Kesalahan Dasar Di Bawah Ini Tidak Bisa Ditoleransi Oleh Rekruter, Pelamar Kerja Harus Tahu

kesalahan saat melamar kerja

Image dari Willflyforfood.com

Untuk mendapatkan pekerjaan dan menjadi salah satu karyawan pada sebuah perusahaan saat ini bukanlah sesuatu yang mudah. Semakin banyaknya pesaing membuat lowongan kerja pun juga semakin padat dan tentunya semakin sulit. Dengan semakin banyaknya fresh graduate dengan kualitas yang bagus, maka tentu saja rekruter akan semakin meningkatkan variabel mereka dalam merekrut seorang pegawai untuk dipekerjakan dalam perusahaan.

Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat seseorang ditolak ataupun diterima menjadi pegawai dalam sebuah perusahaan. Anda sebaiknya juga mengetahui beberapa kesalahan basik yang tidak bisa ditoleransi lagi oleh seorang rekruter. Dan tentu saja kesalahan tersebut akan membuat lamaran kerja Anda sia-sia saja karena sudah pasti Anda akan ditolak. Perhatikan di bawah ini beberapa kesalahan dasar yang sering terjadi pada pelamar kerja yang tidak bisa ditoleransi oleh rekruter.

1. Tidak Menampilkan Fakta yang Sesungghunya

Banyak pelamar kerja yang sering terjebak pada bagian ini. Kurang menampilkan fakta atau bahkan sama sekali tidak memberikan fakta sesungguhnya pada informasi yang ada di dalam CV adalah kesalahan yang sangat fatal. Memberikan deskripsi yang menarik tentang diri sendiri untuk mendapatkan pekerjaan memang disarankan, tapi jika yang Anda sampaikan adalah kebohongan maka itu sama saja Anda bunuh diri.

Dan biasanya informasi yang sering dilebih-lebihkan adalah perjalanan mulai karir pekerjaan, perusahaan tempat dimana Anda pernah bekerja, posisi yang pernah dicapai dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebaiknya Anda sampaikan informasi yang sebenar-benarnya, rekruter tentu lebih suka pada orang yang jujur dan apa adanya dari pada hanya membesar-besarkan sesuatu yang tidak terbukti.

Artikel lain: 20 Situs Lowongan Kerja Terbaru dan Terpercaya di Indonesia

2. Kurang Professional Pada Penampilan Foto

Ini ternyata juga sangat mempengaruhi tingkat penerimaan oleh rekruter. Anda juga harus memperhatikan foto yang Anda lampirkan pada CV Anda saat memberikan lamaran pekerjaan pada perusahaan. Jangan sampai Anda menampilkan foto bersama orang lain, tampilkan foto Anda sendiri. Pakaian dalam foto Anda juga perlu Anda perhatikan, pakailah pakaian yang rapi dan formal, jangan hanya memakai kaos.

Selain itu, ekspresi Anda juga perlu Anda cermati, berikan senyuman yang batural dan tunjukkan bahwa diri Anda adalah orang yang penuh semangat memalui foto yang Anda tampilkan. Sedikit perubahan pada foto akan sangat berpengaruh pada penilaian seseorang, maka dari itu Anda pun juga harus teliti dalam hal ini.

3. Kesalahan Penulisan Pada CV

Ini sebenarnya sudah keterlaluan, Anda harus melakukan cek berualngkali pada CV Anda agar keselahan elementer ini tidak terjadi pada penulisan CV Anda. Karena jika ini terjadi, maka sudah pasti bisa ditebak, rekruter tentu akan memandang Anda sebagai seorang yang kurang profesional.

Pastikan bahwa kesalahan ini tidak terjadi pada Anda, baik lamaran kerja yang Anda tulis tangan maupun Anda ketik. Kesalahan ketik yang sering terjadi biasanya pada nama perusahaan yang Anda tuju. Dan kesalahan seperti ini sangat fatal sekali. Jika kesalahan ini terjadi pada CV Anda, maka bisa jadi rekruter perusahaan menganggap Anda main-main dengan lamaran pekerjaan Anda.

Tips sederhana untuk hal ini adalah, setiap kali Anda selesai menulis CV ataupun surat lamaran pekerjaan, mintalah orang lain untuk membaca dan mengoreksi kembali. Cara ini sangat efektif dilakukan karena biasanya orang lain lebih fresh sehingga bisa lebih teliti terhadap penulisan.




Baca juga:

4. Kesalahan Kostum Saat Wawancara Kerja

Mungkin Anda sudah mendengar sedikit informasi mengenai perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan adalah memiliki suasana kerja yang santai. Tapi jangan kemudian Anda ketika diwawancara kerja di perusahaan tersebut memakai pakaian yang santai dan seadanya. Tetap gunakan pakaian yang sopan dan resmi, ingat santai bukan berarti “sak karepe dewe”.

Selain itu Anda juga belum resmi bekerja pada perusahaan tersebut. Jadi sebaiknya Anda tetap menunjukkan respek pada perusahaan tersebut dengan memakai pakaian yang sopan dan formal. Karena bagaimanapun juga cara berpakaian Anda bisa menjadi tolok ukur cara pandang seorang rekruter dalam menentukan diterima atau ditolaknya lamaran Anda.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. terimakasih banyak mas sudah berbagi, sudah berbagi pengalaman sehingga bisa buat koreksi untuk saya pribadi

  2. saya tidak boleh melewatkan poin penting tersebut saat melamar kerja. makasih mas infonya.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud