Beranda Bisnis Tak Susah! Ini Contoh Rencana Bisnis Sederhana yang Bisa Ditiru Pengusaha UMKM

Tak Susah! Ini Contoh Rencana Bisnis Sederhana yang Bisa Ditiru Pengusaha UMKM

Contoh Rencana Bisnis

Modal adalah satu hal yang penting dipersiapkan pengusaha untuk membangun bisnis. Apabila kamu kekurangan dana sebagai modal bisnis, maka pinjaman tunai dari penyedia pinjaman online bisa menjadi salah satu alternatif untuk dipilih. Salah satunya Kredivo, yang bisa memberikan pinjaman tunai mencapai Rp 30 juta, dengan bunga terendah di pasaran, 2,95% per bulan.

Tapi berbisnis bukan hanya soal modal semata. Setelah mendapatkan pinjaman untuk modal, kamu harus membuat rencana bisnis atau business plan yang matang.

Tanpa rencana bisnis, bagaimana caranya bisnis berjalan dan kamu mendapatkan keuntungan? Jika bisnis tak berjalan, bagaimana bisa kamu mengembalikan modal yang dipinjam?

Pentingnya Rencana Bisnis dalam Membangun Usaha

Sebelum kita membahas contoh rencana bisnis secara lebih mendetail, ada baiknya untuk mengetahui fungsi dari rencana bisnis. Pada dasarnya, rencana bisnis memiliki banyak manfaat, terutama untuk ketiga hal ini:

1. Merancang Strategi Bisnis

Dalam sebuah rencana bisnis yang baik, biasanya tercantum rencana jangka pendek, menengah, dan panjang, lengkap dengan strategi untuk mencapainya. Hal ini berguna untuk memproyeksikan arah tujuan bisnis ke depannya.

2. Mengukur Biaya dan Kebutuhan

Setiap pengusaha harus menghitung biaya operasional dalam menjalankan bisnisnya. Mulai dari biaya produksi, SDM, pemeliharaan, dan lainnya. Rincian biaya diperlukan dalam sebuah business plan untuk mengantisipasi kerugian yang akan timbul nantinya.

3. Meningkatkan Nilai Bisnis

Dalam sebuah rencana bisnis, terdapat poin-poin penting yang menunjukkan potensi dari bisnis tersebut, atau yang biasa disebut Unique Selling Point (USP).

Sebuah rencana bisnis memiliki peran yang sama pentingnya dari modal bisnis. Mengingat ini adalah langkah awal dari sebuah bisnis, maka kamu harus merancangnya dengan matang. Bagi kamu yang masih bingung dalam membuat rencana bisnis, bisa mengikuti contoh rencana bisnis sederhana berikut ini.

Tapi sebelumnya, perlu diingat bahwa rencana bisnis ini hanyalah simulasi. Diperlukan penyesuaian dan penjelasan yang lebih detail dalam pembuatan rencana bisnis yang sesungguhnya.

Contoh Rencana Bisnis untuk Usaha Kuliner

Bagi Anda yang berencana untuk memulai usaha sendiri, ada baiknya mengetahui beberapa hal dalam membuat rencana bisnis yang baik. Beriktu ini adalah contoh recana bisnis yang sederhana untuk usaha kuliner:

A. Persiapan

  1. Riset pasar untuk melihat peluang dan mempelajari bisnis kompetitor. Pebisnis harus sudah tahu mau menjual makanan/minuman apa
  2. Mencari SDM, mulai dari koki, pelayan, kasir, dan pekerja lain yang dibutuhkan
  3. Mengurus perizinan dan legalitas lainnya
  4. Memilih penyedia bahan baku yang akan digunakan terus-terusan
  5. Menyediakan peralatan yang dibutuhkan di tempat usaha

B. Pemasaran

  1. Membuat akun media sosial untuk pemasaran secara online
  2. Branding menggunakan banner, spanduk, brosur, dan lainnya
  3. Mendaftarkan restoran pada layanan pesan antar online
  4. Menentukan konsep restoran seperti interior dan eksterior desain, serta konsep penyajiannya
  5. Memberikan promo atau menjadi sponsorship sejumlah acara

C. Estimasi Biaya yang Dibutuhkan (dalam Rupiah)

No.DeskripsiBiaya (Rp)
1Biaya riset1.000.000,-
2Desain interior & eksterior20.000.000,-
3Perizinan5.000.000,-
4Peralatan10.000.000,-
5Pemasaran10.000.000,-
Total46.000.000,-

D. Estimasi Modal Kerja 1 Bulan

No.DeskripsiModal Kerja (Rp)
1Gaji pekerja10.000.000,-
2Bahan baku2.000.000,-
3Biaya operasional2.000.000,-
Total14.000.000,-

E. Estimasi Pendapatan Per Bulan

NoDeskripsiPendapatan Per Bulan (Rp)
1Penjualan makanan 15.000.000,-
2Penjualan minuman5.000.000,-
Total20.000.000,-
Estimasi keuntungan6.000.000,-

Walaupun sudah memiliki rencana bisnis yang baik dan matang, seringkali pebisnis kesulitan dalam mencari modal usaha. Jika kamu termasuk salah satunya, tak ada salahnya untuk memanfaatkan pinjaman tunai dari fintech. Selain proses pengajuannya lebih mudah, pencairan dananya pun jauh lebih cepat ketimbang lembaga kredit konvensional.

Seperti yang telah disebutkan di atas, Kredivo adalah salah satu fintech pinjaman online yang bisa dipilih. Untuk mengajukan pinjaman tunai di Kredivo, pastikan terlebih dahulu bahwa kamu sudah terdaftar sebagai pengguna akun Cicilan Kredivo. Berikut cara pendaftarannya:

  1. Install aplikasi Kredivo melalui Google Play Store atau App Store
  2. Pilih opsi “Cicilan”
  3. Unggah foto KTP (pastikan foto jelas dan bisa terbaca)
  4. Sambungkan akun e-commerce dengan riwayat transaksi
  5. Sambungkan akun internet banking sebagai bukti penghasilan (jika memilih Cicilan Express)
  6. Atau unggah foto KK & STNK serta slip gaji & rekening koran (jika memilih Cicilan Reguler)
  7. Tunggu konfirmasi approval paling lambat dalam 1×24 jam.

Apabila sudah terdaftar, maka kamu bisa langsung mengajukan pinjaman tunai. Hanya dalam 5 menit, dana bisa langsung masuk ke rekeningmu. Selamat berbisnis!

Baca juga: Teknik Pomodoro Agar Waktu Lebih Produktif

1 KOMENTAR

  1. Terimakasih sharing ilmunya. Saya akan mencoba untuk mempraktekkan isi artikel ini dalam membangun bisnis. semoga bisnis saya bisa berhasil…

Tinggalkan Balasan