Hindari 6 Kesalahan Dalam Menyusun Rencana Bisnis Berikut Ini

Hindari 6 Kesalahan Dalam Menyusun Rencana Bisnis Berikut Ini

rencana bisnis

Bagi teman-teman atau siapa saja yang akan memulai sebuah bisnis baru, tentu saja harus memiliki sebuah rencana bisnis yang komprehensif. Bagaimanapun bentuknya, teman-teman harus memilikinya, entah berbentuk yang sudah dibukukan maupun sekedar planning di otak Anda.

Sebuah rencana bisnis sangat penting sekali perannya ketika teman-teman masih dalam tahap memulai sebuah bisnis. Bagaimana cara mengeksekusi #peluang bisnis yang ada, bagaimana menentukan langkah yang strategis dalam menghadapi persaingan, itu semua harus ada dalam rencana bisnis teman-teman.

Namun, kadang yang terjadi kita sering melakukan kesalahan sederhana dalam menyusun sebuah rencana bisnis. Dan bahayanya, ini sering tidak kita sadari. Saya pernah melihat beberapa teman yang sedang memulai usaha baru, betul mereka selalu sudah memiliki rencana bisnis.

Namun ya itu tadi, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan. Lebih jelasnya, di bawah ini adalah beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam proses penyusunan sebuah rencana bisnis.

1. Rencana Bisnis Jangka Pendek

Ini sering saya temukan pada perencanaan bisnis seseorang yang sedang mengelola sebuah usaha. Umumnya terjadi pada teman-teman yang masih tahap memulai mengerjakan sebuah ide bisnis. Ketika saya iseng bertanya, gimana kedepannya, kebanyakan dari mereka menjawab bahwa untuk besok ya dipikirkan besok juga.

Nah, ini sebenarnya fatal sekali teman-teman, karena sebuah bisnis dibangun tentu berharap akan tetap eksis di masa yang akan datang. Salah satu caranya ya harus dimulai dari sekarang bagaimana strategi yang pas untuk menghadapi masa yang akan datang.

Artikel lain: 5 Manfaat Business Plan Yang Perlu Dipahami Pebisnis

2. Hanya Memiliki Satu Rencana Bisnis Saja

Kesalahan ini juga mayoritas pengusaha pemula melakukannya. Padahal dalam dunia bisnis semuanya serba tidak menentu. Mengantisipasi segala sesuatunya harus dilakukan. Ada baiknya jika dalam menyusun sebuah rencana bisnis, selalu buat beberapa plan.

Jangan hanya satu saja, perhitungkan kemungkinan yang paling buruk yang mungkin terjadi. Lalu persiapkan alternatif rencana bisnis jika itu benar-benar terjadi. Sehingga paling tidak kita tidak begitu kaget jika hal buruk terjadi sewaktu-waktu.

3. Rencana Bisnis Hanya Sebatas Intern Saja

Sebuah rencana bisnis biasanya hanya disusun berdasar data atau informasi yang ada di dalam bisnis itu sendiri. Atau juga hanya pada perusahaan yang sedang dibangun saja. Sebaiknya susun rencana bisnis dengan mempertimbangkan tingkat persaingan pada pasar sesungguhnya.

Kumpulkan juga informasi tentang para pesaing Anda, bagaimana strategi mereka, langkah apa yang sedang mereka kerjakan dan sebagainya. Kelengkapan rencana bisnis seperti ini akan sangat membantu meringankan perjalanan bisnis teman-teman ke depan.

4. Rencana Keuangan yang Tidak Realistis

Rencana bisnis dalam membahas keuangan kebanyakan terlalu tinggi dalam ekspektasinya. Tak jarang menghitung keuntungan dengan skala dan patokan yang kurang realistis. Misalnya, jika kita mampu menjual dengan harga sekian maka kita akan untung sekian dan lain-lain.

Hitung-hitungan seperti itu memang diperlukan, namun juga harus melihat realita di pasar. Karena akan ada banyak variabel yang bisa mempengaruhi hitungan Anda. Karena gejolak ekonomi dan #keuangan global berada di luar jangkauan kita sebagai pelaku usaha.

5. Target Pasar Tidak yang Jelas Dalam Rencana Bisnis

Dalam menjalankan sebuah bisnis, teman-teman harus jelas dalam membidik market. Siapa target yang akan teman-teman jadikan pangsa pasar harus jelas dan detail. Dalam menyusun sebuah rencana bisnis, ini biasanya sering tertinggal atau tidak tercover dengan baik.

Sehingga ketika dalam tahap pengeksekusian, akan terjadi kebingungan bagaimana menentukan langkah yang tepat. Ini dikarenakan target market teman-teman tidak jelas dan masih samar.

Baca juga: 4 Langkah Menyusun Business Plan Yang Baik

6. Terlalu Tinggi Berharap Dari Satu Rencana Bisnis

Bersikap optimis adalah sesuatu yang harus teman-teman lakukan dalam setiap langkah bisnis. Namun menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap satu rencana bisnis adalah hal yang tidak bagus. Kenapa demikian, karena berharap terlalu tinggi dari hanya satu rencana bisnis akan membuat pikiran teman-teman berhenti pada satu titik saja.

Hal ini juga menjadikan pikiran Anda menjadi sulit untuk berkembang dan melakukan analisa terhadap berbagai kemungkinan yang akan datang. Maka ini juga satu alasan kenapa harus memiliki tidak hanya satu rencana bisnis seperti pada point dua di atas.

1 KOMENTAR

  1. infonay menarik dan bisa menjadi langkah dalam memmbuat suatu rencana bisnis makin berjalan

Tinggalkan Balasan