Farid Naufal Aslam ~ Pemuda Inspiratif Founder Situs Aruna.Id

Farid Naufal Aslam

Farid Naufal Aslam dari Google.com

Indonesia adalah salah satu negara kepulauan yang sudah diakui memiliki kekayaan hayati yang luar biasa besar. Tidak hanya kekayaan yang ada di atas tanah, apa yang tersimpan di dalam laut Indonesia juga tidak bisa dianggap remeh.

Masalahnya adalah  jika dibandingkan pengelolaan sumber daya darat, sumber daya laut di Indonesia masih belum begitu dimaksimalkan. Potensi besar inilah yang kemudian menarik minat seorang pemuda bernama Farid Naufal Aslam.

Dengan misi untuk membantu Indonesia menjadi poros maritim dunia, Farid mendirikan sebuah situs online bernama Aruna.id.

Sekilas Tentang Aruna.Id

Secara umum situ Aruna.id adalah situs bagi para nelayan untuk bisa belajar pengelolaan bisnis perikanan (integrated fishery management), mengetahui data terkini perikanan (fishery data intelligent), dan sistem perdagangan hasil laut secara online (fishery online trading).

Misi yang sedang diemban oleh foundernya yakni Farid Naufal Aslam adalah menjalankan perubahan besar-besaran di bidang kelautan utamanya lewat pemanfaatan teknologi digital.

Artikel lain: haiDokter ~ Startup Baru yang Menghadirkan Layanan Kesehatan Digital Untuk Para Generasi Muda

“Misi kami adalah memimpin revolusi digital di bidang kelautan dan perikanan. Kami yakin dengan sumber daya dan teknologi yang kami miliki, kami dapat membawa kelautan dan perikanan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Membawa kesejahteraan yang merata dan adil bagi seluruh masyarakat” jelas Farid.

Mengenai bagaimana Farid menjalankan upayanya tersebut, nantinya layanan Aruna.id akan dijalankan oleh mereka yang sudah mempunyai keahlian tinggi tidak hanya di bidang teknologi informasi namun juga segala sesuatu yang berkenaan dengan dunia kemaritiman.

Karena ditangani oleh para profesional serta didukung dengan keterbukaan informasi dan akses pasar, nantinya diharapkan semua pihak utamanya dalam hal ini masyarakat yang berkecimpung di industri perikanan dan kelautan, bisa mendapat manfaat yang besar.

“Aruna diawali oleh kepedulian kami akan kondisi kelautan dan perikanan di Indonesia saat ini. Dan dengan keahlian kami di bidang teknologi informasi, kami yakin dapat berkontribusi memecahkan masalah yang ada dan membangun kembali kejayaan maritim Indonesia” tegas pemenang Runner-Up Fishackaton 2016 ini.




Sebagai contoh, permasalahan yang ingin diselesaikan lewat layanan Aruna.id adalah memberikan harga yang saling menguntungkan baik bagi pelaku usaha serta masyarakat.

Kondisi nyata di lapangan menuju bahwa, saat ini banyak nelayan yang sebenarnya tidak terlalu mengetahui bagaimana harga jual ikan di lokasi yang jauh dari tempat penangkapan ikan. Oleh karena itu, terkadang ikan hasil tangkapan dihargai dengan harga yang murah, namun oleh tengkulak harganya justru dinaikan bahkan bisa mencapai 10 kali lipat ketika sampai di tangan pembeli.

Ketika harga ikan yang umumnya dijual di pasar bisa diakses dengan mudah oleh para nelayan, tentu Mereka bisa lebih mempunyai pandangan berapakah harga yang layak untuk hasil tangkapan mereka. Dalam tahap yang lebih tinggi, ini juga membuka kemungkinan bagi para nelayan untuk menjual secara langsung hasil tangkapan kepada konsumen.

Naluri Bisnis yang Tinggi

Salah satu hal yang membuat bisnis dari Farid dapat berjalan dengan lancar adalah, naluri bisnisnya yang sangat tinggi. Berasal dari keluarga yang sudah akrab dengan dunia bisnis, memberi pengalaman dan juga pengajaran hingga akhirnya ia bisa mendirikan usaha sendiri.

Menilik kembali ke belakang, ketika pertama kali mendirikan situs Aruna, Farid memanfaatkan uang yang berasal dari hasil lomba dan inkubasi serta merogoh kantong sendiri. Terkumpulah uang sekitar Rp 120 juta untuk membangun startup berbendera PT Aruna Jaya Nusantara di tahun 2016.

Baca juga: Aplikasi Petani 8villages, Saatnya Petani Indonesia Menggunakan Media Sosial

Salah satu hal yang sangat disyukuri Farid  adalah mulai banyaknya pihak yang ingin mendukung perkembangan startup berbasis teknologi di Indonesia. Karena berkat bantuan tersebut, ia bisa lebih mudah dan cepat mengembangkan usaha.

“Kami mencoba mengembangkan semua yang sudah kami rintis dengan bekal dari Indigo Creative Nation (ICN). Di sana kami tidak hanya mendapatkan mentoring dari praktisi berpengalaman, membuka koneksi ke sentra nelayan di beberapa wilayah di Indonesia, ada juga suntikan modal dari ICN sebesar Rp120 juta,” kenang Farid.

 



2 total comments on this postSubmit yours
  1. maju terus buat aruna, berjaya di laut

  2. Keren nih mas Farid. Nanti kalau saya lulus juga mau membuat situs yang serupa. Tujuannya meningkatkan kualitas SDA dan SDM di Indonesia.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud