Kampoeng Merdeka, Hasilkan Pundi-Pundi Rupiah Lewat Kritik Sosial Kreatif

Kampoeng-Merdeka

Demonstrasi adalah cara mengungkapkan aspirasi dengan cara turun ke jalan dan dilakukan secara beramai-ramai. Sejak era reformasi, demonstrasi memang mendapatkan tempatnya tersendiri bagi warga untuk mengeluarkan uneg-uneg dan pendapatnya. Sayangnya stigma masyarakat terhadap demonstrasi ini masih saja kurang baik. Demonstrasi yang identik dengan kemacetan, gaduh dan terkadang rusuh inilah yang menyebabkan masyarakat berpandangan demikian.

Namun ditangan Iskandar, mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Makasar ini membuat terobosan baru dengan menciptakan demonstrasi kreatif lewat media kaos. Dibawah bendera Kampoeng Merdeka Clothing, Iskandar kini sukses membuat usaha T-shirt dengan tema kritik sosial itu menjadi pundi-pundi rupiah yang menguntungkan.

Lalu seperti apakah usaha Kampoeng Merdeka Clothing yang dirintis Iskandar ini? Berikut ulasannya.

Artikel lain: C59, Pelopor Clothing Lokal Yang Kini Telah Mendunia

Ide dan Awal Usaha

Ide awal membuat konsep demonstrasi lewat media kaos ini berasal dari keprihatinan Iskandar melihat kegiatan unjuk rasa di jalanan yang selalu membuat kemacetan dan keresahan. Iskandar bisa  melihat dan merasakan dampak unjuk rasa itu karena dia sendiri adalah pelaku demonstrasi kampus selama dua tahun. Dari sana, akhirnya Iskandar mulai bergerak membuat konsep demonstrasi yang nyaman dan tak mengganggu masyarakat dengan media kaos.

Modal untuk memulai usaha clothing ini diperoleh iskandar dari proses penawaran gagasan kepada orang berada dilingkungan saya. Dari sanalah, pria kelahiran Makasaar, 24 Mei 1990 ini mendapatkan pinjaman modal. Dengan mengusung tagline “Demonstrasi Gaya Baru, Iskandar kemudian menjalankan Kampoeng Merdeka dengan membuka toko online www.kampoengmerdeka.com.

Pada awal usahanya ini, Iskandar dapat menghasilkan omzet Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per bulan. Namun sejak Iskandar menggunakan internet marketing, Kampoeng Merdeka berhasil mendapatkan omzet Rp 40 juta – Rp 50 bulan.

Produk Kampoeng Merdeka

Produk fashion Kampoeng Merdeka sendiri kini sudah meluas tidak hanya pada kaos, namun juga meproduksi tas, dan sandal. Produk-produk yang dihasilkan Kampoeng Merdeka ini tergolong unik dan kreatif, karena didesain dengan tulisan atau gambar bertema isu sosial dan politik, seperti #Save KPK, #KPK, #Memiskinkan Negara, dan #Bhineka.

Selain isu sosial dan politik, Kampoeng Merdeka juga menampilkan gambar tokoh-tokoh politik, seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir pada produknya. Untuk produk sandal sendiri terbagi menjadi beberapa tema besar, seperti #Indonesia Raya, #Kritik Sosial, #Sandal, #Favorite, #Patriotisme, #Suara Aspirasi, dan #Tren Isu. Untuk harganya sendiri, produk Kampoeng Merdeka ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 85 ribu hingga Rp 110 ribu untuk kaus, Rp 60 ribu untuk sandal, dan Rp 85 ribu untuk tas.

Pemasaran Kampoeng Merdeka

Untuk memasarkan aneka produk kreasinya itu, pria yang merupakan salah satu wirasusaha muda mandiri ini melakukannya dengan berpromosi lewat media internet, TV lokal dan beberapa majalah. Selain pemasaran lewat beberapa media, Iskandar juga memilki trik khusus agar produknya cepat laku yaitu dengan terus mengikuti perkembangan tren dan issu sosial-politik yang sedang hangat di media.

Saat ada isu sosial dan politik yang sedang marak di media, maka tim Kampoeng Merdeka akan segera mengeksekusi atau menerapkannya pada produk. Dengan begitu, masyarakat kita yang cenderung masih terlalu mudah terbawa berita media, maka akan menjadi tertarik jika melihat produk kita yang ikut meramaikan isu berita tersebut.




Baca juga: Joseph Theodorus Wulianadi, Penggagas Bisnis Joger Toko Souvenir Populer di Bali

Penghargaan dan Harapan

Iskandar selaku founder Kampoeng Merdeka Clothing telah beberapa kali diundang untuk menjadi pembicara tentang marketing online dan kreatif. Dan Kampoeng Merdeka Clothing sendiri telah mendapatkan berbagai prestasi dan penghargaan, seperti Finalis Terbaik MAPAN, Wirausaha Muda Mandiri tingkat Nasional 2012 Reg X.

Saat mendirikan Kampoeng Merdeka ini, Iskandar mempunyai harapan agar image Makassar yang sering diberitakan sebagai tempat tawuran dan kekerasan bisa berubah menjadi tempat yang ramah dan nyaman. Tim Kampoeng Merdeka ini juga ingin mengangkat brand asal Sulawesi ini secara nasional hingga Internasional.

Tujuannya agar negeri ini bisa melihat bahwa di kota Makassar ini memiliki jutaan anak muda yang mampu menghasilkan karya kreatif. Hampir keseluruhan Tim Kampoeng Merdeka ini memang berasal dari tanah Makassar (Sulawesi). Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, tim Kampoeng Merdeka terus mengasah kreativitas mereka agar bisa menghasilkan produk dan layanan yang lebih kreatif dan inovatif.




1 comment on this postSubmit yours
  1. Ada saja yaa idenya ;-)

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud