Go-Box ~ Layanan Terbaru dari Go-Jek Garap Bisnis Logistik Skala Besar

Image dari Duniaku.net

Image dari Duniaku.net

Perusahaan digital Go-Jek kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan menelurkan cabang layanan baru yang diberi nama Go-Box. Jika sebelumnya telah menghadirkan layanan pesan makanan, kini perusahaan binaan sang founder Nadiem Makarim tersebut bakal menyasar bidang jasa pengantaran barang skala besar.

Yang menarik dalam hal ini, Nadiem juga menggandeng rekanan lain yakni  PT Pos Indonesia lewat anak perusahaannya yakni Pos Logistik Indonesia. Namun tentu konsep pesan lewat aplikasi mobile tetap menjadi ruh utama layanan Go-Box nantinya. Lebih lanjut mengenai detil layanan serta biaya, berikut ulasan lengkap tentang jasa logistik terbaru Go-Box.

Sempat “Dirahasiakan”

Layanan Go-Box awalnya masuk pada tahap uji coba mulai tanggal 21 September 2015 lalu. Setelah itu, baru pada tanggal 7 Oktober, Go-Box resmi membuka layanannnya untuk umum. Dalam masa awal pengembangnya, layanan logistik dengan media #transportasi roda empat ini nyatanya sempat seakan ditutupi keberadaanya oleh pihak pengembang Go-Jek. Namun tanda-tanda akan berdirinya layanan Go-Box mulai jelas tercium saat pihak Pos Logistik Indonesia mengkonfirmasi perihal tersebut.



Business Solution Director Pos Logistik Indonesia Yan Hendry menyatakan bahwa rencana kerja sama dengan pihak Go-Jek tersebut memang ada. Dan dalam acara soft lauching akhirnya dibeberkan beberapa detil layanan serta alasan terjalinnya kerja sama tersebut. Hendry menyatakan bahwa pihaknya memandang aplikasi Go-Jek sebagai sebuah media modern yang mempunyai potensi besar dalam upaya marketing bisnis.

Artikel lain: Go-Mart ~ Layanan Terbaru dari Go-Jek Untuk Belanja Lebih Mudah dan Menyenangkan

Oleh karena itu, dengan alasan efisiensi serta efektifitas bisnis, pihak Pos Logistik setuju untuk bekerja sama. Hal tersebut dirasa akan lebih menguntungkan dibanding pihaknya harus membuat layanan #aplikasi mandiri.

Layanan yang Ditawarkan Go-Box

Saat ini dari keterangan resmi yang diberikan pihak Go-Box, sudah ada ribuan pemilik dan pengemudi angkutan barang yang tergabung dalam layanan Go-Box. Lebih rinci Head of Go-Box, Raditya Wibowo menyatakan bahwa setidaknya 3.500 orang telah terdaftar sebagai mitra. Tidak hanya itu, ada juga 85 perusahaan logistik skala kecil dan menengah yang juga turut ambil bagian dalam layanan pesan jasa online ini.

Mengenai jenis armada yang menjadi moda angkutan, Raditya merinci ada empat jenis yang bisa dipilih yakni mobil pick-up bak, pick-up box, engkel bak serta engkel box. Empat jenis tersebut nantinya diharapkan bisa memberikan alternatif yang lebih luas bagi pengguna untuk disesuaikan dengan barang yang ingin diantarkan.

Terkait layanan angkut, seperti konsep yang diterapkan pada layanan khas Go-Jek yang lain, nantinya jasa ini juga bersifat eksklusif, artinya barang yang dimuat satu kendaraan tidak akan dicampur dengan barang dari konsumen yang lain. Hal ini diterapkan pihak Go-Box untuk menjamin agar kondisi dan waktu antar tidak terganggu selama proses pengiriman.

Biaya Layanan Go-Box

Masuk dalam perihal biaya, layanan Go-box nantinya akan menerapkan besaran tarif yang berbeda-beda berdasarkan jenis moda angkutan. Disampaikan oleh Nadiem Makarim,  untuk jenis mobil pick-up, harga yang dipatok adalah Rp7 ribu per kilometer dan terdapat minimal jarak antar yakni sejumlah Rp170 ribu. Selanjutnya untuk jenis mobil pick-up box, biaya yang ditawarkan adalah Rp9 ribu perkilometer dengan biaya minimal pemesanan yakni Rp210 ribu.

Angka tersebut kemudian naik menjadi Rp10 ribu untuk jenis angkutan truk engkel dengan pemesanan minimal Rp300 ribu. Dan untuk layanan dengan skala angkutan terbesar yakni truk engkel boks, dipatok biaya Rp12 ribu perkilometer dengan minimal biaya pemesanan Rp370 ribu. Dalam keterangannya, Head of Go-Box, Raditya Wibowo menambahkan akan ada pengurangan biaya jika pengguna memesan layanan dengan jarak antar lebih dari 25 kilometer.

Baca juga: Turunkan Tarif Sopir Gojek, Inilah Alasan Nadiem Makarim Melakukannya

Dalam beberapa waktu ke depan, layanan Go-Box yang sudah bisa diakses lewat aplikasi Go-Jek masih hanya melayani wilayah lintas Jawa dan Bali. Untuk kota yang mendapat cakupan layanan yakni ada 4 yakni Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali.  Namun tentu tidak menutup kemungkinan adanya perluasan layanan hingga ke pulau lain di Indonesia.

Bagi rekan-rekan yang mempunyai usaha dengan kebutuhan logistik antar kota di pulau Jawa dan Bali, tidak ada salahnya mencoba layanan yang satu ini. Selain praktis, harga yang ditawarkanpun relatif bersaing dengan layanan logistik pada umumnya.






Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud