Facebook Buka Kantor di Afrika, Seperti Apa Misi dan Programnya?

Image dari Pulse.ng

Image dari Pulse.ng

Terlepas dari kontroversi terkait jumlah penggunanya yang tak seberapa, jejaring sosial Facebook akhirnya memutuskan untuk membuka kantor baru di benua Afrika. Meski telah sukses di benua Asia, Eropa, Amerika dan Australia dengan pencapaian 1,4 miliar pengguna, ternyata masih tak membuat Facebook berpuas diri. Buktinya kini benua hitam Afrika telah diincar sebagai sasaran berikutnya dari #media sosial besutan Mark Zuckerberg ini.

Afrika, sebuah kawasan dengan penduduk lebih dari 1 milyar orang dan pengguna Facebook yang hanya mencapai 120 juta orang menjadi sebuah kawasan penting bagi Facebook untuk misinya yang lebih besar. Untuk tahapan awal, Facebook yang mendirikan kantor barunya di Johannesburg, ibu kota Afrika Selatan ini akan memusatkan perhatian dalam pengembangan bisnisnya di Kenya, Nigeria dan Afrika Selatan.

Namun berdasarkan laporan Bloomberg, kantor Facebook di Johannesburg ini juga akan memberi dukungan untuk negara-negara Afrika lainnya, seperti Senegal, Pantai Gading dan Ghana. Pemilihan Johannesburg sebagai kantor pusat Facebook di Afrika pada tahap awal ini memang telah menjadi bagian strategi untuk mengembangkan investasi dan keberadaan Facebook di benua tersebut.

Artikel lain: Inilah 8 Perintis Facebook Serta Keberadaannya Saat ini

Untuk kantor barunya ini, Facebook sendiri telah memilih Nunu Ntshingila, sebagai pimpinannya. Nunu  adalah mantan orang nomor satu di biro iklan Ogilvy Afrika Selatan. Di Johannerburg, Nunu akan dibantu oleh 25 karyawan Facebook. Lalu seperti apakah misi, tujuan dan program yang akan dijalankan Facebook di bawah kepemimpinan Nunu ini? Berikut ulasannya.




Misi Utama Berdirinya Kantor Facebook di Afrika

Meskipun terlihat sepele, pendirian kantor #Facebook di Afrika memiliki misi dan tujuan yang besar. Tujuan utama dari pendirian kantor baru Facebook ini adalah untuk meningkatkan angka penjualan dan menarik perusahaan lokal untuk beriklan di Facebook.

Misinya sendiri adalah memenuhi target dan ekspektasi Facebook untuk mencapai 1 miliar pengguna di benua Afrika. Ambisi Facebook untuk terus mengembangkan bisnis dan perusahaannya memang tak pernah berhenti. Telah banyak program dan pengembangan fitur yang dilakukan Facebook untuk terus bertumbuh. Pembukaan kantor di Afrika adalah salah satu bentuk ambisi Facebook tersebut.

Di Afrika sendiri pengguna Facebook masih hanya sekitar 120 juta pengguna. Menurut Facebook, angka ini masih kecil jika dibanding total penduduk benua Afrika yang mencapai satu miliar penduduk. Untuk mensukseskan tujuan dan misinya, Facebook akan mencari cara-cara terbaru untuk menghubungkan para konsumen dan penjual via Facebook. Selain itu Facebook di Afrika juga akan mencoba fokus untuk menarik perhatian pengusaha setempat untuk memasang iklan di media sosial tersebut.

Tantangan dan Prospek Afrika

Dalam mewujudkan misinya di Afrika, Facebook mendapat tantangan utamanya yaitu keterbatasan akses #internet yang sulit didapatkan di sebagian besar wilayah Afrika. Di Afrika, hanya sekitar satu dari lima warga yang bisa memiliki akses internet. Ini tentu persoalan yang cukup serius, melihat ambisi Facebook yang cukup besar.

Namun dengan segala pengalaman dan kemampuannya, Facebook sangat optimis bisa mengatasi segala tantangan dan rintangan yang ada karena Facebook melihat adanya potensi yang besar di Afrika. Bahkan saking optimisnya, Facebook berjanji akan akan segera berekspansi ke negara-negara Afrika lainnya seperti Senegal, Pantai Gading, Ghana, Tanzania, Rwanda, Uganda, Zambia, Mozambik dan Ethiopia setelah sukses di Afrika Selatan.




Baca juga: Inilah Penyebab Program Internet Murah Facebook ‘Internet.org’ Ditolak Di Beberapa Negara

Program yang Telah Dilakukan di Afrika

Sebelum resmi membuka kantornya di Johanesburg, Afrika Selatan, Facebook sendiri telah menjalankan program menarik dalam usahnya memenangkan hati penduduk Afrika. Salah satu program yang dilakukan Facebook itu adalah Internet.org.

Seperti kita ketahui bersama, internet.org memang telah menjadi program andalan Facebook untuk menyediakan akses internet murah pada masyarakat di negara-negara yang masih berkembang. Di Afrika sendiri, internet.org telah berjalan dengan sebuah kerja sama dengan berbagai operator lokal.

Selain program internet.org, Facebook juga diketahui telah meluncurkan aplikasi Facebook Lite dan iklan “missed call”. Facebook Lite sendiri merupakan versi sederhana dari aplikasi Facebook untuk Android. Sedangkan iklan “missed call” yang diluncurkan di Afrika dan India beberapa tahun yang lalu merupakan iklan klik via Facebook dimana pihak pengiklan akan menelpon sang pengklik dan memutarkan sebuah iklan dalam format audio.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud