Lika-Liku Beratnya Pengembangan Aplikasi Facebook yang Belum Banyak Diketahui

Image dari Digitaltrends.com

Image dari Digitaltrends.com

Seperti kita ketahui bersama bahwa Facebook adalah #media sosial yang lahir dari perangkat PC dekstop. Pada perangkat ini Facebook boleh dibilang sudah tidak menemui hambatan dalam pengaplikasiannya. Namun seiring perkembangan perangkat mobile yang semakin menjadi tren, Facebook mau tak mau harus memang harus mengikuti dan beradaptasi. Untuk beralih ke platform mobile dengan membuat aplikasi Facebook, diakui sang founder, Mark Zuckerberg  bukanlah hal yang mudah.

Namun dengan keseriusan dan ketekukannnya, akhirnya tim facebook berhasil dan sukses menjadikan jejaring sosialnya beredar di perangkat mobile. Meskipun sempat gagal terutama setelah penawaran saham perdana, aplikasi Facebook akhirnya telah menjadi sumber pendapatan terbesar bagi perusahaan yang berpusat di Menlo Park, California tersebut.

Lalu seperti apakah kisah dan lika-liku Facebook dalam menapaki kegemilangan membangun aplikasi Facebook dan bersaing di pasar platform mobile ini? Berikut ulasannya.

Masa Pengembangan Aplikasi Facebook

Pada saat pertama kali #Facebook mencoba menerapkan segala fiturnya di perangkat mobile, ternyata banyak masalah yang dialami. Masalah utama dari penerapan tahap awal tersebut adalah situs yang lambat untuk dibuka dan juga opsi berpindah antar-menu serta membuka foto yang sangat lambat.

Pada saat itu Mark Zuckerberg selaku CEO pun sampai meminta semua karyawannya untuk lebih banyak membuka media sosial itu dari perangkat mobile dengan tujuan agar mereka bisa merasakan “penderitaan” yang dialami penggunanya, sekaligus juga untuk mengidentifikasi keluhan mereka.




Kelanjutan proyek penerapan Facebook ke perangkat mobile pun terus dilanjutkan. Hingga kemudian pihak Facebook menemukan solusi atas beratnya dan lambatnya akses facebook tersebut. Solusi itu yakni dengan mengembangkan aplikasi mobile. Aplikasi mobile yang berjalan lebih baik memang telah menjadi kunci sukses keberhasilan Facebook saat beralih ke platform mobile.

Artikel lain: Trik Menggunakan Aplikasi Facebook di iPhone

Namun untuk mencapai kestabilan dalam aplikasi ini Facebook membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Banyak hal dan perencanaan ulang yang harus dilakukan Facebook untuk menjadikanya stabil seperti sekarang.

Pelaksanaan awalnya sendiri adalah dengan membuat kode baru dan pembentukan struktur organisasi yang besar untuk bisa lebih memaksimalkan produk Facebook. Dengan adanya hal ini maka tim produksi bisa membuat aplikasi yang memiliki pengalaman sama, baik di desktop maupun di mobile.

Permasalahan dan Tantangan Baru

Dalam rencana pengembangan produk facebook berbasis mobile ini, Facebook kembali mendapatkan tantangan dan permasalahan yang baru yaitu sulitnya mendapatkan engineer yang memahami permasalahan yang dihadapi Facebook secara menyeluruh. Tools yang dimiliki Facebook saat itu memang tidak didesain untuk menangani produk dengan skala besar. Maka dari itu engineer adalah satu-satunya solusi yang harus segera diatasi kala itu.




Menurut Facebook Engineering Manager, Tom Occhino, menyatakan bahwa hanya untuk membuat animasi saja yang kelihatannya menyenangkan ternyata membutuhkan banyak waktu dan usaha yang gigih yang kadang bisa membuat developer menjadi stres. Maka dari itu jika ingin mempercepat waktu pengerjaan, dibutuhkan sumber daya yang lebih banyak yang artinya adalah biaya yang lebih besar lagi.

Memukan Solusi yang Terbaik

Untuk mengatasi hal tersebut, Facebook kemudian mengakuisisi React, sebuah library JavaScript open source untuk membuat antarmuka. React ini pada pelaksanaannya digunakan bersama dengan React Native, sebuah pengembang web yang bisa membuat #aplikasi mobile native dengannya.

Oleh pihak facebook React ini diibaratkan sebagai bangunan Lego yang merupakan kumpulan bagian yang tak terpisahkan. Dijelaskan oleh Tom Occhino, jika kita ingin mengubah satu komponen, maka Facebook hanya butuh mengganti bagian tersebut, bukan membongkar keseluruhan struktur lalu menyusunnya kembali. Jadi saat terjadi pengerjaan pada struktur yang akan mengambil peran adalah framework dan bukan seorang engineer.

Baca juga: Inilah 6 Fitur dan Layanan ‘Tersembunyi’ Facebook yang Jarang Diketahui Penggunanya

Kendala terakhir sesaat sebelum sukes menjadikan facebook beredar di perangkat mobile adalah iklan. Saat itu facebook memang menghadapi kendala dengan iklan yang dibuat mitra atau rekanannya untuk konsep desktop. Namun untungnya Facebook memiliki React Native. Dengan adanya saftware dari React Native ini maka iklan versi mobile dari Ads Manager bisa berjalan dengan mulus di perangkat #iOS dan Android.

Dengan adanya React kini para engineer pun sudah memiliki dan menggunakan skill #teknologi yang sama untuk membuat web mobile yang diklaim Facebook bisa menghemat waktu dan biaya, sembari menggenjot performa web.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud