Mau Startup Anda Dilirik Investor? Terapkan Tips Pitching Bisnis yang Baik Berikut Ini

Pitching Bisnis

Image dari Caspianmedia.com

Siapa sih yang tak ingin mendapat dana segar dari investor untuk pendanaan bisnis startup. Sepertinya tidak ada seorang pun yang tak tak akan melewatkan kesempatan untuk mendapatkan pendanaan dari investor ini. Namun sayangnya untuk mendapatkan dana dari investor tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan.

Seorang pelaku #startup memang harus berjuang dan bekerja keras untuk bisa mendapatkan pendanaan ini. Meski tidak mudah, tapi Anda masih bisa membuka peluang yang besar untuk mendapatkan dana dengan menerapkan tips dan strategi khusus.

Salah satu bentuk strategi yang bisa dijalankan pelaku usaha startup untuk bisa menarik investor adalah dengan menerapkan pitching. Pitching bisnis sendiri adalah paparan mengenai business plan sebuah startup yang disampaikan secara verbal kepada investor prospektif dalam waktu yang singkat. Agar dilirik investor, dalam pitching ini seorang pelaku startup harus mampu membuatnya menarik dan berkesan. Lalu seperti apakah tips pitching bisnis startup yang mampu membuat investor mendengarkannya? Berikut ulasannya.

1. Gunakan Teknik Storytelling dalam Pitching Bisnis 

Karakteristik pertama pithing dalam startup yang baik adalah storytelling. Storytelling yang merupakan teknik bercerita ini harus Anda sampaikan dengan singkat, padat dan jelas kepada investor. Jadi sampaikan saja hal yang sensitif dari masalah atau latar belakang tersebut kepada investor. Setelah itu berikan jalan keluar atau solusi apa yang kamu berikan melalui startup kamu.

Teknik storytelling ini memang banyak yang mempercayai sebagai sebuah cara yang efektif untuk bisa menarik perhatian investor. Apalagi jika Anda mampu membuat storytelling yang berdasarkan kisah pribadi atau based on true story, maka hal ini akan semakin bagus.




Artikel lain: Mengenal 4 Jenis Istilah Tahapan Pendanaan Startup

2. Pastikan Memiliki Business Plan yang Jelas

Investor tentu saja tak ingin menanamkan modalnya pada sebuah bisnis yang tidak memiliki prospek. Maka dari itu sebelum benar-benar bertemu investor dan menyampaikan presentasi Anda, Anda harus memastikan terlebih dahulu bussiness plan dari usaha Anda dengan jelas.

Tunjukkan bahwa bisnis Anda memang benar-benar mempunyai harapan dan peluang yang baik di masa depan. Dengan adanya rencana bisnis (business plan) yang jelas dan baik dengan prospek yang bagus maka investor pun tak ragu untuk menanamkan danya pada startup Anda.

3. Buatlah Penghitungan yang Tepat

Selain business plan, untuk bisa menarik investor ini Anda juga diharuskan telah memiliki hitung-hitungan #keuangan dengan jelas. Tentukan berapa dana yang benar-benar Anda butuhkan untuk mengembangkan startup ini.

Jelaskan pula pos-pos alokasi keuangan dalam perhitungan tersebut. Jika investor melihat penghitungan kamu sangat baik, tepat dan menguntungkan maka investor pun tak akan ragu nantinya mengeluarkan danan #investasinya untuk Anda.




Satu hal lagi yang harus diingat bahwa dalam kasus ini Anda harus bisa mencari investor yang sesuai. Jika Anda baru saja mulia memasuki early stage funding, carilah investor atau angel investor yang memang sering berinvestasi di early stage.

4. Pastikan Kondisi Kamu Fit

Untuk bisa menyampaikan pitching yang baik kepada calon investor, Anda memang membutuhkan sebuah fisik yang fit dan bugar. Tanpa kondisi fisik yang baik, Anda akan kesulitan untuk membawakan storytelling dan komponen lainnya di atas dengan baik.

Maka dari itu usahakan sehari atau dua hari sebelum hari H menghadap investor Anda harus menjaga kesehatan sebaik mungkin. Karena dengan kondisi tubuh yang sehat Anda akan jauh lebih percaya diri dan lebih tenang saat pitching.

Baca juga: Apa Itu Startup? Bgmn Perkembangan Dunia Bisnis Startup di Indonesia?

5. Berikan Bahasa Tubuh yang Profesional

Terakhir, tips untuk menmbuat investor melirik pitching bisnis Anda adalah dengan memberikan bahasa tubuh yang profesional. Usahakan saat melakukan pitching, Anda membat posisi tubuh yang tegap, kontak mata yang baik, suara dan artikulasi yang jelas. Hal ini akan membuat Anda terkesan profesional dan mumpuni.

Selain membuat pitching lebih profesional, sikap–sikap bahasa tubuh itu akan mencerminkan kepercayaan diri Anda. Maka ketika Anda telah mampu menyajikan pitcing yang profesional dengan rasa penuh percaya diri investor pun cepat atau lambat akan respect dan akhinya mau mengucurkan dananya kepada startup Anda.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Informasi nya sangat bermanfaat untuk para pelaku industri teknologi dan stratup

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud