Inilah 7 Jenis Sensor Smartphone Dengan Beragam Fungsi, Sudah Tahu Belum?

sensor smartphone

Image dari Aldebaran.web.id

Sebagai sebuah perangkat teknologi yang canggih, keberadaan ponsel pintar atau smartphone saat ini memang selalu menjadi andalan setiap orang. Bagaimana tidak, kegunaan smartphone yang memudahkan setiap aktivitas manusia ini membuat perangkat ini makin merajalela. Namun sayangnya ada bagian dari kecanggihan yang dimiliki smartphone ini yang belum banyak diketahui orang.

Bagian dari kecanggihan dari ponsel pintar yang jarang diketahui penggunanya ini adalah sensor smartphone. Sensor pada #smartphone sendiri terdiri dari beberapa jenis yang memiliki fungsinya masing-masing. Lalu apa saja sensor yang ada pada smartphone ini? Berikut ulasannya.

1. Sensor Smartphone Akselerometer

Jenis sensor smartphone yang pertama adalah akselerometer. Sensor yang paling umum pada sebuah perangkat ini berfungsi untuk mendeteksi orientasi perangkat. Penggunaan sensor ini terjadi saat Anda mengubah modus layar, dari tegak (portrait) ke mendatar (landscape). Biasanya sensor ini digunakan ketika pengguna sedang memainkan game yang bertipe horisontal seperti balapan atau petualangan, maka sensor ini akan otomatis aktif.

Artikel lain: Selain Selfie, Inilah 5 Aktivitas yang Bisa Anda Lakukan dengan Kamera Smartphone

2. Giroskop

Mirip dengan akselerometer, sensor smartphone ini akan bekerja memberikan informasi orientasi dari sebuah perangkat. Bedanya dengan akselerometer, Giroskop ini berfungsi lebih presisi dengan menetapkan prinsip memonetum sudut. Perbedaan lain adalah akselerometer dipengaruhi gravitasi, sedangkan giroskop tidak.

Selain memberikan informasi orientasi yang lebih presisi, Giroskop juga mampu menampilkan dimensi tambahan untuk informasi yang diberikan oleh akselerometer dengan melacak rotasi atau perputaran perangkat.

3. Magnetometer

Pernahkah Anda menggunakan Kompas? Jika jawabannya pernah, maka Anda akan mampu mendapati fungsi seperti kompas ini pada smartphone Anda. Ya, dengan sensor magnetometer yang ada pada perangkat ponsel pintar itu Anda akan mampu mendeteksi logam yang ada disekitar Anda. Magnetometer memang mampu mendeteksi medan magnet seperti layaknya kompas yang dilengkapi pendeteksi medan magnet untuk mengarahkannya pada kutub utara bumi.

4. Proximity 

Sensor berikutnya yang ada pada smartphone adalag Proximity. Sensor yang satu ini sendiri terdiri dari LED inframerah dan detektor cahaya inframerah. Sensor ini umumnya ditempatkan di dekat lubang suara sebuah smartphone dengan tujuan saat saat penggunanya menerima telepon dengan mendekatkannya pada telinga maka sensor ini akan aktif dan lampu layar pun akan otomatis dimatikan.

Dari sini maka baterai smartphone pun akan menjadi lebih awet saat Anda menelepon. Sensor smartphone ini sendiri bekerja dengan memancarkan secercah cahaya inframerah yang tidak terlihat oleh manusia, yang dipantulkan dari objek terdekat dan dijemput oleh detektor inframerah.

5. Sensor Cahaya

Sensor cahaya adalah sensor smartphone yang bekerja dengan cara menyesuaikan kecerahan layar smartphone berdasarkan cahaya di lingkungan sekitarnya. Jadi pada saat sensor ini diaktifkan dengan cara menyetel kecerahan pada smartphone maka sensor akan bekerja dengan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.




‘Jika cahaya di lingkungan melimpah, maka kecerahan layar bertambah, sedangkan ketika cahaya di sekitar minim, maka kecerahan layar berkurang. Dengan adanya otomatisasi cahaya pada sensor ini maka daya tahan baterai smartphone akan sedikit lebih panjang sebab layar smartphone Anda tidak harus selalu menyala terang.

6. Barometer

Berikutnya, sensor yang ada pada smartphone adalah Barometer. Sesuai dengan namanya, maka sensor ini akan berfungsi untuk mengukur tekanan udara atau atmosfer. Dengan sensor ini lokasi Anda akan diukur untuk menentukan posisi Anda diatas permukaan laut yang biasanya memiliki tekanan udara yang tinggi.

Dari sini maka Anda akan mampu mengoptimalkan akurasi GPS smartphone.Sayangnya sensor ini tidak dimiliki oleh semua ponsel pintar, karena hanya ponsel high-end seperti . Motorola XOOM dan Samsung Galaxy Nexus yang memiliki sensor ini.

Baca juga: Ini Dia Menu Rahasia Smartphone Android, Sudah Tahu Belum?

7. Termometer 

Terakhir, jenis sensor yang umumnya ada di smartphone adalah Termometer. Sensor termometer pada smartphone ini umumnya bekerja saat perangkat atau baterai mengalami overheat (pemanasan berlebih). Nah ketika terjadi hal ini maka sensor termometer akan berkerja untuk mematikan perangkat secara otomatis.

Dengan hal ini maka smartphone akan tercegah dari adanya kerusakan. Pada awalnya sensor ini hanya dimiliki oleh Samsung Galaxy S4. Namun sekarang sudah banyak perangkat ponsel pintar yang melengkapi dirinya dengan sensor termometer ini.




1 comment on this postSubmit yours
  1. owh ternyata itu fungsi fungsi sensor nya, terima kasih mas atas artikel nya

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud