Kwikku, Startup Media Sosial Anyar Dengan Fitur Khas Lokal

kwikku

Media sosial lokal saat ini memang mulai bertumbuh. Menilik kesuksesan #Facebook dan Twitter, para pengembang di bidang IT tanah air rupanya ingin mencoba peruntungan di bidang ini. Salah satu media sosial lokal yang muncul tersebut adalah Kwikku.com.

Media sosial yang dibuat oleh dua mahasiswa asal Universitas Islam Negeri Muhammad Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Ifa Alif dan Hamdi Musaad ini sangat variatif dengan berbagai fitur yang ada didalamnya. Lalu seperti apakah media sosial yang muncul dengan beragam fitur khas Indonesia ini? Berikut ulasannya.

Awal Mula Ide dan Proses Penggarapan

Sumber daya di Indonesia cukup memenuhi syarat untuk membuat #media sosial yang besar. Saat melihat kondisi Indonesia yang hanya menjadi salah satu pengguna terbesar jejaring sosial buatan asing maka para founder Kwikku tergerak untuk membuat jejaring sosial. Inilah awal pertama kali ide membuat Kwikku terbentuk.

Di lain hal, saat membuat Kwikku Ifa ingin memberikan inspirasi kepada masyarakat Indonesia untuk mengikuti jejaknya membuat produk serupa. Sebenarnya pada tahun 2009, ide membuat Kwikku mulai nampak saat Hamdi mengupload scan cerita komik ke website micro-blogging miliknya.

Dari sana ternyata banyak pengunjung yang datang dan menyukai konten di website micro-blogging tersebut. Nah, karena hal itulah, Hamdi kemudian termotivasi untuk membuat #website-nya berkonsep jejaring sosial. Setelah melakukan persiapan, pada bulan November 2013 website tersebut akhirnya resmi beralih menjadi jejaring sosial.




Artikel lain: MindTalk.com, Media Sosial Lokal Berbasis Minat

Fitur Kwikku

Seperti layaknya media sosial, pengguna Kwikku bisa melakukan update status. Namun selain update status, pengguna Kwikku juga dapat menggambar, foto, video, catatan, peta, dan menulis artikel. Dengan banyaknya fitur yang ada, Kwikku bisa menjadikan penggunanya lebih produktif dengan fitur yang disediakan.

Di Kwikku, pengguna dinilai berdasarkan Popularitas. Maksudnya apapun yang di upload pengguna akan diapresiasi dengan sebuah penilaian melalui Rate, Token, dan juga Like. Saat pengguna telah mencapai nilai yang tinggi, maka mereka bisa menikmati layanan secara Pro.

Token sendiri adalah sistem mata uang yang diberlakukan di Kwikku untuk digunakan pengguna membeli apapun yang diinginkan di Kwikku, mulai dari Boost Akun, membuat emotikon atau melihat semua profil yang mengunjungi profil si pengguna.

Menggunakan Filosofi Budaya Daerah

Mengenai asal usul Kwikku sendiri, Ifa menyatakan bahwa kata Kwikku berasal dari plesetan bahasa Jawa yaitu kui dan iku yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti “itu tuh”. Lebih lanjut Ifa mengatakan bahwa melalui Kwikku, tim developer ingin memperkenalkan bahwa Kwikku itu tuh Indonesia, negeri yang penuh dengan keberagaman dan segala macam keunikannya.




Dengan ciri khas dan filosofi budaya daerah Indonesia ini konten Kwikku akan selalu dihiasi tema-tema kekayaaan budaya Indonesia seperti berbagai bahasa daerah, emoticon, stiker khas Indonesia, dan sebagainya.

Pendanaan dan Monetisasi

Saat pembuatan media sosial ini, dana yang dipakai berasal dari kas pribadi tim yang berjumlah sekitar 10 orang. Kemudian dana kolektif ini digunakan untuk menyewa server, hosting, dan biaya lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, server Kwikku telah mendapat didanai dan ditanggung oleh KlikIndonesia, yaitu sebuah organisasi non profit untuk mendukung berkembangnya konten lokal.

Terkait monetisasi, Kwikku memperolehnya dari iklan. Walau belum banyak iklan yang terlihat di website dan aplikasinya, Ifa menargetkan Kwikku pada tahun 2015 akan mendapat iklan lebih banyak seiring dengan akan dikenalkannya Kwikku secara lebih luas di seluruh Indonesia. Di website Kwikku sendiri saat ini telah ada lebih dari 30.000 akun terdaftar. Sedangkan #aplikasi Kwikku sudah di unduh sebanyak 400 kali di Google Play.

Baca juga: Kreavi, Media Sosial Untuk Para Pekerja Digital Kreatif Indonesia

Tantangan Membangun Media Sosial Lokal

Kebanyakan media sosial lokal yang muncul akan berhadapan dengan tantangan berupa pembaharuan fitur atau tampilannya. Bahkan beberapa media sosial lokal kemudian mati suri dan akhinya tenggelam karena tidak adanya pembaharuan. Begitu pula bagi Kwikku, pembaharuan dan update memang merupakan sesuatu yang menjadi tantangan untuk selalu diperhatikan.

Untuk menghadapinya tim Kwikku selalu berpedoman pada nasihat Bob Sadino yang menyatakan ‘eksekusi saja, langsung nyemplung, nanti biar terasa nikmat dan susahnya’. Sehingga dalam perjalanannya, Kwikku tidak pernah berhenti untuk terus mencoba dan mengembangkan layanannya.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud