Inilah 3 Fakta Sebenarnya Dari Kontroversi Situs Revolusi Mental

Image dari Harianterbit.com

Image dari Harianterbit.com

Mungkin Anda sudah mengetahui berita tentang kontroversi mengenai situs www.revolusimental.go.id yang kabarnya memakan biaya mencapai Rp 140 miliar. Banyak orang yang kemudian heran mengapa biaya pembuatan #website ini bisa mencapai angka yang begitu fantastis? Kontroversi makin menyeruak saat didapati bahwa website ini sangat lemah dan seringkali down saat diakses.

Banyak orang yang kemudian bertanya bagaimana mungkin situs berbiaya Rp 140 miliar ini bisa begitu lemah? Ada yang mengatakan server WordPress tempat hosting situs kelebihan beban trafik karena pihak pengelola hanya menyewa paket dengan bandwidth rendah yang berharga murah. Ada pula beberapa pihak yang juga berspekulasi bahwa situs tersebut menjadi tidak bisa diakses lantaran diserang hacker.

Situs Revolusi Mental Banyak Menuai Kecaman

Dari perkembangan rumor yang beredar kemudian muncul juga beberapa kelompok masyarakat yang tidak percaya dengan angka Rp 140 miliar tersebut. Mereka menyangsikan bahwa pembuatan situs ini mencapai biaya yang mencapai angka luar biasa tersebut.

Belum selesai dengan soal dana, situs revolusimental.go.id ini juga dikritik karena dianggap dan diisukan meniru situs dari BarackObama.com. Dalam beberapa penelisikan dari para netizen bahwa mampu membuktikan adanya aksi “copycat” dari website presiden Amerika tersebut.

Artikel lain: Mengintip Beberapa Website Paling Kontroversial di Dunia




Lalu seperti apakah fakta yang sebenarnya di balik situs yang dibangun untuk mengkampanyekan gerakan revolusi mental ala Presiden Joko Widodo ini? Berikut ulasanya.

1. Anggaran Rp 140 Miliar yang Belum Cair

Fakta pertama dari situs “Rp 140 miliar” ini adalah anggaran yang belum cair. Menurut Asisten Deputi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Herbin Manihuruk menyatakan bahwa anggaran yang disiapkan untuk situs revolusi mental ini memang mencapai Rp 140 miliar.

Namun masih menurut Herbin Manihuruk menambahkan bahwa dana tersebut masih belum cair. Lalu berapa dana yang dibuat untuk situs RevolusiMental.go.id saat ini? Herbin Manihuruk kemudian menyatakan kembali bahwa situs yang sempat mengudara selama dua hari sebelum tumbang itu dibuat memakai anggaran yang sudah tersedia di Kemenko PMK yang besarnya Rp 20 juta.

2. Dana Digunakan untuk Berbagai Keperluan

Berikutnya fakta di balik situs revolusimental.go.id ini adalah dana yang akan digunakan untuk berbagai keperluan. Masih menurut Herbin, anggaran dana Rp 140 miliar yang nantinya cair tersebut rencananya akan digunakan untuk berbagai hal yang terkait dengan pengelolaan situs, misalnya untuk pengelola situs web dalam pembuatan konsep, sosialisasi bagi masyarakat, dan menggelar seminar yang semuanya bertajuk “Revolusi Mental”.

Jadi kabar yang menyatakan bahwa situs ini memakan biaya pembuatan mencapai angka Rp 140 miliar tentu tidak benar, karena dana itu digunakan untuk berbagai atau banyak keperluan.




Kabarnya, pengelolaan situs ini nantinya juga mencakup berbagai kegiatan kerja sama dengan lembaga negara, tokoh agama, tokoh budaya, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat. Selain itu, dalam usaha #promosi dan sosialisasinya, situs yang masih dalam tahap uji coba ini akan dibuatkan iklan di beberapa media oleh Kemenko PMK.

Dalam mensukseskan promosi dan sosialisasi ini Kemenko PMK rencananya akan mengundang berbagai pimpinan media untuk memberikan masukan terkait isi yang akan disampaikan dalam situs. Rencananya, kegiatan sosialisasi akan dilakukan mulai September hingga Desember 2015 di mana semua kegiatan pengelolaan yang terkait dengan materi dalam situs tersebut akan menggunakan dana yang diperoleh dari APBN-P sebesar Rp 140 miliar.

Baca juga: Dukung Petisi Online Ini! Jika Kalian Geram Dengan Maraknya Berita Menyesatkan

3. Situs Modifikasi

Dalam menanggapi kabar tentang tampilan situs RevolusiMental.go.id yang dianggap meniru situs BarackObama.com milik Presiden AS, Barack Obama, kepala Sub Bidang Kepemudaan Deputi Kebudayan Kemenko PMK Ahmad Gunawan memang tak memungkiri bahwa tampilan websitenya mengambil inspirasi dari situs Obama.

Namun menurutnya, tim yang membuat tampilan situs revolusi mental itu tidak melakukan copy paste, namun mereka memodifikasinya dengan mengubah tampilan dan mendesain ulang halaman depan situs. Dia mengatakan perubahan ini akan dilakukan bersamaan dengan penyempurnaan materi situs. Saat ini memang situs masih dalam pengembangan dan penyempurnaan.

Dengan kondisi yang demikian, maka pemerintah dalam hal ini Kemenko PMK akan menerima berbagai kritik apapun itu bentuknya untuk dijadikan bahan dan masukan guna pengembangan situs ini selanjutnya agar lebih baik.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud