Buntut Peretasan Pihak Tak Tak BertanggungJawab, Twitter Sarankan Ganti Password Segera!

Buntut Peretasan Pihak Tak Tak BertanggungJawab, Twitter Sarankan Ganti Password Segera!

twitter diretas
Image dari Digitaltrends.com

Berita mengejutkan dari dunia #media sosial berbasis 140 karakter Twitter hari ini. Betapa tidak sebuah kabar buruk diterima oleh media sosial yang bermarkas di San Francisco, California, Amerika Serikat ini dimana ada 32 juta akun pengguna Twitter mengalami pembobolan atau peretasan.

Peretasnya sendiri yang berasal dari Rusia dan menatasnamakan “Tessa88” menyatakan bahwa ia telah melakukan aksi peretasan ini sejak tahun 2015. Dan jumlah akun yang diretasnya sendiri ia katakan berjumlah 379 juta akun, sebuah angka yang melampaui total pengguna aktif bulanan Twitter yang hanya 310 juta. Namun setelah dikroscek ternyata akun yang benar-benar telah diretas berjumlah 32 juta akun. Lalu seperti apakah kabar dari peretasan 32 juta akun ini berikutnya? Inilah penjelasannya.

Akun yang Diretas dan Dijual

Meski tidak sebesar jumlah yang dikatakan pihak Tessa88 namun peretasan ini tentu saja saja sangat mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, menurut berita selanjutnya yang didapat diperoleh informasi bahwa akun-akun yang diretas akan dijual dengan nilai 10 bitcoin atau setara 5.820 dollar AS (Rp 77,6 juta). Selain itu peretasan ini telah menyasar beberapa akun orang-orang ternama seperti akun CEO Facebook Mark Zuckerberg, pendiri Twitter Evan Williams, penyanyi Lana Del Rey, dan akun NFL.

Bagaimana bisa #Twitter yang merupakan media sosial terbesar ini bisa diretas? Tentu saja tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dengan kecanggihan pengetahuan dan kepintaran para hacker, situs apapun dengan sistem keamanan secanggih apapun bisa saja diretas oleh pihak atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Beberapa kejadian dari peretasan pada situs kenamaan sendiri sudah banyak terjadi sebelumnya.

Artikel lain: Resmi, Tweet 140 Karakter Ala Twitter Tetap Dipertahankan

Dapatkan Username dan Password dari Pengiriman Malware ke Akun Korban

Menurut analis keamanan, LeakedSource menyatakan bahwa Tessa88 yang juga melakukan peretasan pada jutaan akun MySpace, LinkedIn, dan Tumblr baru-baru ini melakukan aksinya dengan mengirimkan malware ke akun korbannya. Dari malware yang ada ini kemudian akan bekerja untuk mengambil username dan password dari korban ke Tessa88.

Lebih lanjut LeakedSource menyatakan bahwa aksi peretasan ini sendiri dilakukan Tessa88 secara langsung dan melalui satu per satu dari pengguna. Dari data yang didapat di database Tessa88 telah terhimpun sekitar 1,8 juta akun lintas layanan. Tentu saja ini angka yang fantastis untuk sebuah aksi peretasan yang harus terus diwaspadai tidak hanya oleh pengguna Twitter saja tapi juga oleh semua netizen.

Celah Keamanan yang Dibantah oleh Pihak Twitter

Dari kejadian ini tentu saja kemudian banyak orang menganggap bahwa sistem Twitter yang tidak mumpuni. Namun ketika hal ini dikonfrontir ke pihak Twitter, mereka membantah bahwa sistem keamanannya memiliki celah. Tapi apapun yang dikatakan Twitter, pada akhirnya mereka berjanji akan lebih meningkatkan sistem keamanan bagi penggunanya. Bahkan menurut juru bicara Twitter menyatakan bahwa peretasan akun Twitter ini tidak diperoleh dari celah pada Twitter.

Hal ini sekaligus membuktikan dan menyimpulkan bahwa sistemnya belum bobol. Dari pernyataan resmi analis keamanan LeakedSource sendiri dinyatakan bahkan telah ada bukti kuat bahwa sebenarnya yang diretas bukanlah Twitter tapi yang retas adalah akun penggunanya. Itulah yang membuat pihak Twitter kemudian menyatakan bahwa pihaknya tidak melihat indikasi pelanggaran sistemnya.

Baca juga: Inilah 4 Alasan Mengapa Anak Muda Kini Mulai Tinggalkan Facebook dan Twitter

Pengguna Twitter Wajib Segera Ganti “Password”

Dari kejadian peretasan yang menggemparkan ini akhirnya membuat Twitter melakukan tindakan. Tindakan yang dilakukan Twitter sendiri adalah menyebarkan pemberitahuan (notifikasi) ke jutaan penggunanya. Dalam notfikasi tersebut dikatakan bahwa Twitter menganjurkan pengguna untuk segera mengganti password akun Twitter-nya. Tentu saja apa yang dilakukan Twitter ini adalah pencegahan agar tidak terjadi pembobolan atau peretasan yang lain.

Memang meski tidak termasuk dalam daftar 32 juta akun yang telah diretas, tapi kemungkinan hacker Tessa88 ini melakukan pembobolan lagi akan sangat mungkin. Jadi untuk mengantisipasi ulah Tessa88 ini lagi disarankan pengguna Twitter untuk mengubah password. Pemberitahuan ini sementara memang ditujukan tidak pada semua pengguna Twitter. Hanya beberapa saja pengguna akun Twitter yang menerima notifikasi ini dari Twitter langsung.

1 KOMENTAR

  1. gak kebayang Twitter aja bisa kebobolan.. apalagi sekali ane… hadeh…

Tinggalkan Balasan