Facebook Luncurkan Fitur Pengepul Berita “Instant Article”, Apa Sasarannya?

Facebook-Instant-Article-01

Dengan bekerja sama dengan sembilan penerbit, yaitu Times, BuzzFeed, The Atlantic, National Geographic, NBC News, The Guardian, BBC News, Bild dan Der Spiegel, Facebook akhirnya resmi  meluncurkan fitur terbarunya yang diberi nama Instant Article pada hari rabu (13/5/2015) waktu setempat.

Fitur yang bisa dinikmati pada menu “News Feed” tanpa harus keluar dari #Facebook ini memberikan wacana baru bahwa Facebook ingin menjadikan Instant Article sebagai sarana pengepul berita resmi sekaligus menasbihkan jejaring sosial milik Mark Zuckerberg tersebut sebagai tuan rumah bagi media online. Benarkah demikian?

Lalu seperti apakah peran fitur yang sudah bisa diakses pada pukul 10.00 pagi Waktu Standar Timur (ET) atau pukul 9.00 malam Waktu Indonesia Barat (WIB) ini? Berikut ulasannya.

Manfaat dan Kemampuan Instant Article

Dalam beberapa kabar yang muncul, disebutkan bahwa sebenarnya Facebook tak banyak melakukan perubahan pada link Instant Article itu. Facebook hanya memberikan tambahan berupa cover berbentuk video yang  otomatis bisa diputar saat pengguna menjelajahi laman aplikasi.

Fitur yang masih bisa diakses oleh pengguna #iOS ini juga akan menjadi satu dengan aplikasi Facebook mobile. Dampaknya, berita dari para penerbit rekanan tersebut  akan bisa diakses dengan 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan membukanya di laman web resmi penerbit itu.

Selain kecepatan akses berita, fitur Instant Article juga dilengkapi dengan sejumlah kemampuan interaktif seperti memperbesar foto resolusi tinggi, auto-play video, hingga kemampuan menyukai dan mengomentari bagian tertentu artikel.

Artikel lain: People You May Know, Fitur Terbaru Facebook Untuk Tambahkan Teman Dari Instagram

Perlakuan Terhadap Konten Berita

Dalam mengelola konten-konten berita yang didapatnya, Facebook memiliki standar perlakuan tersendiri. Pertama, konten-konten berita yang didapat akan dijadikannya konten berita otomatis yang akan dimuat sebelum pengguna memilih link beritu itu. Kedua, artikel-artikel berita yang diperoleh Facebook akan ‘ditelanjangi’ dari segala modul iklan dan analitik yang selama ini disematkan di web aslinya.

Meskipun berita dan artikel telah mengalami pengaturan dan perlakukan sedemikan rupa, namun pengguna masih akan menjumpai logo penerbit konten di bagian atas berita yang dibuka. Pada fitur instant article, ada juga sebuah tombol Follow yang bisa digunakan pengguna untuk mengikuti segala update dari penerbit yang telah terkoneksi dengan akun Facebook.

Tujuan Peluncuran Instant Article

Walaupun fitur Instant Article ini banyak yang menyatakan sebagai ajang eksperimen Facebook, namun bisa dikatakan jika format ini berhasil dan sukses, maka media sosial yang bermarkas di Menlo Park, california ini akan berpotensi mendominasi distribusi berita online. Dengan 9 penerbit awal, Instant Articles yang berisi konten-konten berita dari berbagai situs akan berpeluang besar membuat pengguna bertahan lebih lama di halaman Facebook.

Dilema dan Kekhawatiran Penerbit

Dari situasi yang ada pada fitur instant article ini kemudian kemudian muncul sebuah pertanyaan, bagaimana instant article ini akan mempengaruhi durasi hingga jumlah pengguna yang mengunjungi laman web resmi penerbit? Inilah sebuah dilema yang juga harus diperhatikan facebook dan para penerbit yang telah bekerjasama.

Dilema dan kekhawatiran lain dari para penerbit yang merupakan pemilik dan pembuat konten adalah mereka sepertinya harus bergantung pada platform yang tidak dapat mereka kendalikan, termasuk dalam pengaturan iklan. Kerjasama yang telah dijalin facebook dengan para media ini tentu menjadi kendala yang harus dibahas dan harus lebih diperhatikan lagi.




Baca juga: E-Learning Tools ~ Sarana Belajar dari Facebook Bagi Para Pebisnis

Solusi Yang Ditawarkan Facebook

Untuk mengatasi segala permasalahan, dilema dan kekhawatiran yang dialami para penerbit, pihak Facebook sebagai pemilik fitur instant article memberikan dua pilihan untuk masalah penjualan iklan. Pertama, Facebook diperbolehkan menjual iklan untuk konten penerbit tertentu yang ada dalam Instant Article yang keuntungan nantinya dibagi dua. Alternatif keduanya yaitu penerbit sendiri yang berusaha menjual konten dalam Instant Article tersebut dan keuntungan itu sepenuhnya jadi milik penerbit.

Menurut Vice President of Media Partnership Facebook Justin Osofsky, pihaknya telah berkomitmen dan akan terus mengusahakan agar bekerja samanya dengan para peberbit media ini selalu menghasilkan win-win solution yang akan saling menguntungkan kedua belah pihak. Dalam hal ini Facebook juga akan memberikan pada para penerbit alat-alat dan kelengkapan untuk membangun bisnisnya saat kerjasama ini berlangsung.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud