Dapat Telepon Mencurigakan? Waspadalah, Modus Penipuan Lewat Telepon Kini Makin Beragam!

Penipuan-Melalui-Telepon

Kian berkembangnya #teknologi telekomunikasi nyatanya juga mempunyai beberapa dampak negatif. Salah satunya tentu masalah penipuan berbasis komunikasi. Baik lewat media online hingga perangkat telepon, kini makin banyak saja pihak tak bertanggung jawab yang siap memangsa korban yang lengah atau kurangnya pengetahuan.

Khusus membahas penipuan yang menggunakan media sambungan telepon, dengan berbagai modus dan kemampuan olah kata yang mampu menghipnotis, para penipu kini sudah jauh lebih berkembang menggunakan teknik penipuan. Oleh karena itu, kita wajib lebih waspada dan memperbanyak pengetahuan dari pengalaman korban-korban yang sudah ada.

Studi Kasus Penipuan Lewat Telepon

Pada artikel kali ini, saya akan mengajak rekan-rekan untuk mencermati salah satu modus penipuan lewat telepon yang cukup banyak terjadi saat ini. Modus yang satu ini mungkin hanya satu contoh kecil, masih ada lebih banyak lagi modus dan trik para kriminal digital yang bisa merugikan kita.

Nah, biar lebih afdol, sebelum kita ulik lebih dalam, ada baiknya rekan-rekan mendengar dulu video penipuan via telepon berikut ini. Mungkin sebagian ada yang sudah pernah mendengar. Dan untuk yang belum, dari video ini ada beberapa hal yang bisa kita cermati bersama nantinya.



Setelah Anda mendengar video percakapan di atas, apa yang Anda fikirkan dan rasakan? Mungkin ada yang berfikir lucu, karena pada akhirnya justru korbanlah yang mengerjai si pelaku. Namun dibalik itu semua ada hal yang lebih penting lagi, bahwa masih jauh lebih banyak orang yang tidak mempunyai penalaran dan keberanian seperti si korban di atas.

Artikel lain: Waspadalah Dengan Penipuan Berkedok Bisnis Online

Dan bukan tidak mungkin hal buruk itu akan menimpa kita atau bahkan saudara kita yang jauh lebih kurang mengerti resiko penipuan seperti ini! Jadi akan lebih baik kita pandang #video tersebut dari sisi antisipatif dan cara untuk menanggulanginya jika terjadi pada diri sendiri atau orang terdekat.

Kenali Ciri-Ciri Telepon Penipuan

Perlu diketahui bahwa penipuan lewat media telekomunikasi tidak dijalankan hanya satu orang, melainkan sebuah jaringan yang telah terorganisir dan tak jarang telah dibekali dengan berbagai keahlian tertentu seperti dalam hal IT hingga psikologis mengolah kata-kata, atau yang tenar disebut dengan hypnosis. Oleh karena tak mengherankan jika mereka terlihat sangat tenang dan menyakinkan saat berbicara.

Nah mengambil contoh kasus di atas, yang bisa kita jadikan ciri awal bahwa itu adalah upaya penipuan adalah adanya hal kurang wajar yang disampaikan pelaku, yakni memberi penawaran DP sewa rumah yang jauh lebih tinggi dari yang diminta oleh korban.

Pada beberapa kasus yang hubungannya dengan jual beli, hal ini memang menjadi senjata utama para pelaku kejahatan. Dengan menanamkan hal yang sangat menarik dalam otak kita, perlahan mereka membuat kita masuk dalam permainan mereka. Di sinilah arti penting mengapa kita harus selallu mempertahankan kesadaran dan pemikiran logis di manapun dan kapanpun!

Selain itu, dalam kasus lain penipu akan menggunakan trik memberikan beban psikologis yang tidak bisa kita hindari, contohnya dalam modus mengatakan bahwa ada rekan kita yang baru saja kecelakan dan butuh dana operasi secepatnya. Dalam hal ini yang sangat dibutuhkan adalah ketenangan untuk tidak panik.

Skema Penipuan Bekerja dalam Tim

Hal berikutnya yang bisa kita cermati dari kasus di atas adalah kebanyakan upaya penipuan lewat telepon akan bekerja dalam tim. Pada kasus tersebut, kawanan penipu juga berpura-pura menjadi seorang petugas bank yang akan berbicara terkait masalah yang muncul.

Yup, clue yang kedua adalah masalah yang muncul. Dalam banyak upaya penipuan, pelaku akan membuat kondisi atau masalah sebagai kendaraan untuk menggiring kita berbuat kesalahan yang akhirnya merugikan kita.

Kembali lagi yang diperlukan adalah berfikir secara realistis. Jangan terpancing oleh masalah yang dibuat oleh si pelaku. Selain itu diperlukan juga keberanian dalam diri kita untuk menghadapi suatu masalah. Tipsnya adalah jangan mau didekte oleh orang asing yang menelepon Anda. Ketika mendapat telepon yang merasa ada keanehan, cepatlah sadarkan diri anda dan coba untuk “melawan” balik.

Melawan ini bisa artikan dengan berbicara cukup banyak ketimbang di orang di seberang sambungan telepon. Coba tanyakan hal-hal detil dan terus ulik banyak informasi dari orang tersebut. Umumnya yang berhasil terpedaya adalah mereka yang lebih banyak menjawab pertanyaan, mungkin dengan kata “ya”, “tidak” atau jawaban singkat lain. Jika Anda merasa Anda sudah berada dalam kondisi tersebut, cepat sadarkan diri Anda, jika tidak berani melakukan perlawanan, lebih baik tutup saja tanpa berbicara atau memberikan informasi apapun (opsi yang lebih aman).

Kenapa lebih aman? Logikanya adalah jika memang itu telepon yang penting dan tidak menipu. Maka mereka akan mencoba menghubungi kembali. Namun jika itu upaya penipuan, terkadang (karena mungkin saja masih terus dikejar) para penipu akan berfikir ulang menghubungi kita, karena dianggap kita sudah mencurigai mereka.

Baca juga: Tips Aman Terhindari Dari 5 Tanda Bahaya Saat Belanja Online

Lebih Waspada Tentang Kemungkinan Menjadi Korban

Melihat kasus di atas, kita bisa mempelajari beberapa hal seperti yang telah kita bahas tadi. Namun lebih dari itu, sebenarnya langkah terbaik yang bisa  kita lakukan adalah dengan mempersiapkan diri kita agar paling tidak mengurangi resiko menjadi korban penipuan via telepon.

Salah satu kran munculnya resiko menjadi korban penipuan adalah kurangya kewaspadaan dalam memberikan informasi pribadi kita. Hal ini sangat terlihat dari mudahnya kita memberikan banyak informasi pribadi mulai nama, tanggal lahir, alamat, nomor kontak dan banyak informasi lain via #media sosial.

Selain itu, mungkin rekan-rekan pernah mengikuti kuis online dengan syarat harus mengisi survey terlebih dahulu. Nah ini bisa sangat berbahaya, pasalnya jika survey tersebut diadakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka bukan tidak mungkin informasi pribadi milik kita yang sudah masuk akan dijual pada pihak ketiga (kadang juga jaringan penipuan).

Dari sini, tentu kita termasuk  saya  pribadi sudah sewajibnya lebih mempertebal kewaspadaan diri dan memperbanyak pengetahuan terkait hal-hal seperti ini. Dan tidak luoa, mungkin keluarga, teman atau saudara Anda belum tahu, maka sebarkan informasi seperti ini karena kejahatan menyerang tanpa pandang bulu. Be save be smart!





3 total comments on this postSubmit yours
  1. Barusan sy mendapatkan telpon katanya dapat hadiah 15 jt dan menyuruh sy segera ke atm . Dan yg sy sesalkan paket sy di axis di block kenapa dan ada pa AXIS

  2. Jika anda menemukan kejadian serupa dengan ini, silahkan anda share segala bentuk kejahatan Cyber Crime ini ke situs crimecyber.net atau laporpolisi.com , supaya para penipu dan penjahat tersebut jadi jera dan masyarakat supaya dapat informasi tentang kejahatan cyber crime yang kian bertambah marak akhir-akhir ini

  3. Kita bisa informasikan dan sharing pengalaman atas penipuan ke media social online seperti laporpolisi.com , jangan lupa juga disertai bukti screen supaya masyarakat tahu dan dapat antisipasi atas segala bentuk penipuan yang lagi marak di internet.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud