Inilah 3 Sistem Operasi yang Akan Menjadi Pesaing Serius OS Android

Inilah 3 Sistem Operasi yang Akan Menjadi Pesaing Serius OS Android

OS Android

Sistem operasi Android saat ini memang sedang berjaya dengan mendominasi pasaran perangkat mobile. Saking besarnya pasar #Android membuat beberapa operating sytem (OS) lain seakan tenggelam ditelan bumi. Jika dulu kita mengenal OS Symbian dan BlackBerry, maka sekarang Anda harus melupakannya karena sistem operasi tersebut sudah menjadi sejarah dan nostalgia.

Sekilas Perkembangan OS Android

Sistem Operasi Android yang dihadirkan oleh Google dengan inti program (kernel) Linux pada tahun tahun 2005 ini memang telah menjadi fenomena tersendiri di dunia gadget dan telekomunikasi. Bagaimana tidak, dengan membuat konsep open source, sistem operasi berlogo robot hijau ini sukses membuat banyak produsen gadget untuk mau menyematkan didalam perangkatnya.

Apalagi sejak Google membentuk Open Handset Alliance (OHA) pada 6 November 2007 dan merilis kode sumber (source code) Android untuk pengembang aplikasi. Maka sistem operasi yang berkembang dengan nama-nama kue ini semakin terlihat mendominasi pasar mobile dengan menggilas BlackBerry dari Research In Motion (RIM), Symbian dari Nokia, dan Windows Mobile (sekarang Windows Phone) dari Microsoft.

Artikel lain: 5 Mitos Yang Salah Kaprah Tentang OS Android

Saat ini lawan sengit dari Android hanyalah #iOS yang dibuat oleh Apple. Namun seiring pertumbuhan teknologi, saat ini Android harus waspada dengan kehadiran beberapa sistem operasi terbaru. Lalu OS terbaru apa saja yang harus diwaspadai oleh Android ini? Berikut ulasannya.

1. OS Tizen

Sistem operasi pertama yang harus diwaspadai oleh Android adalah Tizen. OS yang merupakan proyek besar organisasi Linux Foundation bersama perusahaan elektronik Samsung dan produsen prosesor Intel ini juga menghadirkan konsep open source yang bersifat terbuka seperti Android.

Tidak hanya untuk perangkat mobile, OS yang juga didukung oleh operator seluler Sprint Nextel dan The Automotive Grade Linux Workgroup  ini juga dirancang untuk perangkat multimedia dalam kendaraan, televisi dan sebagainya.

Sejauh ini Tizen telah berhasil merilis dua produknya. Pertama Larkspur yang merupakan Tizen versi 1.0 yang diluncurkan pada 30 April 2012. Kedua, pada 25 September 2012, Tizen versi 2,0 bernama  Magnolia kembali dirilis dengan versi penuhnya yang dirilis pada Januari 2013.

Produsen perangkat elektronik Samsung sendiri telah merilis ponsel pintar dengan sistem operasi Tizen 2.0 di kuartal pertama tahun 2013 silam. Langkah Samsung mendukung proyek Tizen ini disebut-sebut sebagai upaya agar tak bergantung sepenuhnya pada Android.

2. Firefox OS

Mozila Foundation rupanya tak mau ketinggalan dalam mencari peluang di bisnis operating system ini. Dengan menjalankan proyek “Boot to Gecko” (B2G) pada 25 Juli 2011, organisasi nirlaba yang menciptakan perangkat lunak peramban (browser) Firefox ini akhirnya berhasil membuat sistem operasi mobile open source bernama Firefox OS.

Setelah peluncuran Firefox OS, organisasi yang berkantor di Mountain View, Amerika Serikat ini menyatakan bahwa Firefox OS akan menjadi ekosistem mobile yang sepenuhnya terbuka yang dibangun sepenuhnya pada standar web terbuka dan aplikasi yang dikembangkan dengan #teknologi HTML5.

Beberapa dukungan pun telah mengalir dari beberapa company seperti ZTE, TCL, Deutsche Telekom (induk perusahaan T-Mobile), Etisalat (yang beroperasi di 18 negara termasuk Timur Tengah, Asia dan Afrika), Sprint di Amerika Serikat, dan Telefónica di Spanyol.

Dengan semakin banyaknya dukungan dari operator dan produsen mobile ini, Mozilla berharap mereka dapat berkembang lebih besar lagi dengan membuka peluang bagi pengembang aplikasi untuk membangun aplikasi di Firefox OS. Untuk mensukseskannya, pihak Firefox pun telah merancang toko aplikasi online yang diberi nama Firefox Marketplace.

Baca juga: Tidak Sabar Menunggu OS Android M? Google Akan Meluncurkannya Tahun Ini!

3. OS Ubuntu

Terakhir, #Operating System (OS) yang perlu diwaspadai Android sebagai pesaing dan penantang seriusnya adalah Ubuntu. Sama seperti Tizen dan Android, sistem operasi yang bermula dari perangkat PC ini dibangun dengan kernel Linux. Ubuntu sendiri telah dirilis pada tahun 2013 silam oleh pengembangnya yaitu Canonical asal Inggris.

Ubuntu mobile sendiri dirancang agar dapat berjalan dengan baik di perangkat dengan prosesor yang berarsitektur ARM dan X86. Untuk merayu pengembang aplikasi, Canonical berjanji untuk merilis Application Programming Interface (API) agar para pengembang mau membangun aplikasi di Ubuntu.

1 KOMENTAR

  1. Wah ane kudet… Tapi klo system nya sama kayak android jgn ngarep bisa bersaing. Kecuali menjadi OS yg menanggulangi masalah/kelemahan pada OS android. Seperti RAM yg lama2 jadi full dan penyimpanan cache tdk simple sehingga membuat penuh memory. Dan perbedaan mendasar dgn pc adalah penggunaan RAM. Dimana OS android semakin besar RAM disematkan semakin besar pula RAM bawaan terpakai (aneh). Beda dgn PC, semakin besar RAM disematkan semakin luas kapasitasnya.

Tinggalkan Balasan