Bulan Ramadhan Tiba, Twitter Rilis 3 Hashflag Baru Bertema Ramadhan

Twitter Hashflag Ramadhan

Bulan Ramadhan memang selalu menarik banyak orang termasuk perusahaan – perusahaan besar untuk berkiprah di dalamnya. Salah satu perusahaan raksasa yang ikut memeriahkan bulan Ramadhan adalah Twitter. Ya, perusahaan yang menggarap #media sosial berbasis 140 karekter ini juga ikut berpartisipasi menyemarakkan bulan Ramadhan tahun 2015 kali ini dengan menghadirkan fitur custom emoji yang bisa dimunculkan dengan tagar khusus atau yang biasa disebut dengan hashflag bertema Ramadhan.

Hashflag memang biasa dibuat oleh Twitter untuk memeriahkan peristiwa-peristiwa tertentu yang sedang berlangsung. Hal yang sama juga pernah dilakukan Twitter di bulan Ramadhan tahun yang lalu. Pada bulan Ramadhan kali ini sedikitnya ada 3 hashflag yang sengaja dirilis untuk umat Islam di dunia yang tengah melakukan Ibadah Puasa 2015 ini, diantaranya hashflag Eid Mubarak, hashflag Iftar, dan hashflag Ramadan. Lalu seperti apakah Hashflag terbaru Twitter yang bertema Ramadhan tersebut? Berikut ulasannya.

Hashflag Twitter Sebelumnya

Penggunaan dan peluncuran hashflag atau fitur custom emoji oleh pihak #twitter memang merupakan bagian dari strategi Twitter untuk memanjakan para penggunanya. Diharapkan dengan adanya fitur ini para pengguna twitter bisa betah berlama-lama beraktivitas di media sosial kreasi Jack Dorsey, dkk tersebut. Peluncuran hashflag bertema Ramadhan saat ini juga memiliki tujuan yang sama yaitu agar Twitter tetap menjadi pilihan mereka para netizen saat menjalankan aktivitasnya di bulan Ramadhan.

Namun sebelum muncul hashflag bertema Ramadhan, sebenarnya Twitter telah meluncurkan penggunaan hashfag ini pada dua event piala dunia tahun 2010 dan 2014 kemarin serta pada bulan Ramadhan tahun lalu. Pada event piala dunia 2014 di Brazil, twitter meluncurkan hashflag emoticon bendera seluruh peserta piala dunia. kala itu dengan menuliskan sebuah hashtag diikuti oleh tiga huruf kode negara seperti #GER untuk Jerman, #FRA untuk Perancis, #BRA untuk Brazil dan sejenisnya, maka pada tweet pengguna bisa muncul bendera negara yang telah diketiknya tersebut.

Baca juga: UberBUKA ~ Layanan Pesan-Antar Menu Berbuka Khas Uber 




Hashflag Tema Ramadhan

Seperti disinggung sebelumnya, pada peluncuran hasflag bulan Ramadhan tahun ini, Twitter memperkenakan tiga buah hashflag yaitu : hashflag Ramadan dengan Kode : #Ramadan, hashflag Iftar dengan Kode : #Iftar dan hashflag Eid dengan Kode : #Eid atau #EidMubarak. Dengan mengetikkan kode masing-masing hashflag ini nantinya akan memunculkan gambar emoji tersendiri, seperti kaligrafi arab bertuliskan Eid Mubarak untuk tagar #Eid dan #EidMubarak, gelas berisi air minum untuk tagar #Iftar (buka puasa), serta bulan sabit warna biru untuk tagar #Ramadan. Uniknya, pada ketiga hashflag emoji custom tersebut sudah bisa muncul di timeline Twitter baik jika ditulis dengan ejaan bahasa Inggris maupun Arab.

Besarnya Potensi Tweet Pada Bulan Ramadhan 

Memang tak dapat disangkal bahwa bulan Ramadhan ini telah memikat pihak Twitter untuk ikut serta menyemarakkannya. Dalam blog resminya sendiri, pihak Twitter menyampaikan bahwa pada bulan kesembilan dari kalender Islam yaitu bulan Ramadhan, akan ada lebih dari 1,5 miliar umat Islam di seluruh dunia yang menjalankan ibadah puasa.

Situs mikroblogging itu menyebut, para pengguna yang merayakan Ramadan pastinya akan berkumpul di Twitter untuk berbagi perayaan. “Berdasarkan penelitian kami, tahun lalu ada sekitar 74,2 juta tweet yang membahas topik Ramadan di seluruh dunia.” tambah Twitter.

Baca juga: 10 Aplikasi Android Untuk Jalankan Bulan Ramadhan Lebih Maksimal

Untuk melihat potensi nyata dari kemeriahan bulan Ramadhan sendiri, pihak Twitter pun telah membentuk Tim Data tersendiri untuk mengumpulkan visualisasi yang jelas guna menunjukkan bagaimana pengguna men-tweet tentang Ramadan sejak tahun lalu. Hasilnya memang menunjukkan bahwa bulan Ramadhan memiliki potensi besar dalam media sosial.




Pada Ramadhan tahun lalu, pihak Twitter mengungkap bahwa pengguna di Amerika Serikat banyak yang memposting tweet mengenai hari musim panas yang panjang yang akan membuat banyak orang yang sering menge-tweet tentang bagaimana lapar dan haus mereka selama bulan Ramadan. Sementara di Inggris dan Malaysia, kata “Happy” paling dominan kala itu. Sedangkan kata “Doa,” disebut telah menjadi kata populer di Twitter selama Ramadan di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir tahun kemarin.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud