Craftline, Startup E-Commerce Jual-Beli Produk Kerajinan Tangan Kreatif

Craftline, Startup E-Commerce Jual-Beli Produk Kerajinan Tangan Kreatif

craftline

Perkembangan e-commerce di Indonesia saat ini memang sangat tinggi. Di industri startups sendiri, e-commerce merupakan sektor yang paling dominan ditarget. Maka karena saking banyaknya #startups berjenis ini membuat produk yang dijual pun juga semakin beragam.

Umumnya #e-commerce yang ada di Indonesia menjual pakaian, namun ada juga yang menjual produk lain seperti alat-alat pekerjaan lapangan, tiket, bahkan soft lens. Dari sini terlihat bahwa produk-produk yang dijual di situs e-commerce Indonesia adalah produk pabrikan yang dikerjakan dengan mesin. Masih jarang ada website e-commerce Indonesia yang menjual barang-barang kerajinan tangan (hand made).

Padahal, produk-produk kerajinan tangan Indonesia ini sangat memiliki potensi yang cukup besar untuk dijual. Selain unik, produk-produk kerajinan tangan Indonesia telah banyak diminati dan dibeli oleh masyarakat luar negeri.

Artikel lain: Crayon’s Craft and Co, Bisnis Kreativitas Kerajinan Tangan Replika dan Miniatur

Dari Website Iklan Baris Menjadi Marketplace

Situasi di atas membuat  perusahaan IT lokal di Surabaya yaitu PT. Otak Kanan pada bulan Agustus tahun 2013 meluncurkan Craftline, sebuah startup e-commerce yang menjual produk kerajinan tangan. Dengan Craftline, siapapun yang memiliki kreativitas membuat produk kerajinan tangan bisa menjualnya di Craftline.

Dan bagi para pecinta kerajinan tangan, mereka juga bisa membeli aneka kerajinan tangan yang tersedia di Craftline. Setelah kurang lebih enam bulan berjalan sejak peluncurannya, Craftline kini telah memiliki lebih dari 600 pengguna dan lebih dari 600 produk kerajinan tangan.

Beberapa hari setelah peluncuran, tampilan website Craftline nampak seperti model iklan baris Tokobagus atau Berniaga yang kini telah menjadi OLX. Itu artinya proses transaksi jual-beli produk akan hanya akan berlangsung antara pihak pembeli dan penjual tanpa campur tangan dari pihak Craftline sedikit pun. Dengan model bisnis seperti ini, tim Craftline jadi kesulitan melacak data transaksi penjualan yang ada.

Apalagi masyarakat yang mulai terbiasa dengan model marketplace dimana proses transaksinya difasilitasi seperti sistem rekening bersama (rekber) Tokopedia dan Bukalapak. Ini tentu membuat tim Craftline semakin kesulitan pada awal-awal perjalanannya ini. Namun akhirnya Craftline memutuskan untuk mengubah konsep website e-commerce-nya menjadi sebuah marketplace yang melayani berbagai macam jenis pembayaran seperti kartu kredit atau #PayPal, e-money melalui Veritrans dan C-Wallet.

Bayar dan Terima Uang Via C-Wallet

Jenis pembayaran terakhir yaitu C-Wallet ini adalah fitur dompet elektronik dari Craftline yang dapat digunakan untuk membayar barang yang telah dibeli di Craftline. Dengan C-Wallet, pihak penjual juga dapat menyimpan uang hasil penjualan produknya. Untuk dapat menggunakan C-Wallet, Anda diharuskan memasukkan nomor rekening dan nama pemilik rekening aktif serta kantor cabang rekening tersebut. Setelah C-Wallet aktif, selanjutnya Anda bisa mengisi saldo C-Wallet lewat PayPal, kartu kredit, e-money melalui Veritrans atau melalui transfer bank.

Setelah memiliki saldo di C-Wallet, Anda sudah bisa memulai pembelian produk kerajinan tangan yang dijual di Craftline. Soal keamanan, pengguna tidak perlu khawatir, website e-commerce ini memiliki fitur keamanan pada saat proses pembeliannya yaitu dengan membuat kode verifikasi transaksi melalui #email dan ke depannya juga direncanakan bisa melalui SMS.

Bagi pengrajin yang ingin menjual produknya, mereka diharuskan memasang aplikasi “Store Management”setelah proses aktivasi C-Wallet. Aplikasi “Store Management” ini sendiri ada di website Craftline dan penjual tinggal memasukkan data kartu identitas guna memverifikasi akun. Setelah profil tokonya dilengkapi, penjual telah siap untuk menjual produk dan juga bertransaksi.

Baca juga: Industri Kreatif ~ Memulai Bisnis Kerajinan Tangan Berkonsep Craft Indie

Visi dan Misi Craftline

Sebagai pelopor startup e-commerce produk kreatif hand made, Craftline yang mengusung tagline-“Pusatnya Jual Beli Produk Kreatif” ini memiliki visi menjadi pionir marketplace produk kreatif dan terbaik di Indonesia.

Dengan didukung oleh beberapa misi luhur yakni mendukung program pemerintah untuk menggalakkan sektor industri kreatif Indonesia, meningkatkan potensi produk kreatif Indonesia yang luar biasa ke dunia luar dan juga membantu ciptakan iklim kreatif bagi seluruh masyarakat Indonesia. Misi tersebut membuat CraftLine selalu berusaha memberikan layanan terbaiknya guna menjadi salah satu pelaku industri e-commerce yang potensial dari Indonesia di pasar global.

3 KOMENTAR

  1. Sakacraft (@sakacraft)

    Kami suka menggunakan media Craftline untuk memasarkan produk dari Sakacraft. Perlu moderasi produk sebelum tayang, ini bagus karena bisa selektif.

  2. Ide yang cerdas untuk berbakti ke negara, dan mengangakat ekonomi indonesia menjadi lebih maju, ayuk terus sama-sama kita membangun ekonomi kerakyatan supaya indonesai menjadi negara yang makmur dan berdaulat dalam bidang pangan.

    • Setuju banget ane sama kang burhan dah….

Tinggalkan Balasan