Kent Rusli ~ Rela Banting Stir Demi Capai Sukses Bersama Churreria Cafe

Kent Rusli

Image dari SWA.co.id

Terkadang menuruti kata hati adalah hal yang membuat kita merasa paling nyaman dan percaya diri untuk menyongsong suksesnya. Begitulah yang juga dialami Kent Rusli, seorang anak muda lulusan Fakultas Bisnis Curtin University yang rela banting stir untuk menuruti kata hatinya terjun ke dunia pastery guna mengelola bisnisnya Churreria Cafe. Dengan segenap keyakinannya, Kent Rusli pun akhirnya mampu menjalankan Churreria Cafe ini dengan sukses.

Dengan mengusung konsep tata ruang ala Spanyol dan menyajikan musik – musik bernuasa Eropa sebagai “backsound”nya, Churreria yang sudah berjalan selama tiga tahun kini telah memiliki 6 outlet tersebar di berbagai mall di Jakarta dengan omset mencapai miliaran rupiah per tahunnya. Lalu seperti apakah kisah Kent Rusli menjalankan bisnis Churreria Cafe ini? Berikut ulasannya.

Di Balik Nama ‘Churreria’

Churreria sendiri diambil dari bahasa Spanyol, ‘churro’, yang merujuk pada makanan yang terbuat dari gandum seperti donat. Menu Churro ini memang telah menjadi menu favorit warga di Spanyol terutama untuk sarapan pagi. Tidak hanya di Spanyol , Churro ini juga telah menjadi menu favorit di negara lain seperti Australia dan China. Nah dari sinilah Kent mengambil nama Churreria yang terinspirasi dari menu favorit Churro di Spanyol dan di negara-negara lain.



Menurut Kent bisnisnya yaitu Churreria Cafe memiliki perbedaan dengan cafe-cafe lainnya yaitu service quality yang optimal. Jadi siapapun yang masuk ke Churreria Cafe ini kana mendapatkan pelayanan yang maksimal. Seperti bila pengunjung mendapati menu Churro-nya dingin, maka mereka kita bisa menukar dengan yang hangat.

Artikel lain: Abdul Rahman Tukiman ~ Pemuda Desa Suksesor Bisnis Kuliner Bakso Kota Cak Man

Churreria Cafe ini juga membuat tempatnya sangat nyaman dengan sentuhan desain interior gaya Eropa dimana warnanya sendiri dipadukan antara coklat dengan merah. Ditambah lagi dengan adanya musik – musik Eropa maka Churreria Cafe akan semakin nyaman dan menjadi pembeda yang nyata dengan cafe-cafe lainnya.

Kendala Usaha Churreria Cafe

Dalam menjalankan usaha ini kendala yang sering didapati Kent adalah cara masuk ke mall. Pada awal usahanya meski telah mendapat tempat di Grand Indonesia setelah melewati perjuangan yang berat namun waktu itu ia mendapat tempat di lokasi yang sepi. Hal ini membuatnya cukup memberatkan karena target income usahanya tidak tercapai.

Untuk mengatasi hal ini Kent kemudian melakukan marketing online dengan cara mengoptimalisasi #media sosial (Twitter, dan Fan page Facebook). Dengan cara inilah maka setiap kali dirinya melaunching menu, event atau promo baru maka apa yang infokanya akan langsung dapat tanggapan yang antusias dari publik.

Pemilihan Bisnis dan Awal Mula Usaha

Alasan Kent mengambil bisnis di bidang food and beverages ini adalah agar ia selalu mampu mendatangkan konsumen setiap harinya. Sedangkan alasan Kent menghadirkan menu ‘Churos’ sebagai menu utama adalah karena ia menganggap Churos telah menjadi tren di kalangan anak muda. Meski tidak memiliki background di bidang pastery atau culinary, Kent tidak berputus asa. Ia kemudian mencoba-coba sendiri resep yang tepat untuk menu di cafenya.

Tak jarang saat ia melakukan eksperimen resep ini ia sampai merasa mual-mual. Setelah beberapa kali eksperimen akhirnya lahirlah resep yang tepat. Setelah resep terbaik sudah didapat, Kent pun membuat proposal dan menawarkannya ke beberapa mall. Dengan segala kerumitan yang ada pada akhirnya Grand Indonesia menjadi Mall pertama yang menerima Churreria Cafe. Dari sini proposalnya juga diterima juga oleh Gandaria City, Mall of Indonesia, Summarecon Mall Serpong, Central Park, dan Mall Kelapa Gading.

Baca juga: Sri Astuti ~ Gemar Berinovasi Kuliner, Hingga Sukses Pasarkan Produk Keluar Negeri

Pandangan Kent Rusli di Bidang Food and Beverages

Meski menurut Kent persaingan di bidang food and beverages ini sudah ketat seiring munculnya brand – brand baru, namun Kent tetap bersemangat. Untuk memenangkan persaingan ini Kent melakukan inovasi pada menunya. Selain menjaga inovasi Kent juga menghadirkan kemasan yang menarik. Untuk target konsumen yang disasar adalah anak muda yang suka hangout. Maka dari itu Kent selalu mengusahakan untuk mencari lokasi usaha yang sering dikunjungi anak-anak muda seperti di mall.





Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud