Fashion Blogger Jadi Aset Dalam Event Jakarta Fashion Week Tahun 2015, Eksistensi Blogger Makin Nyata

Fashion-Blogger-Jakarta-Fashion-Week

Kabar menggembirakan bagi para fashion blogger datang dari pagelaran Jakarta Fashion Week (JFW) tahun ini. Pasalnya, Kementrian perdagangan dan Istituto Marangoni sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pekan mode terbesar di Asia Tenggara ini telah sepakat untuk menggandeng para fashion blogger.

Kekuatan pemasaran dan promosi melalui dunia digital oleh blogger diakui oleh banyak pihak telah sukses dan berhasil dalam memajukan #industri fashion tanah air. Dengan keterlibatan para fashion blogger dalam ajang JFW ini tentu semakin mengukuhkan eksistensi blogger di mata publik. Blogger yang dulu diremehkan dan dipandang sebelah mata, kini telah menunjukkan tajinya sebagai sebuah profesi yang potensial.

Lalu seperti apakah keterlibatan fashion blogger dalam JFW yang akan diselenggarakan 24-30 Oktober 2015 di Senayan City ini? Berikut ulasannya.

Perbedaan Dengan JFW Tahun Lalu

Penyelenggaraan JFW untuk kedelapan kalinya tahun ini memiliki beberapa perbedaan dengan tahun sebelumnya. Meski berlokasi di tempat yang sama, namun tahun ini JFW akan lebih banyak menjalin mitra internasional. JFW tahun ini pun juga kembali bekerja sama dengan Istituto Marangoni, sebuah lembaga dari kota mode Milan yang memberikan besiswa kepada desainer JFW yang dianggap berpotensi untuk ke pasar internasional. Perbedaan kedua dari JFW tahun ini adalah digandengnya para fashion blogger untuk dijadikan sebagai salah satu aset sebuah karya fashion.

Artikel lain: BelowCepek.com, Startup Ecommerce Fashion Berkonsep Fixed Price

Tujuan Melibatkan Fashion Blogger

Digandeng dan dilibatkannya fashion blogger oleh pihak penyelenggara JFW ini bukan tanpa alasan. Promosi dari mulut ke mulut dan testimoni para fashion blogger di dunia maya dianggap mengandung kekuatan luar biasa dalam perkembangan dan pertumbuhan fesyen di Tanah Air saat ini.

Kementrian Perdagangan (Kemendag) selaku salah satu pihak penyelenggara bermaksud menyinergikan industri fesyen dan para fashion blogger agar industri fesyen tanah air nantinya makin gemilang. Dengan promosi melalui skill dan sinergi para fashion blogger, Kemendag yakin bahwa ekspor produk fesyen akan semakin meningkat.

Kolaborasi Yang Menguntungkan

Dalam JFW 2016 yang dimajukan lebih awal ini, fashion blogger tentu tak sendirian, mereka akan berkolaborasi dan bersinergi dengan para desainer dan palaku usaha untuk mempromosikan dan meningkatkan pemasaran produk fesyen Indonesia. Dengan kolaborasi ini tentu akan memberikan keuntungan bagi semua pihak.

Bagi fashion blogger, peran dan eksistensinya semakin diakui, sedang untuk para desainer tentu ajang ini semakin mempopularitaskan karyanya ke luar negeri dan untuk pelaku usaha fashion sendiri  potensi kolaborasi ini akan menghasilkan tingkat penjualan fashionnya.

Ajang Go-Internasional Para Desainer Indonesia

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa ajang JFW tahun ini akan semakin memberikan kesempatan bagi para desainer Indonesia untuk Go-Internasional. Lebih banyaknya jalinan dengan mitra Internasional dalam JFW tahun ini akan membantu para desainer untuk mempersiapkan diri ketika tampil di pegelaran internasional yang sebenarnya, jadi JFW tahun ini bukan hanya menentukan tren fashion tahun berikutnya.

JFW sendiri telah memberikan bukti nyata dalam perkembangan tren fashion di tanah air. Menurut Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week, menyatakan bahwa bahwa desain yang diperagakan dalam event JFW seringkali ditiru oleh para pedagang di Tanah Abang. Ini adalah sebuah bukti otentik bahwa JFW telah sukses dan berhasil. JFW sendiri terhitung telah memiliki 40 desainer binaan yang mulai berlaga di pentas internasional. Desainer yang memiliki potensi di JFW akan dipromosikan untuk mengikuti pekan fashion di berbagai tempat di dunia seperti Tokyo dan Bangkok.




Baca juga: Ciptakan Inovasi, Film ini Kawinkan Movie dengan Sistem Ecommerce

Tingkatkan Pertumbuhan Ekspor Produk Fesyen

Dalam kolaborasi yang sinergis dengan fashion blogger, Kemendag berharap produk fashion Indonesia mampu bersaing dibarisan terdepan fashion regional kawasan atau di tingkat global. Dengan nilai transaksi yang mencapai Rp 750 juta pada JFW tahun lalu dan pertumbuhan positif ekspor fashion sebesar 8,27% per tahun, Kemendag optimis untuk meningkatkan ekspor hingga tiga kali lipat.

Simon Zilotes, Kepala Balai Besar Pelatihan Ekspor Indonesia Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional menargetkan peningkatan sepuluh hingga 15 persen transaksi pada JFW tahun ini. Peluang untuk mewujudkan target ekspor ini tentu akan semakin besar saat fashion blogger dengan potensinya terlibat didalamnya.




1 comment on this postSubmit yours
  1. memang sudah selayaknya eksistensi blogger juga diperhitungkan! Maju terus blogger Indonesia untuk mendukung kemajuan bangsa

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud