Fitri Yati Mojo, Berkat Kecintaan Pada Cokelat Ia Menikmati Manisnya Berbisnis

Fitri Yati Mojo

Fitri Yati Mojo via Youngsters.id

Fitri Yati Mojo – Beberapa kisah sukses dari pebisnis berhasil diraih karena kecermatan melihat peluang, sedangkan beberapa lainnya mencicipi kesuksesan karena menikmati proses menjalankan bisnis tersebut. Salah satu pengusaha yang masuk pada golongan ini adalah Fitri Yati Mojo.

Dengan kecintaannya pada produk berbahan baku coklat, wanita yang akrab disapa Filo ini akhirnya memberanikan diri terjun mengembangkan bisnis coklat. Meskipun tidak mempunyai basic apapun di bidang kuliner atau pengolahan makanan, ia yakin bahwa kecintaannya pada coklat mampu menjadi modal besar menghadapi beratnya persaingan usaha.

Dan benar saja, usaha keras Filo akhirnya berbuah manis hingga brand coklat Filo’s Milk Chocolate miliknya dikenal luas serta mendatangkan keuntungan dalam jumlah menggiurkan.

Fitri Yati Mojo Akrab Dengan Dunia Bisnis

Pada beberapa artikel kisah sukses pengusaha, ada yang akhirnya berhasil menjalankan bisnis yang sebenarnya merupakan hobi. Nah kisah dari Fitri Yati Mojo ini sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda. Hanya saja Filo menggemari produk makanan coklat.

“Saya memang sangat cinta cokelat. Cokelat selalu membuat saya merasa bahagia. Dan saya pun ingin berbagi kebahagiaan itu dengan orang lain,” ungkap Filo.

Artikel lain: Ferry Dafira ~ Bangun Bisnis Kuliner Sehat Dengan Strategi Jemput Bola

Sudah menjadi yatim sejak menginjak kelas 3 SD, Filo mendapat didikan yang cukup keras dari sang ibu. Ini menjadikan dirinya mandiri dan tidak udah tergantung pada orang lain.

“Sejak kecil saya sudah hidup mandiri dan tidak bergantung dari orang lain,” ujarnya.

Termasuk ketika ia harus menerima kenyataan untuk tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi akibat kurangnya biaya. Dari situlah ia berpikir untuk mencari alternatif usaha. Beberapa usaha yang pernah ia coba antara lain menjual pulsa, menjadi tenaga honorer, hingga melakoni peran di dunia hiburan selama beberapa waktu.

Dari situlah ia juga bersyukur karena mampu mendapat jaringan pertemanan yang luas. Siapa sangka, ini yang akhirnya mengantarkan Filo pada peluang bisnis coklat.




Fitri Yati Mojo Memulai Usaha Coklat

Usaha coklat yang dilakukan oleh Filo bermula pada tahun 2010, ketika ia berkenalan dengan salah satu distributor bahan baku coklat. Karena memang menyukai kuliner manis tersebut, ia coba membuat beberapa produk cokelat berbekal modal Rp100 ribu.

“Ketika itu dengan uang Rp 100 ribu saya gunakan untuk belanja cetakan cokelat dan bahan cokelat. Sedangkan peralatan lain masih minjam punya ibu,” kisahnya.

Salah satu kelebihan dari produk yang dia buat adalah, karena bahan bakunya yang memang berkualitas. Semua bahan coklat yang dia olah merupakan produk dari Perancis. Selain itu kreativitas dalam mengemas juga menjadi nilai lebih dari produk coklat milik Filo.

Ia membuat produk coklat batang dengan aneka campuran di dalamnya. Campuran tersebut seperti  susu, kacang tanah, jagung, kacang mete, kacang almon, hingga bluberry. Untuk menentukan paduan produk yang dibuat, Filo tidak melakukannya secara sembarangan. Ia mendasarkan semua produknya dari selera pasar terutama para pecinta coklat.

“Semua produk saya buat sesuai dengan selera dari para pecinta cokelat. Karena itu saya tetap ingin rasa cokelat yang enak tetap dominan,” klaim Filo.

Berjualan Secara Online

Karena sudah mengenal sistem penjualan secara online, Filo memasarkan produk Filo’s Milk Chocolate lewat media sosial Instagram dan Facebook. Selang itu, ia juga menawarkan produknya dari satu teman ke teman lain dan membuka toko offline.

Tidak disangka, bisnis tersebut mampu mendatangkan keuntungan dalam waktu yang relatif cepat. Bahkan, pada tahun 2013, Filo meningkatkan skala bisnis dengan mendirikan CV untuk usaha coklat tersebut.

Pembeli produk Filo pun sangat beragam, tidak hanya dari kawasan Jogjakarta sebagai pusat pemasaran namun juga kota-kota besar lain di seluruh Indonesia. Yang menarik, Filo juga membuka kesempatan untuk siapa saja yang ingin menjual produk Filo namun bisa menjual kembali tanpa brand Filo.

Baca juga: Ferdha Agisyanto ~ Menyendok Legitnya Keuntungan Bisnis Kuliner Unik “Cake In Jar”

“Saya percaya pada naluri dan cita rasa lidah saya sendiri. Karena itu campuran dalam cokelat Filo itu benar-benar khas,” katanya.

Saat ini, untuk mendukung usahanya tersebut Filo dibantu kurang  lebih 15 karyawan sebagai tenaga pengolah, pengemasan hingga pemasaran. Namun untuk memastikan kualitas produknya tidak berubah, ia tidak menyerahkan masalah quality control kepada para pekerjanya.

“Saya tidak ingin rasa cokelat Filo’s Milk yang sudah khas berubah. Karena itu sama saja artinya cintanya pun telah berubah,” ujarnya.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Kisah inspiratif, gila, keren

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud