kekayaan materiil.

Namun, sangat disayangkan sekarang ini banyak kita temui orang yang melakukan pencitraan dengan menunjukkan kekayaan semu bahkan lebih ke ajang pamer. Dan yang membuat prihatin adalah, orang-orang yang menampilkan kekayaan fiktif ini semakin hari semakin banyak saja di Instagram.

Coba perhatikan Instagram. Kekayaan yang dipamerkan banyak selebgram itu lebih ke bentuk pencitraan agar terlihat kaya. Dan tentu saja, semua itu adalah sesuatu yang palsu.

Cara Membedakan Orang Kaya dengan Orang Sok Kaya

Sebagai anggota masyarakat, kita harus bijak menyikapi perilaku mereka yang suka pamer di media sosial. Kita bisa membedakan antara orang yang kaya beneran dan yang hanya sok kaya karena ingin melakukan pencitraan saja.

Berikut beberapa cara untuk mengetahui sekaligus membedakan antara orang kaya beneran dengan yang tidak.

1. Orang Kaya Sebenarnya Tidak Suka Pamer di Sosmed

Cara pertama untuk mengetahui dan membedakan antara orang kaya beneran dan orang sok kaya adalah dengan melihat akun media sosialnya. Berbeda dengan orang kaya sejati yang umumnya tidak mau memamerkan kekayaannya di media sosial, orang sok kaya sangat gemar memamerkan benda-benda berharga miliknya atau kebiasaan mahalnya di media sosial.

Memamerkan kekayaan di media sosial ala orang sok kaya ini dilakukan untuk mendapatkan perhatian orang lain dan dia mendapat kesenangan pribadi dengan caranya tersebut. Padahal orang-orang yang kaya sebenarnya tidak pernah melakukan hal ini.

Bagi orang yang beneran kaya, uang, harta benda, dan kekayaan lainnya merupakan urusan pribadi yang tak perlu ditunjuk-tunjukkan pada banyak orang.

Artikel lain: Cara Cepat Kaya Menjadi Jutawan Bahkan Milyarder

2. Orang Kaya Fokus Pada Investasi Bukan Hanya Konsumsi

Semua orang memang memiliki kebutuhan hidup sehari-harinya. Tapi apakah hidup hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja? Tentu saja tidak. Bagi orang kaya sejati, masa depan juga sangat penting untuk dipikirkan.

Itulah sebabnya mengapa orang-orang kaya lebih suka melakukan investasi pada kekayaan yang diperolehnya ketimbang membeli barang-barang mahal yang tidak terlalu dibutuhkan.

Jadi, uang yang didapatkan oleh orang-orang kaya yang sejati akan digunakan untuk keperluan yang lebih bermanfaat daripada untuk hal-hal konsumtif yang cenderung boros dan menghambur-hamburkan uang.

Berbeda dengan orang yang sok kaya. Biasanya orang yang sok kaya GEMAR membeli barang secara kredit meskipun barang tersebut tidak terlalu dibutuhkan. Alih-alih berinvestasi, mereka biasanya justru pusing karena harus membayar cicilan kredit yang terus membengkak.

3. Bagi Orang Kaya Tidak Penting Membicarakan Kekayaannya

Tidak hanya di media sosial, umumnya orang-orang yang sok kaya ini suka sekali membicarakan kekayaan mereka kepada orang-orang yang ada disekitarnya walaupun tidak ada yang menanyakan.

Misalnya; memamerkan mobil sport yang baru dibelinya, membicarakan ponsel barunya, pamer laptop mahalnya, dan lain sebagainya.

Sama seperti memposting harta kekayaannya di media sosial, kegiatan membicarakan kekayaan di dunia nyata ini bagi mereka yang kaya fiktif akan sangat menyenangkan.

Padahal bagi orang yang kaya sejati membicarakan kekayaan adalah sesuatu yang tidak penting dan dianggap sebagai sebuah topik pembicaraan yang tidak menyenangkan.

4. Tidak Terpengaruh Saat Melihat Orang Lain Punya Barang Lebih Bagus

Mereka orang yang sok kaya akan sangat mudah terpancing dan iri ketika ia melihat orang lain memiliki barang yang lebih bagus dari miliknya. Bahkan mereka biasanya akan segera membeli barang yang sama atau bahkan membeli barang yang lebih mahal lagi, tidak perduli bila harus mencicil (KREDIT).

Tapi bagi orang kaya sebenarnya, ia sama sekali tidak akan terpengaruh dan iri ketika ada orang lain membeli barang yang lebih bagus dari miliknya walaupun sebenarnya mereka sangat mampu membelinya.

5. Orang Kaya Tidak Membutuhkan Pengakuan Dari Lingkungan Sekitar

Keinginan untuk dianggap sebagai orang yang memiliki banyak harta, maka orang sok kaya akan membutuhkan pengakuan dari masyarakat. Karena itu biasanya orang sok kaya selalu memamerkan kekayaannya kepada banyak orang agar ia diakui sebagai orang kaya.

Tapi bagi orang yang kaya sejati, ia justru tidak butuh pengakuan dari orang lain. Orang yang kaya sejati akan tampil apa adanya dan cenderung tidak memusingkan apa pendapat orang banyak.

Baca juga: Kenapa Masyarakat Kelas Menengah Sulit Kaya? Ini Penyebabnya

6. Bagi Orang Kaya Menabung adalah Kewajiban

Terakhir, cara untuk mengetahui dan membedakan antara orang kaya yang sebenarnya dan orang sok kaya adalah melihat komitmennya untuk menabung. Orang kaya sejati ini orientasinya adalah masa depan maka selain investasi, menabung merupakan agenda wajib yang harus dipenuhinya.

Berbeda dengan orang yang sok kaya, bagi mereka menabung adalah sesuatu yang tidak perlu. Bahkan beberapa dari mereka tidak pernah berpikir untuk menabung. Alih-alih menabung, orang-orang yang sok kaya ini biasanya lebih suka menghambur-hamburkan uang yang dimilikinya untuk memenuhi hasrat dan keinginannya.

Kesimpulan

Pamer kemewahan sudah menjadi hal yang dianggap wajar di masyarakat Indonesia, khususnya di media sosial. Kebiasaan ini bahkan dipromosikan oleh banyak orang, khususnya para selebgram.

Sebenarnya hal ini bisa menimbulkan masalah besar karena banyak masyarakat terpengaruh sehingga ingin terlihat kaya juga. Alih-alih berusaha menambah kekayaan dengan bekerja keras atau berbisnis, banyak orang yang ingin terlihat kaya dengan cara meminjam atau bahkan mencuri.

Seseorang bisa saja terlihat bergelimang harta meskipun sebenarnya kondisi keuangannya sedang merintih karena punya banyak hutang.

Jadi, Anda ingin kaya atau hanya ingin terlihat kaya?

Asep Irwan

Asep Irwan adalah content writer di Maxmanroe.com. Memiliki minat besar di dunia kepenulisan, blogging, dan media online.

5 pemikiran pada “6 Cara Membedakan Antara Orang Kaya dan Orang Sok Kaya”

  1. Orang kaya yang benar benar kaya tidak perlu membuktikan bahwa mereka kaya. Kalau masih mau membuktikan berarti belum kaya atau hanya pencitraan

    Balas
  2. Kebanyakan orang kaya memang tidak akan pernah memamerkan harta mereka, apalagi sampai pamer di media sosial, yang mereka lakukan adalah menginvestasikan harta mereka, jadi uang yang bekerja untuk kita, bukan kita bekerja untuk uang

    Balas
  3. Ini tidak berlaku buat pengacara kondang kita yang sering masuk itu tuh.. wkwkw

    Balas

Tinggalkan Balasan