Jepret Cloud ~ Startup Layanan Photo Managing Inovatif Karya Anak Negeri

Jepret Cloud ~ Startup Layanan Photo Managing Inovatif Karya Anak Negeri

Jepret Cloud

Dalam sebuah permasalahan di situ akan ada sebuah peluang. Inilah pepatah yang kemudian membawa Andri Yadi berhasil mengembangkan usahanya. Berawal dari kesulitan yang ditemuinya saat melakukan dokumentasi acara pernikahannya dari berbagai sudut pandang, Andri Yadi yang juga merupakan pendiri #startup DyCode kemudian menciptakan layanan cetak foto lewat teknologi penyimpanan data digital bernama Jepret Cloud.

Dengan layanan ini,  para tamu undangan bisa mencetak foto di acara pernikahan tanpa harus menunggu dan antre panjang di booth foto. Menariknya lagi layanan cloud+print ini bisa dilakukan dengan sangat mudah karena bisa dijalankan langsung dari smartphone pribadi. Lalu bagaimanakah perkembangan startup inovatif yang satu ini? berikut ulasannya.

Berawal dari Aplikasi Jepret

Layanan Jepret Cloud pada awalnya sebenarnya merupakan sebuah aplikasi bernama Jepret yang dikembangkan Andri pada 2012. Setelah feature phone dilengserkan dominasi smartphone, Jepret mengalami mati suri. Baru pada 19 Desember 2014, Andri dapat membangkitkan kembali Jepret dengan meluncurkan aplikasi “Jepret Story”.

Dalam penggunaannya, Jepret Story bisa digunakan penggunannya untuk saling berbagi foto secara real-time dengan lebih mudah. Sekarang, Jepret pun sudah memiliki tiga cabang layanan berbeda yaitu Jepret Story, Jepret Cloud dan Jepret Allegra dan semuanya telah menjadi anak usaha DyCode.

Artikel lain: Kwikku, Startup Media Sosial Anyar Dengan Fitur Khas Lokal

Cara Menggunakan Layanan Jepret Cloud

Untuk menggunakan layanan Jepret Cloud, Anda sebagai tamu sebuah acara atau event tak perlu menginstal #aplikasi khusus untuk mencetak foto. Cukup dengan mengunggah gambar yang diambil dengan ponsel masing-masing ke media sosial seperti Twitter, Instagram, Google Plus, dan Path, dengan disertai tagar tertentu, maka akan langsung bisa mendapatkan hasil cetak fotonya.

Dari semua foto yang terkumpul dari upload dengan tagar tertentu tadi, layanan Jepret Cloud akan segera mencetak foto Anda secara otomatis oleh sebuah mesin bernama Allegra. Mesin Allegra sendiri merupakan gabungan printer, modem, dan sebuah komputer mini Raspberry Pi yang berisi program untuk mengambil foto dari #media sosial dan mencetaknya. Dengan mesin ini, layanan Jepret cloud akan mampu mencetak foto berukuran 4R dalam waktu delapan detik saja! Cepat dan praktis tentunya.

Menjadi Bisnis yang Menguntungkan

Sejak layanan cloud+print ini populer, Andri semakin yakin dan serius untuk menjadikannya sebagai bisnis. Andri Yadi pun kini menyediakan sewa layanan Jepret Cloud lengkap dengan mesin Allegra, dua orang operator on-site dan kertas foto dalam jumlah tak terbatas untuk individu atau perusahaan yang hendak menggelar acara. Harga layanannya sendiri dipatok mulai Rp 4 juta per tiga jam.

Menariknya, selain mendapatkan hasil cetak foto, penggelar acara juga akan mendapatkan semua file dokumentasi digital dari foto-foto event yang ada pada tagar media sosial lewat platform komputasi awan dari Jepret Cloud.

Dapat Digunakan Sebagai Sarana Promosi

Selain untuk dapat mencetak foto dengan cepat, layanan cloud+print juga diklaim efektif sebagai #media promosi untuk berbagai usaha dan bisnis. Andri percaya, pemasaran dari mulut ke mulut dari jejaring sosial akan efektif untuk membangun rasa ingin tahu dan juga ingin mencoba dari pengguna lainnya.

Dikarenakan untuk bisa mencetak foto, pengguna layanan ini memang diharuskan untuk mengunggahnya ke media sosial dengan sebuah kode hashtag. Maka saat menyewa layanan Jepret Cloud ini pemilik cafe atau restoran bisa membangun antusiasme netizen di media sosial. Dengan menyuruh pemakai layanannya menuliskan hashtag bisnis Anda, maka secara tidak langsung brand bisnis Anda akan banyak dikenal oleh para pengguna berbagai media sosial seperti #Twitter, Instagram, Path atau Google +.

Baca juga: Rupi, Startup Indonesia yang Mewadahi Karya Komikus dan Kartunis Lokal

Sampai sejauh ini, telah ada dua kafe di Bandung yang menyewa layanan Jepret Cloud. Namun mesin Allegra yang masih terbatas karena dibuat handmade ini menjadi kendala bisnis layanan jepret cloud ini.

Nantinya saat mesin Allegra telah bisa dibuat banyak, maka bukan hanya pebisnis dan pengguna yang akan banyak menikmati, namun tak menutup kemungkinan juga nantinya mesin Allegra bisa dijual dan dinikmati oleh lebih banyak orang secara lebih mudah.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan