Dough Darlings ~ Bisnis Kuliner Donat Lokal yang Melejit dan Siap Bersaing...

Dough Darlings ~ Bisnis Kuliner Donat Lokal yang Melejit dan Siap Bersaing dengan Brand Asing

Dough Darlings
Image dari Blogspot.com

Menu kuliner yang satu ini memang selalu menarik siapapun. Dengan ciri khas lubang di tengahnya itu, kue donat hampir tak pernah lenyap dari zaman. Bahkan saat ini donat makin menunjukkan eksistensinya dengan hadir dengan berbagai varian dan jenis serta tampilan yang makin menggugah selera. Mungkin Anda sudah tau maksud saya dengan donat yang tampil dengan warna-warni menarik yang ada di mall-mall.

Nah beberapa di antaranya sebenarnya produk luar yang sudah punya nama. Namun seiring perkembangan, donat produksi lokal pun sudah mulai muncul ke permukaan. Diawali dari brand J-Co, produk donat dalam negeri yang hadir dengan tampilan berbeda pun makin marak bermunculan. Salah satu donat asal dalam negeri yang meramaikan pasar donat tersebut adalah Dough Darlings.

Lalu seperti apakah donat Dough Darlings yang muncul pertama kali di Surabaya ini? Berikut ulasannya.

Kelahiran Donat Dough Darlings

Dough Darlings sendiri dihadirkan pertama kali oleh Ivan Mario. Dalam menghadirkan bisnis ini sendiri Ivan tak sendirian. Bersama dengan teman-temannya yaitu Karin Binanto, Agnes Dyke dan Sidney Mohede, Ivan mulai membuka bisnis donat dengan nama Dough Darlings ini sejak bulan Juni tahun 2015.

Nama Dough Darlings sendiri menurut Ivan yang lahir di Jakarta, 19 Maret 1982 ini memiliki arti adonan kesayangan. Dengan arti nama ini Ivan memiliki harapan bahwa akan banyak orang yang akan mencicipi donat olahannya dengan rasa lezat yang ada disetiap variannya.

Artikel lain: Churros Delicio ~ Kemitraan Bisnis Kuliner Camilan Ala Spanyol yang Menggugah Selera

Perkembangan Dough Darlings

Dari pertama kali dihadirkan di kota Pahlawan Surabaya tahun 2014, Dough Darlings terus menunjukkan tren perkembangan yang positif. Dimulai dari penjualan “pop up” market pada hari Sabtu dan Minggu, bisnis ini makin dikenal banyak orang. Dari perkembangan ini pun akhirnya Ivan melebarkan sayapnya ke wilayah Jabodetabek.

Berbeda dari penjualan di Surabaya, di Jabodetabek ini Ivan menjual produk ini dengan penjualan secara online. Jadi dalam penjualan ini konsumen tidak bisa langsung beli dan menikmati, namun mereka harus memesan Dough Darlings terlebih dahulu. Pemesanan sendiri dilayani maksimal hingga terakhir pada  pukul 19.00 WIB setiap harinya.

Dalam setiap kurun waktu tertentu Darlin memang selalu mencoba menghadirkan rasa baru. Dan dari sekian rasa yang telah dihadirkan setidaknya saat ini Dough Darlings telah memiliki banyak varian. Dan salah satu rasa yang menjadi favorit di antaranya adalah Red Velvet Cheesecake, Grilled Corn & Cheese, Toffeenut Latte, Nutella Bomb dan Crème Brulee. Sayangnya bila Anda sudah ingin mencicipinya varian-varian tadi maka Anda harus bersabar karena rasa-rasa tadi hanya dihadirkan disetiap musim tertentu saja.

Tujuan Pemesanan dan Penjualan Online Dough Darlings

Menurut Ivan yang menjabat co-founder, pemesanan dan penjualan online yang dilakukannya ini bertujuan agar donat olahannya bisa dinikmati konsumen dalam kondisi fresh. Jadi setelah semua pemesanan ditampung terakhir pada pukul 19.00 WIB, maka Ivan akan menghitung pemesanan yang ada dan menyampaikan pada timnya di dapur.

Setelah itu tim di dapur akan segera membuat produk saat tengah malam hingga pukul 06.00 pagi. Dan ketika sudah selesai semua pesanan pada pagi hari, maka lima kurir akan langsung mengantar pesanan dari para pemesan.

Baca juga: D’Marco ~ Kenikmatan Bisnis Kuliner Martabak Berkelas Premium

Pencapaian Dough Darlings

Setelah berjalan 10 bulan-an, Dough Darlings ternyata telah berkembang cukup pesat. Tidak hanya di Surabaya saja yang mendapat respon baik, namun respons yang bagus juga terjadi di Jakarta. Bagaimana hal ini terbukti? Lihat saja pada jumlah penjualannya yang tercatat mencapai 850 hingga 1.000 potong donat setiap harinya.  Dengan harga Rp 220 ribu setiap lusinnya, maka tak ayal bila Ivan dengan bisnisnya mampu meraup omset hingga ratusan juta setiap bulan.

Pencapaian ini sendiri diakui Ivan dipengaruhi juga oleh resep adonan donatnya. Ivan pun menuturkan bahwa  adonan donat buatannya tersebut terbuat dari bahan-bahan terbaik dengan kualitas nomor satu di kelasnya. Tak hanya bahannya saja namun topingnya sendiri pun juga dibuat sendiri dengan cita rasa yang unik. Keberanian bermain rasa diakui Ivan menjadi kunci sukses dari keberhasilan Dough Darlings saat ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan