Ingin Karir Berjalan Lancar? Jangan Ucapkan Kata-Kata Ini Pada Pimpinan Anda

Ingin Karir Berjalan Lancar? Jangan Ucapkan Kata-Kata Ini Pada Pimpinan Anda

Pimpinan Bisnis
Image dari CNN.com

Mulutmu adalah Harimaumu, peribahasa yang satu ini memang benar adanya. Karena tidak jarang, seseorang mendapatkan pandangan atau tindakan yang baik dari orang lain, jika apa yang kita ucapkan juga baik. Namun sebaliknya juga, kata-kata buruk yang kita ucapkan bisa pula menjadi boomerang yang siap menyerang balik kita setiap saat.

Demikian juga dalam dunia kerja, menjaga ucapkan dan selalu memikirkan apa yang ingin disampaikan sebelum berucap, adalah salah satu langkah mudah agar baik karir maupun pekerjaan kita bisa berjalan lebih baik. Dan dalam lingkungan kerja, pimpinan bisnis alias bos merupakan salah satu orang yang harus dijaga benar ketika kita hendak berucap pada mereka. Terlebih jika pimpinan bisnis kita mempunyai karakter yang keras, tentu perkataan yang salah bisa jadi alarm awal terancamnya karir kita.

Dan untuk menghindari hal itu terjadi, berikut ini ada beberapa kata-kata yang mungkin terdengar sepele, namun sebaiknya Anda hindari ketika berbicara dengan pimpinan bisnis atau dalam lingkup kantor.

1. Tidak Mampu

Kata-kata terlarang yang pertama adalah tidak mampu atau tidak bisa. Mungkin kata tersebut adalah kata yang sangat sederhana, namun efek yang bisa ditimbulkan ketika diucapkan pada pimpinan bisa cukup membahayakan lo. Secara sederhana ketika kita mengucapkan hal tersebut, praktis akan menimbulkan pandangan negatif dari sang pimpinan tentang diri kita.

Kata-kata tidak bisa atau tidak mampu menimbulkan pemikiran bahwa kita tidak mempunyai kepercayaan diri lebih dalam menjalankan sesuatu. Padahal ketika kita sendiri tidak percaya diri untuk bisa menjalankan sebuah tugas, bagaimana perusahaan bisa yakin untuk tetap mempertahankan Anda?

Artikel lain: Dampak Negatif Membawa Pulang Pekerjaan Kantor ke Rumah

Contoh lain yang terkadang lebih parah adalah ketika kita menyatakan tidak bisa untuk bekerja sama dengan tim atau salah satu pekerja lain. Hal ini akan mencoreng kesan profesional diri Anda di mata pimpinan dan dalam kesempatan mendatang kepercayaan pimpinan pun akan mudah luntur.

2. Itu Bukan Pekerjaan Saya

Kata-kata berikutnya yang juga perlu Anda hindari ketika berbicara dengan pimpinan bisnis adalah anda merasa bahwa pekerjaan itu bukan tanggung jawab Anda. Dalam sebuah sistem perusahaan memang benar adanya jika setiap pekerja mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Namun dalam beberapa kondisi, kita tentu akan hadapkan pada sebuh tugas yang harus kita laksanakan meski itu di luar pekerjaan kita.

Sebagai contoh, hal-hal seperti ini umumnya ada saat terjadi sebuah masalah dalam kantor. Ketika masalah tersebut ditelusuri, ternyata ada satu penyebabnya yakni ada pekerjaan atau sesuatu yang harusnya dilaksanakan oleh para pekerja. Nah mungkin kebetulan kita yang sedang ada dan seharusnya bisa mengerjakan hal itu, namun kita yang merasa tidak harus mengerjakan karena itu diluar tanggung jawab kita.

Inilah masalahnya, harusnya kesadaran kita akan kondisi perusahaan jauh lebih besar dari egoisme bahwa itu bukan tanggung jawab kita. Dan saat ditanya oleh pimpinan, sudah pasti akan menjadi perangkap bagi diri kita sendiri jika kita beralasan bahwa itu bukan tanggung jawab Anda. Namun jika memang tidak bisa mengerjakan saat itu, akan lebih baik jujur dan mengakui sebagai kesalahan bersama.

3. Mungkin

Dalam dunia kerja, kita dituntut untuk selalu profesional dan siap menjalankan tugas. Dan ketika berbicara tentang bisnis, maka kita harusnya faham bahwa penjelasan yang detil dan mengandung kepastian adalah hal sangat penting, bukan hanya berangan-angan saja.

Nah, kata “mungkin” adalah salah satu kata yang mengandung kesan sesuatu yang belum jelas atau tidak pasti. Ketika kita berbicara dengan pimpinan bisnis dan pimpinan menyampaikan sebuah masalah yang membutuhkan pemecahan, jangan sampai Anda mengucapkan kata ini meski hanya untuk selingan saja. Alasannya, tentu pimpinan mengharapkan solusi yang jelas dan dapat membuat orang lain yakin.

Baca juga: Cara Sederhana Ini Bisa Membuat Pekerjaan Di Kantor Terasa Lebih Menyenangkan

Ini masih ada hubungannya dengan poin pertama, mengapa Anda mengucapkan kata “mungkin” bis jadi karena Anda sendiri tidak percaya dengan apa yang Anda ucapkan. Atau jika tidak begitu, kemungkinan lain yakni karena Anda kurang menguasai tugas yang diberikan pada Anda.

Beberapa kata di atas akan lebih baik jika kita mencari alternatif kata lain yang lebih baik. Jangan sampai hanya karena kata-kata itu, karir dan kredibilitas kita di mata pimpinan jadi menurun atau bahkan hancur sama sekali.

1 KOMENTAR

  1. esa putra tanjung

    saya mampu
    dan sanggup :D
    semangat

Tinggalkan Balasan