Jangan Kerja Terus Mas Bro! Cuti Juga Perlu

Jangan Kerja Terus Mas Bro! Cuti Juga Perlu

Image dari Adamsmith.org
Image dari Adamsmith.org

Bekerja keras memang sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun demikian, ada kalanya teman-teman juga memikirkan istirahat untuk mengambil cuti. Tubuh kita juga memerlukan istirahat barang sebentar. Tidak bisa teman-teman memaksakan diri dalam menjalankan pekerjaan. Selain tidak akan bisa maksimal dalam pekerjaan, juga tidak bagus untuk tubuh teman-teman sendiri. Ada konsekuensi-konsekuensi negatif jika Anda memaksakan diri.

Lalu sebenarnya kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk mengambil cuti, itulah yang sering menjadi permasalahan tersendiri. Kadang kita tidak tahu bahwa sudah saatnya mengambil waktu cuti, namun kita tidak menyadarinya. Ada beberapa tanda yang bisa teman-teman jadikan indikator untuk mengambil cuti kerja. Perhatikan beberapa tanda di bawah ini.

1. Mulai Sulit Konsentrasi Pada Pekerjaan

Rutinitas pekerjaan yang begitu membosankan bisa membuat Anda menjadi stres dan tertekan. Keadaan ini memungkinkan menurunkan konsentrasi Anda pada pekerjaan. Jika Anda merasa mulai sulit konsentrasi pada pekerjaan, maka itu merupakan salah satu tanda bahwa Anda memerlukan istirahat dan mengambil cuti.

Kelelahan pada tubuh dan pikiran bisa menurunkan daya fokus dan konsentrasi Anda pada pekerjaan. Sehingga otak juga perlu istirahat dengan refreshing, bisa dengan rekreasi atau kegiatan ringan yang lain.

Artikel lain: Kecerdasan Emosional yang Dibutuhkan Entrepreneur Sebagai Strategi Pemasaran

2. Mudah Lelah Saat Bekerja

Ketika Anda merasa mudah lelah terhadap pekerjaan, maka itu juga termasuk tanda bahwa Anda memerlukan waktu cuti untuk beristirahat. Jika pekerjaan ringan yang biasanya tidak membuat Anda menjadi lelah, namun saat ini jadi terasa lebih berat dan membuat Anda mudah lelah, berarti Anda perlu istirahat. Karena ketika tubuh Anda sudah lelah, maka pekerjaan ringan pun akan cepat membuat Anda lelah.

3. Menghabiskan Waktu Untuk Hal yang Tidak Perlu

Ketika tubuh dan pikiran Anda mulai lelah, maka pikiran tidak bisa dipaksa lagi untuk bekerja. Pikiran Anda akan mengajak Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak perlu. Jika Anda mulai berselancar di internet tanpa ada tujuan yang jelas, artinya Anda sebenarnya sudah lelah.

Jika Anda teruskan, Anda hanya berputar-putar mencari informasi yang tak bermanfaat buat pekerjaan Anda. Karena sebenarnya itu adalah cara pikiran untuk mengelabui Anda sendiri dengan seakan-akan melakukan pekerjaan, namun sebenarnya itu adalah nol.

4. Rasa Benci Pada Pekerjaan Mulai Muncul

Kebencian semakin lama semakin muncul dalam diri Anda terhadap pekerjaan. Anda mulai tidak nyaman dalam bekerja, padahal dalam keadaan normal Anda sangat menyukai rutinitas pekerjaan Anda. Sebenarnya rasa ini muncul karena kelelahan yang menerpa baik tubuh maupun pikiran Anda.

Kebencian tersebut semata-mata karena pemberontakan secara psikis dari diri Anda karena merasa sudah begitu lelah. Rasa benci ini bisa hilang ketika Anda mengistirahatkan diri Anda dan keluar dari rutinitas pekerjaan untuk sementara waktu.

5. Munculnya Masalah Tidur

Sulit tidur merupakan indikator kuat bahwa sebenarnya Anda terlalu lelah dan mulai stres terhadap sesuatu. Jika tidak ada masalah tertentu yang sedang Anda pikirkan, namun Anda mulai sulit tidur, bisa jadi Anda mulai lelah dengan pekerjaan Anda.

Rasa bosan yang bertumpuk-tumpuk karena rutinitas pekerjaan yang itu-itu saja bisa menjadi pemicu keadaan seperti ini. Jadi, ketika keadaan ini mulai terjadi pada Anda, maka yang Anda perlukan adalah istirahat dan keluar dari rutinitas untuk sementara waktu dengan mengambil cuti. Percayalah, istirahat sebentar dari rutinitas yang menjenuhkan bisa mengembalikan keadaan menjadi lebih baik.

Baca juga: Santai Sejenak, Tips Relaksasi Sederhana yang Ampuh Redam Stres

6. Konflik Sering Terjadi Dengan Pasangan

Kejenuhan dalam pekerjaan bisa juga berpengaruh terhadap kondisi di rumah. Atau jika Anda belum berumah tangga, Anda mulai sering berkonflik dengan pasangan. Keadaan ini terjadi karena Anda berada pada titik jenuh yang sangat akut. Sehingga Anda menjadi mudah tersinggung, sangat sensitif dan lain-lain. Keadaan ini memicu Anda menjadi mudah berkonflik dengan pasangan.

Ketegangan menjadi mudah tersulut dengan persoalan yang ringan saja. Jika kondisi ini terjadi pada Anda, maka kiranya Anda perlu mengambil cuti untuk melemaskan pikiran yang tegang. Habiskan waktu Anda bersama pasangan untuk hal-hal ringan yang membahagiakan.

2 KOMENTAR

  1. Akhmad Syahroni

    Bener sekali bang. Sering sekali kita terlalu fokus sama pekerjaan dan lupa istirahat. Targetnya ya cuma satu, penghasilan lebih/ melebihi target. Akhirnya, malah kita menggerus hidup kita! Sayang sekali!

Tinggalkan Balasan