Ingin Musnahkan ISIS, Inilah Cara Yang Ditempuh Perusahaan Teknologi Dunia

anti ISIS

Image dari Techbakbak.com

Belum lama ini indonesia telah diguncang oleh isu serta serangan teroris dari kelompok radikal ISIS. Serangan tersebut secara tidak langsung telah memberikan banyak pelajaran bagi kita pribadi serta bagi seluruh manusia yang ada di dunia, bahwa sebenarnya aksi terorisme dapat ditangkal dengan cara kita tidak terprovokasi ataupun merasa terintimidasi.

Upaya-upaya untuk terorisme nyatanya juga dilakukan hampir di seluruh dunia. Demikian juga oleh perusahaan #teknologi besar semacam Google dan juga Facebook, semuanya kompak menyatukan suara untuk melawan terorisme. Cara yang dilakukan pedagang, belum lama ini menyatakan ingin menghapus semua hal atau informasi yang sekiranya bisa dimanfaatkan oleh ISIS.

Tak kalah unik, facebook juga mencanangkan sebuah program kampanye sosial untuk melemahkan ISIS lewat dunia maya. Caranya yakni dengan membombardir akun atau halaman yang terkait dengan gerakan ISIS, dengan komentar positif serta serbuan “Like” alias tanda jempol khas Facebook.

Informasi selengkapnya tentang upaya perusahaan teknologi dunia dalam memerangi gerakan terorisme telah kami rangkum dalam artikel berikut ini.

Langkah Google Hambat Jaringan ISIS

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sebenarnya jaringan komunikasi yang terbentuk oleh militan iSIS juga telah merambah berbagai media digital. Dari situlah Google mempunyai misi untuk menghentikan gerakan ISIS di ranah digital. Disampaikan oleh Jared Cohen selaku Director of Google Ideas, bahwa sebenarnya lingkup kerja ISIS bisa sangat dibatasi hanya melalui kanal online yang sangat terbatas.




“Mereka (ISIS) beroperasi di jaringan internet yang berbeda dari yang kita pakai. Tampaknya, mengurung ISIS di dark web bisa dilakukan,” ujar Jared.

Lebih lanjut Jared mengatakan bahwa sebenarnya dengan mengurung akses digital milik ISIS di Dark Web, maka mereka akan lebih terbatas untuk menyebarkan informasi atau berkomunikasi satu sama lain. Sebagai informasi bagi rekan-rekan yang belum terlalu mengetahui tentang, Dark Web merupakan bagian dari dunia digital online yang membutuhkan software konfigurasi serta perizinan khusus untuk mengakses dunia.

Pun demikian konten konten yang beredar dalam Dark Web tidak bisa di Index mesin pencari biasa seperti Google. Oleh karena itu kemungkinan diketahuinya informasi oleh pengguna umum akan sangat kecil.

Artikel lain: Cara Mempercepat Koneksi Internet

Langkah Serupa Telah Diterapkan Di Indonesia

Sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh google, di Indonesia sendiri pemerintah dalam mengupayakan langkah untuk semakin membatasi sejumlah situs yang berisi konten konten atau ajaran yang bersifat radikal serta berbau terorisme. Langkah tersebut jalankan khususnya oleh Kemenkominfo dengan cara memblokir 11 situs bermuatan radikal serta sejumlah akun media sosial yang disinyalir juga mengusung propaganda sejenis.




Hingga tahun 2015, Kemenkominfo mengklaim tak kurang dari 78 video radikalisme ISIS telah di hapus peredaran nya dari internet. Langkah cepat dalam pembatasan akses jaringan situs memang sangat diperlukan tidak hanya oleh pemerintah namun juga di bantu oleh masyarakat.

Oleh karena itu bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya tindakan penyebaran propaganda atau radikalisme yang ada di internet, mengadukan keluhannya melalui email Kemenkominfo yakni [email protected].

Baca juga: Terkait Aksi Teror Bom Sarinah, Safety Check Facebook “Absen” di Jakarta

Facebook Pun Tak Ingin Ketinggalan

Seperti telah disampaikan sebelumnya, bahwa perusahaan besutan Mark Zuckerberg, Facebook juga telah gencar melakukan aksi anti terorisme. Dan yang terbaru Facebook menyatakan akan menggelar sebuah kampanye sosial anti terorisme bertajuk “Like Attack” atau serangan dengan menggunakan tanda jempol alias like.

Mengenai mekanismenya, para pengguna Facebook diajak untuk memborbardir akun-akun yang terkait dengan gerakan ISIS dengan berbagai komentar positif serta tanda like. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk memberikan perlawanan dalam bentuk semangat dan pesan bahwa kita semua tidak dapat di takut-takuti oleh apa yang telah dilakukan ISIS selama ini.

Yang menarik dari kampanye sosial Facebook kali ini, ternyata terinspirasi dari kejadian adanya sebuah akun halaman yang mendukung partai Neo Nazi di Jerman. Kala itu, banyak dari pengguna Facebook yang lebih memilih untuk berkomentar positif terhadap munculnya halaman tersebut.

Tak kurang dari ribuan pengguna Facebook, menghujani halaman tersebut dengan beragam komentar positif, dan tak disangka efeknya justru sangat positif. Oleh karena itu, Facebook ingin menggunakan cara yang sama untuk memerangi aksi terorisme maya, utamanya yang dilakukan oleh kelompok ISIS.



3 total comments on this postSubmit yours
  1. Konten dari timnya bang Max ini memang selalu tampil apik. Sekalipun membahas hal sensitif seperti di atas tetap netral dan objektif. Terimakasih Maxmanroe, karena telah memberikan banyak pelajaran berharga

  2. saya yakin ini pengunjung meledak, hehe, tapi informasinya memang benar benar bermanfaat, tidak ada sedikitpun pembelaan di sisi manapun. semua demi kedamaian bersama.

  3. Nah,:ini yg bagus kejahatan dibalas:kebaikan, buka: sebaliknya….setujudengan anda mas

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud