Inilah 4 Alasan Google Mendirikan Perusahaan Induk Alphabet

Inilah 4 Alasan Google Mendirikan Perusahaan Induk Alphabet

Image dari reactivegraphics.co.uk
Image dari reactivegraphics.co.uk

Sebuah perusahaan baru hasil restrukturisasi #Google bernama Alphabet telah menghebohkan dunia digital beberapa hari ini. Perusahaan yang diumumkan pada Senin, 10 Agustus 2015 kemarin memang mengejutkan banyak pihak karena sejak kehadiranya tahun 1998, Google dengan tiba-tiba mendadak merubah dirinya dengan mendirikan perusahaan baru bernama “Alphabet”.

Tentu saja kemudian muncul banyak pertanyaan karena langkah progresif Google ini. Apa alasan Google melakukan hal ini?

1. Mempertahankan Kemapanan Google dan Mengelola Inovasi Di Alphabet

Alasan pertama Google mendirikan perusahaan induk Alphabet adalah karena ingin mempertahankan kemapanan Google dan mengelola inovasi. Google memang dikenal sebagai perusahaan yang terus berinovasi sejak kelahirannya. Berawal dari sebuah #mesin pencari, Google terus meluaskan dan mengembangkan bisnisnya ke berbagai lini seperti video (YouTube), sistem operasi mobile (Android) penyedia akses internet (Fiber), hingga ke proyek-proyek “Internet of Things”, seperti Nest dan X Lab.

Dari perluasan dan pengembangan inilah, maka tiap bisnis Google ini tak bisa lagi dikelola dalam satu payung. Beberapa bisnis Google yang sudah mapan atau tengah menuju kemapanan seperti Search, Advertising, Maps, Apps, #YouTube dan Android, memang sudah waktunya membutuhkan “kepala” yang paham untuk bisa memelihara kemapanan tersebut.

Karena itulah, Page dan Brin sebagai founder Google kemudian menunjuk Kepala Divisi Produk Google Sundar Pichai sebagai CEO baru Google untuk bisa lebih memajukan Google. Sedangkan dirinya sendiri menjabat CEO perusahaan induk Alphabet.

Kesimpulannya, Google memang membutuhkan induk dan CEO baru untuk bisa melakukan regenerasi dan refreshing perusahaan. Untuk Alphabet sendiri dibutuhkan oleh proyek-proyek berskala besar seperti Calico, Nest, Fiber, X Lab, Ventures, dan Capital untuk penanganan yang lebih fokus.

Artikel lain: Google Inc Segera Dibubarkan! Kog Bisa?

Kosekuensi dari terbentuknya perusahaan induk Alphabet ini tentu saja selain memisahkan struktur dan manajemen, juga sekaligus akan mengimplementasikan segmen laporan kuartal empat yang di mana keuangan Google akan terpisah dengan Alphabet secara keseluruhan.

2. Mempertahankan Talenta-talenta Google Sebelum Dibajak Perusahaan Lain

Karyawan yang memiliki talenta dan prestasi tentu akan sangat membanggakan perusahaan. Google sebagai perusahaan digital telah banyak menelurkan karyawan yang hebat dan berbakat yang  merupakan hasil didikan mereka berpuluh-puluh tahun. Berkaca dari beberapa pengalaman yang lalu dimana Uber, SoftBank dan Dropbox telah mencomot beberapa petinggi Google oleh karena itu kemudian Page dan Brin mendirikan perusahaan induk Alphabet.

Dengan adanya bisnis baru dan lebih luas ini, Google dan Alphabet akan memiliki struktur perusahaan yang baru. Dari sini maka akan muncul regenerasi dan divisi-divisi baru yang bisa dijabat oleh orang-orang atau karyawan bertalenta kepercayaan Google.

3. Proses Akuisisi yang Lebih Jelas

Seperti kita ketahui bersama bahwa Google dalam perjalanan bisnisnya telah banyak melakukan akusisi perusahaan. Nah untuk bisa mengakomodasi dan memanajemen beberapa perusahaan yang telah diakuisisi Google ini maka dibutuhkan induk yang lebih besar.

Maka dari itu didirikanlah perusahaan Alphabet yang akan lebih mudah dalam urusan manajemen perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang diakuisisi Google memang cenderung pada satu titik ingin memisahkan diri kembali setelah beberapa periode berada di bawah naungan Google, maka dari itu jika tidak diurus dengan baik lewat perusahaan yang lebih profesional bisa jadi akuisisi Google ini akan gagal.

Maka dari itu untuk menghindari keluarnya perusahaan akuisisi, perusahaan sebesar Google, dengan keunikan identitas yang dimiliki, secara sistem harus memiliki dominasi kuat untuk mengekang independensi perusahaan yang diakuisisi. Namun hal ini sulit diwujudkan jika Google harus membesarkan bisnisnya sekaligus mempertahankan identitas “mesin pencari” yang dikenakannya. Maka dari itu didirikanlah Alphabet yang dinilai lebih ramah dengan perusahaan akuisisi.

Baca juga: 6 Cara Google Untuk Membuat Karyawannya Betah

4. Meregangkan Kecemasan Regulator

Terakhir, alasan Google mendirikan Alphabet adalah untuk meregangkan kecemasan regulator. Dalam perjalanan bisnisnya yang telah berlangsung selama 7 tahun, Google memang telah banyak bergesekan dengan pemerintah atau negara, salah satunya terkait kemampuan mengumpulkan informasi masyarakat dan kebijakan privasi yang diusung.

Uni Eropa adalah kawasan negera yang beberapa kali bersitegang dengan Google. Menurut Uni Eropa, Google dinilai kurang memiliki pengetatan keamanan tentang informasi privasi seseorang yang mudah diakses oleh orang lain.

Dari sinilah kemudian Google mendirikan Alphabet untuk meredakan kekhawatiran beberapa negara tersebut. Alphabet memang akan memiliki proses pengembangan yang independen yang akan menjadikan kekhawatiran negara atau pemerintah ini akan berkurang.

1 KOMENTAR

  1. kenapa udah di ganti no masih minta veryfikasi ke no lama?

Tinggalkan Balasan